Sukses

Pertolongan Tanpa Obat Saat Asma Kambuh Mendadak

Anda penderita asma, tapi lupa membawa atau sedang kehabisan obat? Lakukan tindakan ini sebagai penanganan asma ketika mendadak kambuh.

 

Serangan asma dapat hadir tanpa kenal waktu dan tempat. Karena tak terprediksi itu, penderita bisa saja lupa membawa obat sebagai penanganan asma yang utama. Saat ini terjadi, pertolongan pertama pada asma apa yang bisa dilakukan?

Tanda Serangan Asma

Asma adalah penyakit gangguan saluran pernapasan yang ditandai dengan keluhan sesak disertai mengi. Penderita kerap mengalami kekambuhan yang terjadi mendadak. Misalnya, dipicu paparan bulu binatang, debu, asap rokok, dan udara dingin.

Serangan asma mungkin ringan, tapi bisa menjadi sangat berbahaya dengan cepat.  Selama serangan, saluran udara menyempit karena pembengkakan dan peradangan, dan otot-otot di sekitar menegang.

Tubuh juga menghasilkan lendir ekstra, membatasi udara yang melewati saluran bronkial, yang membuatnya sangat sulit untuk bernapas dengan benar.

Artikel lainnya: Kenali 6 Penyebab Asma yang Bisa Menyerang Anda

Tanda-tanda serangan asma meliputi:

  • Batuk yang tidak akan berhenti
  • Bunyi mengi saat bernapas
  • Sesak napas
  • Bernapas sangat cepat
  • Wajah pucat dan berkeringat. Jika gejalanya tidak membaik, dapatkan bantuan medis darurat.

Itulah sebabnya, penderita asma dianjurkan untuk selalu membawa obat ke mana pun pergi. Obat asma sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever).

1 dari 3 halaman

Pertolongan Pertama pada Asma Tanpa Obat

Akan tetapi, ada saja kejadian ketika obat asma tertinggal atau habis saat serangan datang. Saat ini terjadi, berikut cara penanganan asma yang bisa dilakukan:

  • Duduk dengan Postur Tegak 

Saat terjadi serangan asma, segera hentikan kegiatan yang sedang dilakukan. Kemudian, duduklah dengan postur tegak. Tindakan ini memungkinkan Anda untuk bisa bernapas dengan lebih baik.

Sebaliknya, hindari posisi bungkuk atau berbaring. Kedua posisi tersebut dapat membuat saluran napas semakin tersumbat, serangan asma pun bisa semakin parah.

Artikel lainnya: Udara Panas dan Lembap Picu Serangan Asma

  • Tarik Napas Dalam dan Panjang

Serangan asma dapat menyebabkan ketidakseimbangan kadar oksigen dan karbondioksida (hiperventilasi), yang bisa ganggu aliran darah ke otak. Jika dibiarkan, penderita bisa alami penurunan kesadaran akibat kekurangan suplai oksigen di otak.

Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat menarik napas panjang dan dalam untuk mendorong terjadinya keseimbangan oksigen dan karbondioksida. Lakukan selama beberapa saat, hingga kondisi terasa membaik.

  • Tetap Tenang

Anda mungkin akan merasa panik saat tidak berhasil menemukan obat asma ketika serangan terjadi. Namun, agar tidak semakin parah, cobalah untuk tetap tenang dan rileks.

Atur napas sedemikian rupa, agar tidak terlalu cepat. Selain itu, usahakan untuk mengendurkan pakaian yang terasa sempit agar laju napas tidak terganggu atau terhambat.

Artikel lainnya: Lakukan Ini agar Asma Tak Kambuh Lagi

  • Segera Hindari Pencetus 

Penderita asma sangat perlu mengetahui bahan atau zat apa saja yang bisa mencetuskan serangan. Apakah itu debu, asap rokok, aroma zat kimia, atau lainnya.

Jika sudah mengetahui, jauhi zat pencetus tersebut sama sekali bahkan ketika serangan asma belum terjadi.

  • Minum Secangkir Teh atau Kopi Hangat

Minuman hangat yang mengandung kafein, seperti kopi atau teh, dapat sedikit membantu membuka saluran napas. Kafein bekerja mirip dengan obat asma, yaitu teofilin, yang dapat membuka saluran napas Anda.

Sebuah tinjauan penelitian tahun 2010, menemukan bahwa kafein dapat sedikit meningkatkan fungsi pernapasan pada penderita asma hingga 4 jam.

Artikel lainnya: Penanganan Asma pada Orang Dewasa

  • Segera Cari Pertolongan Medis

Jika mengi, batuk, atau sesak napas bertambah parah setelah beristirahat dan menerapkan tips di atas, segera cari pertolongan medis.

  • Cari Pelega Pernafasan yang Dibawa Penderita

Jika Anda adalah penderita asma, obat asma jenis reliever atau pereda harus selalu dibawa kemana pun. Pengobatan asma secara cepat atau jangka pendek, yaitu dengan menggunakan obat pelega saluran pernapasan seperti inhaler dan nebulizer yang berfungsi menghentikan serangan asma. 

Jangan anggap sepele, serangan asma yang dibiarkan berlanjut bisa berujung pada perburukan, bahkan kehilangan nyawa.

 

2 dari 3 halaman

Mencegah Serangan Asma

Cara terbaik untuk mencegah serangan asma adalah menghindari pencetus atau alergen yang dapat memicu sel radang pada pernapasan Anda. Selain itu, lakukan beberapa cara untuk meminimalkannya, yakni:

  • Menjaga rumah dan lingkungan sekitar Anda tetap bersih, dengan tujuan mengurangi debu dan jamur.
  • Menjaga jendela rumah tertutup rapat dan hindari keluar rumah jika kualitas udara di luar buruk.
  • Berhenti merokok (jika Anda merokok) dan hindari asap rokok.
  • Menghindari terhirupnya asap pembakaran kayu di kompor atau perapian.
  • Memandikan hewan peliharaan Anda setiap minggu dan jauhi dari kamar tidur Anda.
  • Anda juga bisa mendapatkan vaksin influenza tahunan dan vaksin pneumonia, yang dapat membantu mencegah penyebaran asma yang disebabkan oleh virus.

Penderita asma harus selalu membawa obat asma ke mana pun pergi. Kalaupun habis dan lupa bawa saat serangan terjadi, lakukan langkah penanganan asma di atas. Jika gejalanya tidak membaik atau memberat, segera minta pertolongan medis.

Anda masih punya pertanyaan seputar penanganan penyakit asma? Jangan sungkan konsultasikan pada dokter via Live Chat!

[HNS/RPA]

6 Komentar