Sukses

Efek Minum Teh Hijau pada Ibu Menyusui

Efek teh hijau dikenal baik untuk tubuh. Tapi apakah minuman ini aman dikonsumsi oleh ibu menyusui? Mari simak penjelasannya di sini.

Sudah banyak kajian ilmiah yang mensahihkan efek teh hijau bagi kesehatan. Misalnya, untuk kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, hingga menurunkan berat badan. Selain itu, minuman herbal ini juga berguna untuk membuat kulit lebih halus dan bersinar.

Survei yang dilakukan lewat dunia maya oleh Tea Pigs melaporkan bahwa 60% dari 710 orang mendapatkan kulit, rambut, dan kuku yang lebih sehat setelah rutin mengonsumsi teh hijau.

Secangkir teh hijau yang diseduh dengan air panas – dan tanpa tambahan  gula – juga tidak mengandung lemak, karbohidrat, atau protein, dan bahkan kalori. Jadi, mengonsumsinya tidak akan bikin gemuk.

Tak heran, berbagai usia dan kalangan meminum teh hijau untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatannya. Akan tetapi, apakah minuman yang sering disajikan hangat ini juga aman untuk ibu menyusui?

Artikel lainnya: Apa Bahayanya Jika Minum Teh Hijau Secara Berlebihan?

 

1 dari 3 halaman

Kandungan Teh Hijau

Teh hijau yang punya nama ilmiah Camellia sinensis ini mengandung kafein, tannin, antioksidan, dan polifenol seperti quercetin yang bermanfaat menunjang kesehatan.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ada banyak manfaat yang didapat apabila seseorang mengonsumsi teh hijau secara rutin. Yaitu, kesehatan jantung yang terjaga, serta stabilnya tekanan darah dan kadar gula darah dalam tubuh.

Manfaat yang ada pada teh hijau tersebut bisa didapatkan berkat kandungan katekin dan flavonoid. Kedua antioksidan itu dapat mencegah terjadinya kerusakan sel dan juga membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

Hal ini dapat terjadi karena teh hijau tidak melalui proses yang terlalu banyak atau rumit sebelum disajikan. Kandungan antioksidan pun tetap terjaga dan tidak berkurang. 

Artikel lainnya: Teh Hijau vs Teh Hitam, Mana yang Lebih Tinggi Kafein? 

Amankah Teh Hijau Dikonsumsi Ibu Menyusui?

Jadi, mari kembali ke pertanyaan awal: apakah teh hijau aman dikonsumsi ibu menyusui? Berdasarkan ketentuan American Academy of Pediatrics (AAP), konsumsi kafein pada ibu menyusui boleh-boleh saja, tapi harus dalam batas tertentu.

Alasannya, kadar kafein akibat teh hijau yang berlebihan di dalam tubuh dapat mengurangi kadar zat besi dalam ASI.

Hal ini pun pernah diteliti Berlin CM Jr, dkk. Tim peneliti melibatkan 15 ibu menyusui. Responden lalu mengonsumsi kafein dalam bentuk minuman sebanyak 36-355 mg.

Hasil menunjukkan bahwa di dalam ASI ke-15 ibu ini terdapat kandungan kafein sebanyak 0,01-1,64 mg atau setara 0,06-1,5%. Setidaknya, 1% dari total kafein yang dikonsumsi ibu bisa masuk ke dalam ASI.

Artikel lainnya: Matcha vs Green Tea, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? 

Mengapa kafein yang terlalu banyak dalam ASI dihindari? Itu karena kafein dalam kadar berlebih pada ASI dapat menyebabkan si Kecil cenderung mengalami gangguan tidur, gelisah, dan rewel tanpa sebab yang jelas. 

Selain kepada bayi, akibat ibu menyusui minum teh hijau yang terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa kondisi pada dirinya.

Antara lain, dehidrasi atau kekurangan cairan, jantung berdebar-debar, pusing, sakit perut, bahkan dapat menyebabkan gangguan tidur. Apabila kondisi ini berlanjut, ibu berisiko mengalami penurunan produksi ASI.

Oleh sebab itu, ibu menyusui harus membatasi mengonsumsi asupan kafein, salah satunya teh hijau. Adapun batas aman untuk ibu menyusui mengonsumsi kafein adalah 300mg per hari.

Dua sampai tiga cangkir teh hijau atau sekitar 230-690 ml dalam sehari merupakan batas aman yang bisa dikonsumsi ibu menyusui.

Artikel lainnya: 5 Tips Menjaga Kebugaran untuk Ibu Menyusui 

2 dari 3 halaman

Tips Aman Mengonsumsi Teh Hijau

Jadi, supaya efek ibu menyusui minum teh hijau di atas dapat ditekan, ada beberapa kiat yang bisa Anda ikuti. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Batasi asupan kafein harian. Ingat, ibu menyusui disarankan hanya mengonsumsi 300mg kafein setiap hari. Kafein tidak hanya berasal dari teh, tapi juga dari cokelat, minuman bersoda, maupun snack bar. Itu sebabnya, batasi asupan kafein maksimal 3 cangkir teh hijau dalam sehari.
  2. Hindari minum teh hijau bersamaan dengan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi karena dapat memengaruhi penyerapan. Setidaknya, beri jeda 1-2 jam sebelum konsumsi makanan atau suplemen zat besi.
  3. Perhatikan keadaan bayi Anda. Jika bayi rewel atau mengalami sulit tidur setelah Anda minum teh hijau, sebaiknya kurangi jumlah teh hijau yang dikonsumsi.
  4. Alternatif lain, apabila merasa terlalu banyak mengonsumsi kafein, tapi masih ingin minum teh, pertimbangkan untuk memilih teh yang rendah kafein atau bebas kafein. Misalnya, teh hitam atau teh putih.

Efek teh hijau bagi kesehatan memang banyak. Namun, bagi ibu menyusui, konsumsi teh hijau sebaiknya dibatasi, yakni maksimal tiga cangkir per hari. Jika Anda masih ragu untuk minum teh hijau, tanyakan kepada dokter via Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar