Sukses

Awas, Serangan Kuman dari Lap Dapur Anda!

Lap dapur umumnya digunakan untuk membersihkan area dapur. Tahukah Anda bahwa alat pembersih ini malah bisa menjadi sarang kuman?

Klikdokter.com, Jakarta Lap dapur menjadi sebuah alat kebersihan yang wajib ada di dapur Anda. Ini karena benda tersebut bisa digunakan untuk bermacam hal, mulai dari membersihkan meja dan peralatan dapur hingga meyeka tangan yang kotor.

Meski multifungsi, Anda tetap harus berhati-hati terhadap lap dapur. Sebab alat kebersihan tersebut bisa menjadi sarang kuman, yang meningkatkan risiko berbagai penyakit pada diri Anda.

Kuman di balik lap dapur

Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Microbiology menemukan fakta mengejutkan. Studi ini menguji kultur bakteri pada lap dapur yang sudah digunakan selama satu bulan. Hasilnya, hampir setengah dari lap dapur yang dipelajari menunjukkan pertumbuhan bakteri yang biasa ditemukan dalam tubuh atau pada permukaan tubuh manusia.

Dari 100 buah lap dapur yang dipelajari, 49 di antaranya menunjukkan adanya pertumbuhan bakteri setelah dilakukan kultur. Sekitar tiga perempat bakteri yang ditemukan mirip dengan bakteri yang ada pada saluran cerna manusia, seperti E.coli dan Enterococcus.

Pada studi itu, kuman E.coli lebih banyak ditemukan pada lap dapur keluarga yang sering mengonsumsi daging. Kuman E.coli sendiri sempat menyebabkan wabah penyakit di Amerika Serikat pada awal tahun 2018. Wabah yang disebabkan bakteri ini bahkan menyebabkan lima kasus kematian.

Tak hanya E.coli, pada sekitar 14% lap dapur yang dikultur ditemukan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kuman jenis ini lebih banyak ditemukan pada keluarga dengan anggota yang banyak dan memiliki status sosio-ekonomi rendah.

Untuk diketahui, bakteri Staphylococcus aureus umumnya ditemukan pada kulit dan sistem pernapasan manusia. Kabar buruknya, kuman ini dapat menghasilkan toksin, yang menyebabkan kasus keracunan makanan. Gejalanya umumnya berkaitan dengan mual, muntah, keram pada perut, dan diare.

Apa yang harus dilakukan?

Mengingat bahwa lap dapur dapat dihinggapi kuman yang merugikan kesehatan, sebaiknya Anda selalu waspada dan melakukan beberapa tindakan pencegahan. Beberapa hal yang bisa dilakukan, meliputi:

● Sediakan dan gunakan lebih dari satu lap

Sebaiknya, sediakan beberapa lap dapur untuk masing-masing fungsi. Misalnya, satu lap untuk mengeringkan tangan, satu lap untuk membersihkan permukaan dapur, dan seterusnya.

● Ganti lap secara berkala

Gantilah lap dapur yang digunakan setiap beberapa hari sekali. Agar lebih efisien, Anda dapat menyiapkan lap dapur cadangan untuk mengganti lap dapur kotor yang sedang dicuci.

● Bersih dan keringkan

Pastikan lap dapur dibersihkan dan dikeringkan setelah penggunaan. Bahan yang lembap dan hangat sangat baik untuk pertumbuhan kuman maupun bakteri berbahaya.

Selain yang sudah disebutkan, Anda juga wajib memastikan bahwa area dapur yang digunakan untuk mempersiapkan makanan, termasuk talenan, terjaga kebersihannya. Ini karena area tersebut sangat rentan terpapar bahan makanan yang mungkin mengandung kuman berbahaya.

Jangan biarkan kuman E. Coli atau Staphylococcus aureus yang bersembunyi pada lap dapur menginfeksi dan menyebabkan penyakit. Perhatikan kebersihan dapur dan peralatan yang digunakan dengan saksama, agar kesehatan seluruh anggota keluarga terus terjaga. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar