Sukses

Ini Dia Kunci Stamina Harry Kane di Piala Dunia 2018!

Harry Kane adalah salah satu pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018. Mau tau rahasia stamina dan kecepatannya? Baca ulasannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Perbincangan seputar Piala Dunia 2018 tak ada habisnya dan tentunya akan banyak cerita yang bakal terus dikenang. Dalam ajang terbesar sepak bola dunia empat tahunan ini, nama pemain timnas Inggris Harry Kane (24) tak luput dari perhatian. Hingga artikel ini dibuat, Kane merupakan pencetak gol terbanyak, dengan total enam gol.

Pada usia yang tergolong muda, Harry sudah dipercaya menjadi kapten timnas Inggris. Posisinya sebagai penyerang telah menorehkan total enam gol, yang membuat timnas Inggris menembus babak demi babak. Meski langkah Inggris ke babak final terhenti karena dijegal Kroasia dengan skor 2-1, tapi masih ada kesempatan bagi Harry untuk memimpin dan menambah perolehan gol saat pertandingan perebutan posisi ketiga Piala Dunia melawan Belgia pada hari Sabtu (14/7) mendatang.

Lantas, apa, sih, kunci kecepatan Harry dalam bergerak cepat menguasai bola di lapangan hijau? Dilansir dari berbagai sumber, simak rahasianya di bawah ini:

1. Menjaga asupan makanan

Selain bakat alami bermain sepak bola, Harry menunjukkan bahwa menjaga kebugaran lewat diet juga penting. Buktinya, ia dikatakan disiplin dalam hal perencanaan gizinya.

Saat ini, untuk menyiapkan menu makanan dan menunjang kebutuhan nutrisinya sebagai atlet, Harry mempekerjakan koki sekaligus ahli gizi pribadi. Koki tersebut bekerja enam hari dalam seminggu.

Hasil dari diet ini nyata dan bisa dilihat di lapangan. Harry mengaku mampu bergerak lebih cepat dan kuat saat beraksi. Tak hanya itu, ketika mengalami cedera ligamen beberapa waktu lalu, masa pemulihannya pun tak memakan waktu lama.

Camilan sehat juga penting untuk menyokong kunci kecepatan Harry Kane. Hal tersebut diamini oleh dr. Ellen Theodora dari KlikDokter.

“Orang langsing rata-rata makan lebih dari satu sajian buah dan makan lebih banyak serat dan lebih sedikit lemak dibanding orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan. Hal tersebut merupakan hasil dari penelitian yang dipublikasikan di “Journal of the Amerian Dietetic Association”,” ujarnya.

2. Menguatkan otot kaki

Posisinya sebagai penyerang tentu saja membuatnya sebisa mungkin mampu untuk membobol gawang lawan. Untuk mencapainya, ia melatih otot kaki dan paha di pusat kebugaran. Sebelum awal musim liga klub, Harry menghabiskan banyak waktu melatih pijakannya sampai benar-benar kuat.

Setiap hari, ia berupaya memperkuat otot kaki. Hasilnya, bisa dilihat ia berhasil membawa klub Inggris yang dibelanya, Tottenham Hotspur, menorehkan prestasi. Menurutnya, stabilitas sangat penting untuk menjadi pemain sebak bola yang kuat.

3. Melatih kecepatan lari dan respons tubuh

Bagi Harry, mampu mengungguli lawan akan memberinya keuntungan besar dalam sepak bola. Selain menghabiskan waktu di gym, ia juga bertekad melatih kecepatan lari dan respons tubuh untuk selalu lebih tangkas dari pemain tim rival.

Harry merasa perlu memastikan bahwa teknik larinya sudah benar. Untuk itu ia berlatih  dengan seorang ilmuwan olahraga untuk melatih gerakan lengan dan mekanisme sprinting. “Ini benar-benar membantu saya, terutama ketika saya mengejar bola,” ujarnya.

4. Membaca pergerakan rekan satu tim

"Ketika Anda bermain bersama penyerang lain, Anda tidak bekerja sendiri. Namun, ketika Anda berada sendirian di depan, Anda harus tetap bergerak untuk memberikan opsi kepada rekan satu tim,” kata Harry.

Dikenal tak kenal lelah, Harry tak jarang membantu pergerakan timnas Inggris untuk selalu merebut dan menahan bola. Agar mampu melakukan hal tersebut, Harry terus mempelajari karakteristik kemampuan rekan-rekan satu timnya.

5. Terus belajar

Ketika seorang pemain sepak bola bermain bagus pada satu pertandingan, belum tentu akan bertahan pada pertandingan selanjutnya. Berangkat dari hal tesebut, Harry terus mencoba untuk mencari tahu apa yang bisa membantu dirinya konsisten mencetak gol.

“Saya suka menonton pertandingan saya sebelum kembali bertanding, untuk melihat target pribadi dan apa saja hal-hal yang telah saya lakukan dengan baik. Saya mendengarkan saran dari para profesional berpengalaman, dan mencoba untuk tetap berkepala dingin.”

Meski laju Harry Kane dan timnas Inggris terpaksa harus berhenti pada babak semifinal karena dikalahkan timnas Kroasia, tapi masih ada satu kesempatan bagi Harry untuk memimpin timnas mengamankan posisi ketiga dari timnas Belgia sekaligus menambahkan perolehan gol dan meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2018.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar