Sukses

Hobi Nonton Piala Dunia Bisa Bantu Atasi Stres

Tahukah Anda bahwa gemar menyaksikan piala dunia juga bisa bantu mengusir stres? Ini fakta medis selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Anda hobi nonton Piala Dunia? Bersyukurlah dari sekarang. Berdasarkan sejumlah penelitian, menonton sebuah pertandingan seperti sepak bola ternyata mampu menurunkan kadar stres. Hal ini diakui oleh berbagai lembaga kesehatan di dunia.

Seseorang dapat stres saat pikirannya terbebani oleh banyak hal. Terlebih, ketika membahas isi dompet dan hal-hal duniawi lainnya. Menurut dr. Vito A. Damay dari KlikDokter, stres yang tidak ditangani dengan baik dapat mengurangi semangat bekerja dan membuat seseorang menunda hingga menghindari kegiatan yang menjadi kewajibannya.

“Bila dibiarkan, stres berkepanjangan dapat berujung pada depresi. Keadaan ini bisa memicu gangguan mental, yang berdampak lebih buruk daripada stres,” kata dr. Vito.

Lebih lanjut, dr. Vito membeberkan sejumlah cara untuk membantu mengatasi stres, yaitu:

  • Menyempatkan diri untuk melakukan hobi.
  • Jadwalkan hari libur rutin dan manfaatkan waktu cuti untuk melakukan hal yang menyenangkan.
  • Mencari akar masalah yang Anda hadapi. Kemudian, segera cari jalan keluarnya.
  • Prioritaskan waktu Anda bersama keluarga atau orang yang Anda sayangi.
  • Merenung, berdoa, atau beribadah pada Sang Pencipta.

Salah satu poin di atas menyebut bahwa hobi adalah jalan keluar untuk mengakhiri stres. Jika Anda hobi nonton Piala Dunia, maka beruntunglah Anda!

Hobi nonton piala dunia vs stres

Dilansir dari Liputan6.com, Renee Clauselle selaku psikolog keluarga dari Long Island, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa nonton bareng pertandingan sepak bola seperti Piala Dunia mampu memperkuat ikatan dalam sebuah komunitas.

"Menonton pertandingan olahraga — dalam kejuaraan tingkat tertinggi dan terendah — mampu memperkuat ikatan, serta menjadi ajang seseorang lebih terbuka akan hal-hal pribadi," ungkapnya.

Contohnya: saat menonton suatu pertandingan, muncul perbincangan bahwa rekan kerja Anda dulunya adalah jagoan sepak bola saat di sekolah. Hal-hal seperti ini mampu meningkatkan ikatan dalam hubungan selanjutnya, dan saling berbagi mengurangi stres pada pikiran masing-masing.

Selain itu, banyak penelitian psikologi lainnya yang mendapatkan hasil bahwa relasi dan afiliasi sangat penting bagi kebahagaiaan seseorang. Dalam hal ini, menjadi suporter dapat mendorong seseorang untuk memiliki rasa tersebut.

Misalnya, dengan mengenakan pakaian atau atribut yang sama, menyanyikan lagu yang sama, seseorang akan saling terhubung satu sama lain. Kesamaan tersebut akan membuka ruang komunikasi tetang tim kebanggaan, meski mereka tidak saling kenal. Apa yang terjadi setelahnya? Ya, Anda berhasil meningkatkan kesehatan mental dan mengusir stres jauh-jauh.

Terkait hal itu, peneliti mengaku bahwa efek yang dihasilkan dapat bertahan dalam jangka panjang. Jadi, meski pertandingan telah usai, seseorang tidak akan merasa kesepian karena tahu dirinya memiliki kesukaan yang sama dengan ribuan orang lain.

Temuan di atas diperkuat dengan hasil riset di Inggris. Studi ini menyebutkan, menjadi pendukung sepak bola bisa membantu atasi stres, karena saat menonton, seseorang akan nyaman untuk mengekspresikan identitas dan emosinya.

Menyaksikan Piala Dunia bersama orang-orang dengan minat yang sama terbukti bisa membantu mengurangi beban pikiran. Jadi, jika dilakukan dengan tepat dan saksama, stres maupun dampak buruk yang ada di baliknya bisa benar-benar hilang!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar