Sukses

5 Cara Atasi Badan Lemas Akibat Heat Stroke

Anda tengah mengalami badan lemas akibat terkena heat stroke? Atasi kondisi tersebut dengan melakukan cara-cara berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Badan lemas adalah kondisi yang bisa jadi penanda Anda terkena berbagai macam gangguan penyakit. Kondisi tersebut bisa terjadi saat Anda mengalami kekurangan darah (anemia), tekanan darah rendah, heat stroke, bahkan sejumlah nama penyakit kronis seperti kanker hingga diabetes.

Melihat kondisi kesehatan orang belakangan ini, bukan tak mungkin jika badan lemas terjadi akibat heat stroke. Kondisi yang terjadi ketika suhu tubuh terlalu panas ini disertai hilangnya kemampuan tubuh untuk menurunkan suhu. Pada kondisi heat stroke, suhu tubuh bisa meningkat hingga mencapai 40 derajat Celsius bahkan lebih.

Secara umum, heat stroke terjadi akibat faktor luar seperti sinar matahari yang terlalu terik. Berdasarkan penjelasan dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, gejala heat stroke lainnya meliputi penurunan kesadaran, kejang, sakit kepala, mual, muntah, bicara cadel, hingga frekuensi napas yang pendek.

“Peningkatan frekuensi nadi, kulit memerah, serta kulit terasa panas dan kering juga sering terjadi saat Anda terkena heat stroke. Jika heat stroke terjadi karena olahraga berat yang dilakukan di luar ruangan, kulit Anda akan terasa kering,” ujarnya.

Efek badan lemas dari heat stroke sangatlah menyiksa, terlebih jika kondisi tubuh Anda sedang tidak fit. Dilansir dari berbagai sumber, simak cara mengatasi heat stroke berikut ini:

1. Menghindari rokok dan alkohol

Mari mulai dari kondisi yang lebih personal terlebih dahulu, yakni menjauhi kebiasan buruk seperti merokok dan alkohol. Bir misalnya, ia mampu membuat Anda dehidrasi dan kondisi tersebut membuat tubuh rentan terkena heat stroke.

Perlu digarisbawahi bahwa kebiasaan merokok ternyata dapat mempersempit pembuluh darah dan merusak kemampuan tubuh  Anda untuk menyesuaikan diri dengan hawa panas.

2. Menyesuaikan suhu tempat sekitar

Jika Anda bepergian ke tempat yang lebih panas dibandingkan daerah asal, biarkan diri selama beberapa hari hingga seminggu, untuk menyesuaikan diri dengan kondisi. Jika tubuh sudah stabil dan dapat beradaptasi, maka Anda dapat melakukan aktivitas di luar rumah secara intens.

3. Menyiram tubuh dengan air dingin

Tuangkan satu gelas air dingin ke tubuh. Menyiram kepala serta leher Anda dengan air dingin akan membantu menghilangkan rasa panas akibat terik matahari. Air dingin mampu menguap dan menurunkan suhu tubuh Anda dengan cepat.

4. Kenakan pakaian pelindung

Proteksi diri dengan menggunakan topi atau payung, kacamata hitam, dan tabir surya untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari. Khusus untuk topi, pilihlah yang memiliki ventilasi baik, serta bertepi lebar. demi mencegah sengatan matahari secara langsung.

Faktanya, pembuluh darah di kepala dan leher dekat dengan permukaan kulit, sehingga Anda cenderung mendapatkan atau kehilangan panas di area tersebut dengan sangat cepat. Oleh sebab itu, orang dengan rambut tipis hingga botak sangat sensitif saat terkena matahari.

5. Hindari membuka baju saat kepanasan

Saat membuka baju, Anda akan menerima paparan sengatan matahari yang lebih menyengat. Sementara itu, saat mulai berkeringat karena kepanasan, baju dapat bertindak seperti alat pendingin ketika angin bertiup pada bahan yang basah.

Badan lemas akibat heat stroke dapat diatasi dengan menerapkan berbagai kiat di atas. Jika Anda atau orang di sekitar merasakan gejala-gejala heat stroke, segera minta pertolongan medis. Terapkan juga hidup sehat seperti makan makanan bergizi dan olahraga teratur agar tubuh tetap fit.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar