Sukses

Efek Minum Teh Hijau pada Ibu Menyusui

Minum teh hijau bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Tapi, bagaimana jika teh hijau dikonsumsi oleh ibu menyusui?

Klikdokter.com, Jakarta Sejak dahulu teh hijau telah terbukti dapat membantu meningkatkan aliran darah serta menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, minuman ini juga berguna untuk membuat kulit lebih halus dan bersinar. Tak heran, dari remaja, ibu menyusui, hingga para lansia pun mengonsumsinya.

Survei yang dilakukan lewat dunia maya oleh Tea Pigs melaporkan bahwa 60 persen dari 710 orang mendapatkan kulit, rambut, dan kuku yang lebih sehat setelah rutin mengonsumsi teh hijau.

Kandungan teh hijau

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 pun menyimpulkan bahwa teh hijau dapat membantu mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk jantung dan tekanan darah tinggi.

Sekitar 40.530 penduduk Jepang yang minum teh hijau minimal 5 gelas dalam sehari terbukti kondisi kesehatannya mengalami peningkatan. Sekitar 31 persen wanita dan 22 persen pria yang memiliki penyakit jantung kondisinya semakin baik.

Menurut dr. Muhammad Anwar Irzan dari KlikDokter, berbagai manfaat dari teh hijau tersebut bisa didapatkan berkat adanya kandungan katekin, yakni antioksidan yang dapat mencegah terjadinya kerusakan sel.

“Hal tersebut dapat terjadi karena pada teh hijau tidak terdapat proses yang terlalu banyak sebelum disajikan, sehingga kaya akan kandungan katekin tersebut,” jelasnya. Bagi pengidap diabetes, teh hijau juga berkhasiat untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Dilansir dari Babyologist, terdapat beberapa kandungan di dalam teh hijau yang bermanfaat menunjang kesehatan tubuh. Kafein, tannin, dan polifenol seperti quercetin. Kandungan kafein di dalam teh hijau inilah yang akhirnya menimbulkan pertanyaan apakah aman bila ibu menyusui minum teh hijau.

1 dari 2 halaman

Amankah teh hijau dikonsumsi ibu menyusui?

Berdasarkan ketentuan darui American Academy of Pediatrics (AAP), konsumsi kafein pada ibu menyusui boleh-boleh saja, namun dalam batas tertentu. Sebab, kadar kafein yang berlebihan dapat mengurangi kadar zat besi dalam ASI.

Tak hanya itu, karena bayi baru lahir masih sulit mencerna kafein, maka bayi yang lahir prematur atau sakit menjadi relatif bermasalah dengan konsumsi kafein yang diminum oleh ibu menyusui.

“Konsumsi kafein berlebihan oleh ibu menyusui juga dapat menyebabkan reaksi sensitif pada bayi, seperti mata yang membesar, tidak dapat tidur, hingga rewel yang tiada henti,” jelas dr. Jessica Florencia dari KlikDokter.

Dampak kafein pada ibu menyusui dapat menyebabkan kekurangan cairan. Padahal, saat menyusui, ibu yang kekurangan cairan berisiko mengalami penurunan produksi ASI.

Oleh sebab itu, minum teh hijau yang mengandung kafein sebaiknya dikurangi atau dihentikan. Jika sudah terlanjur mengonsumsi teh hijau, ibu menyusui akan membutuhkan waktu beberapa hari hingga seminggu untuk menghilangkan kadar kafein di dalam ASI. Dengan demikian, si Kecil pun berhenti rewel.

Untuk itu ketika ibu menyusui yang ingin minum teh, sebaiknya pilihlah jenis teh yang tidak mengandung kafein, seperti beberapa jenis teh hijau herbal.

Tips minum teh untuk ibu menyusui

Beberapa dari Anda mungkin lebih menyukai teh daripada kopi. Bila di masa menyusui Anda tetap ingin minum teh, berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda ikuti:

  1. Pastikan teh bebas kafein.
  2. Cek sebelum membeli, apakah teh yang dikonsumsi aman untuk bayi.
  3. Beri jeda waktu antara minum teh dan menyusui.
  4. Batasi konsumsi teh maksimal 2 gelas kecil dalam sehari.

Minum teh hijau memang memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, bagi ibu menyusui, konsumsi teh hijau yang mengandung kafein sebaiknya dibatasi. Dengan cara demikian, produksi ASI ibu lancer dan si Kecil pun bebas rewel. Klik di sini untuk membaca artikel bertema sejenis.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar