Sukses

Aktor Senior Arief Rivan Meninggal karena Penyakit Jantung

Arief Rivan mengembuskan napas terakhir di usia 66 tahun pada Selasa (3/7) pagi. Ia mengidap penyakit jantung.

Klikdokter.com, Jakarta Aktor senior Arief Rivan meninggal dunia pada Selasa (3/7) pagi di kediamannya di Depok, Jawa Barat. Ia mengidap penyakit jantung. Usianya 66 tahun.

Dilansir Liputan6.com Arief diketahui menderita penyakit jantung selama setahun terakhir ini. “Meninggal karena sakit jantung. Tahun lalu baru pasang ring (jantung),” kata putranya, Ory.

Arief Rivan berkarier di dunia hiburan sejak 1981. Ia memulai debutnya di layar lebar lewat film “Perawan-Perawan” (1981). Di sana, ia beradu akting dengan Meriam Bellina, Lydia Kandou, dan Yati Surachman. Sejumlah film layar lebar lainnya yang dibintangi Arief, di antaranya “Noesa Penida” (1988), “Irisan-Irisan Hati” (1988), “Mengejar Matahari” (2004), dan “Perempuan-Perempuan Liar” (2011).

Tak hanya film, ia juga merambah ke dunia sinetron pada tahun 1990-an hingga 2018 ini. Tercatat ada empat belas sinetron yang pernah ia bintangi. Tapi yang membuat namanya paling melejit adalah ketika ia berperan sebagai Pakde dalam “Si Yoyo” (2003-2005).

Jenazah  Arief Rivan telah dimakamkan kemarin di kawasan Beji, Depok, Jawa Barat.

1 dari 2 halaman

Mewaspadai penyakit jantung

Istilah "penyakit jantung" sering digunakan secara bergantian dengan istilah "penyakit kardiovaskular." Penyakit kardiovaskular umumnya mengacu pada kondisi yang melibatkan pembuluh darah yang menyempit atau tersumbat yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke.

Kondisi jantung lainnya, seperti yang memengaruhi otot jantung Anda, katup atau ritme, juga dianggap sebagai bentuk penyakit jantung. Gejala penyakit jantung berbeda-beda tergantung dari tipe penyakit yang Anda miliki.

Penyebab utama dari penyakit jantung tidak selalu jelas, tapi ada banyak hal yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena. Hal ini disebut dengan “faktor risiko”.

Faktor risiko terjadinya penyakit jantung adalah usia, jenis kelamin (pria lebih berisiko), riwayat penyakit jantung dalam keluarga, merokok, beberapa obat kemoterapi dan terapi radiasi untuk kanker, pola makan yang buruk, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, diabetes, dan obesitas. Kurangnya aktivitas fisik, stres, dan kebersihan yang tak terjaga juga dapat memengaruhi.

Penyakit jantung dapat dicegah dan ditangani dengan gaya hidup sehat. Ya, jika Anda telah memiliki penyakit jantung, menjaga kesehatan sebaik mungkin dapat menurunkan kesempatan bagi penyakit Anda untuk berkembang lebih buruk.

Pertama, jika Anda masih merokok, cobalah untuk menghentikan kebiasaan ini sesegera mungkin. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk saran dan informasi yang dibutuhkan. Konsumsi alkohol juga perlu dibatasi.

Memiliki pola makan yang baik sangat penting untuk jantung sehat. Diet yang seimbang terdiri atas: kadar lemak jenuh yang rendah, kadar garam yang rendah, kadar gula yang rendah, banyak makanan berserat dan biji-bijian utuh (gandum, nasi merah, quinoa, dsb), serta banyak sayur dan buah.

Olahraga juga tak boleh dilupakan. Para ahli menganjurkan orang dewasa untuk berolahraga dalam bentuk latihan intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu. Contoh latihan intensitas sedang adalah bersepeda, jalan cepat, dll. Jika Anda belum terbiasa berolahraga, silakan konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memulainya.

Agar jantung selalu sehat, menjaga berat badan dalam batas ideal adalah keharusan. Jadi pastikan berat badan Anda selalu terjaga dengan kombinasi olahraga dan pola makan yang baik.

Penyakit jantung yang dialami oleh Arief Rivan dapat terjadi pada siapa saja. Anda dapat mencegah dan mengatasi momok ini dengan gaya hidup sehat, seperti diet seimbang, tidak merokok, dan olahraga teratur. Jika Anda merasa memiliki gejala penyakit jantung, segera periksakan ke dokter, karena penyakit jantung yang terdeteksi sejak dini dapat ditangani dengan lebih mudah.

[RVS]

1 Komentar