Sukses

Kenali Efek Sabu pada Gigi

Tahukah Anda bahwa sabu memiliki efek yang buruk pada gigi? Baca selengkapnya di sini!

Klikdokter.com, Jakarta Belakangan ini kasus penyalahgunaan narkoba kian marak terjadi. Pasalnya, saat ini penggunaan narkoba tidak mengenal usia, jenis pekerjaan maupun status sosial. Salah satu jenis narkoba yang cukup sering disalahgunakan adalah sabu, yang baru-baru ini membawa komedian Reza Bukan ke dalam penjara.

Berbicara tentang narkotika, obat terlarang, serta zat adiktif atau psikotropika, tentunya Anda tahu bahwa semua itu memiliki efek dan dampak negatif bagi kesehatan. Pengguna narkoba rata-rata memiliki gangguan pada sistem kerja saraf pusat otak, jantung, ginjal, hati dan organ vital lainnya. Selain mengganggu kesehatan umum, tentunya penggunaan narkoba juga memengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Penyakit-penyakit yang dapat muncul diantaranya yaitu seperti mulut kering (xerostomia), karies, dan penyakit periodontal. Selain itu, penggunaan sabu  juga bisa memunculkan penyakit-penyakit mulut lainnya.

Bahaya narkoba jenis sabu

Sabu termasuk narkoba dalam golongan zat psikotropika yang merupakan hasil rekayasa dari pengaturan struktur kimia. Efek dari penggunaan sabu dapat memengaruhi atau mengubah keadaan mental dan tingkah laku pemakainya, seperti berikut ini:

  1. Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem saraf pusat dan dapat mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang, tertidur bahkan bisa menjadi tidak sadarkan diri.
  2. Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya. Hal ini membuat penggunanya lebih bertenaga serta cenderung lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  3. Halusinogen, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan seseorang menjadi berhalusinasi dengan melihat suatu hal atau benda yang sebenarnya tidak ada. Bila dikonsumsi dalam dosis tertentu, narkoba dapat mengubah daya persepsi atau mengakibatkan pemakai berhalusinasi.
  4. Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya ingin mengonsumsinya lagi. Karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, dan secara tidak langsung narkoba memutuskan saraf-saraf pengontrol dalam otak.

Efek sabu pada gigi

Pemakaian sabu juga mengandung sejumlah risiko bagi kesehatan tubuh, termasuk pada rongga mulut dan gigi. Zat methamphetamine pada sabu juga dapat mengurangi produksi air liur, sehingga  menyebabkan mulut pengguna menjadi lebih kering. Hal ini dapat menimbulkan pembentukan plak, sehingga memperburuk kesehatan mulut.

Penumpukan plak dan kalkulus yang kurang mendapat perhatian menyebabkan terjadinya penyakit periodontal. Selain itu,  produksi air liur yang berkurang juga memengaruhi pH di dalam mulut menjadi lebih asam. Hal ini dapat menyebabkan demineralisasi pada gigi. Bila demineralisasi ini terus berlanjut karies pada gigi dapat terjadi. Selain itu gigi juga menjadi mudah rapuh.

Akibat lain penggunaan dari narkoba dalam jangka panjang adalah stres dan depresi. Hal ini juga dapat mengkibatkan penderita mengalami kebiasaan mengerat gigi, terutama saat tidur malam hari yang lama-kelamaan dapat menyebabkan kerusakan gigi atau yang disebut bruxism. Bila ini dibiarkan terus-menerus dapat terjadi kelainan pada sendi rahang.

Apapun jenisnya, narkoba dapat menimbulkan efek buruk pada kesehatan tubuh dan mental. Salah satu jenis narkoba yang sering disalahgunakan, yaitu sabu, juga memiliki efek merusak pada gigi. Oleh karena itu, jauhilah narkoba untuk menghindari gangguan kesehatan yang diakibatkannya, dan terhindar dari jeratan kasus narkoba seperti yang dialami oleh Reza Bukan.

[NP/ RVS]

1 Komentar

  • Andi Eka

    Kalau GANJA atau CANNABIS gimana efek dan manfaatnya dok? Tolong di bahas donk para dokter2 yg terhormat..