Sukses

5 Tips Merawat Kulit untuk Polisi Lalu Lintas

Bekerja di luar ruangan membuat polisi lalu lintas rentan mengalami masalah kulit. Ini perawatan yang sebaiknya dilakukan.

Klikdokter.com, Jakarta Aktivitas dan pekerjaan polisi lalu lintas yang mengharuskan seharian berada di bawah sinar matahari membuat mereka rentan terkena masalah kulit, termasuk kanker kulit. Pengaruh buruk sinar ultraviolet (sinar UV) dari matahari melalui paparan secara terus-menerus, memang meningkatkan risiko seseorang terserang kanker kulit.

Namun tak perlu khawatir. Ini lima kiat merawat kulit bagi polisi lalu lintas agar tak terkena kanker kulit:

  1. Hindari paparan sinar matahari

Meskipun tidak dapat terus-menerus dilakukan karena alasan pekerjaan, namun polisi lalu lintas dapat sesekali menghindari paparan terik matahari dengan berlindung di bawah pohon atau di dalam pos polisi.

  1. Gunakan pakaian tertutup

Seragam dinas polisi lalu lintas yang serba tertutup mulai dari pakaian lengan panjang serta celana atau rok panjang dapat membuat mereka terlindungi dari paparan matahari. 

  1. Memakai topi

Untuk perlindungan maksimal, selain menggunakan pakaian tertutup, polisi lalu lintas bisa menggunakan topi yang menutupi wajah dan telinga.

Topi berbahan kanvas lebih baik dibandingkan dengan topi berbahan rotan yang bisa menembuskan sinar matahari. Menggunakan topi lebar juga bisa membantu melindungi dari sinar matahari. Namun jika tidak memungkinkan digunakan saat bertugas, para polisi lalu lintas bisa menggunakan tabir surya pada area kulit yang terlindungi.

  1. Jangan lupa kacamata hitam

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan menggunakan kacamata hitam yang tepat saat terpapar sinar matahari. Paparan berlebih sinar UV dari matahari dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada mata, meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makular.

Untuk itu, pastikan mata terlindung dari sinar matahari dengan menggunakan kacamata hitam yang memiliki proteksi UV.

  1. Aplikasikan tabir surya

Penggunaan tabir surya sering kali disepelekan dan dilupakan. Padahal tabir surya merupakan kunci pelindung dari paparan buruk sinar UV matahari. Usahakan untuk rutin menggunakan tabir surya setiap hari karena kita tinggal di negara tropis seperti Indonesia. Terlebih bagi para polisi lalu lintas yang sehari-hari bertugas di bawah terik matahari.

1 dari 2 halaman

Berikut beberapa tips penggunaan tabir surya:

  1. Pilih tabir surya dengan SPF minimal 20

Gunakan juga tabir surya yang bersifat broad spectrum yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB.

  1. Selalu gunakan tabir surya sebelum keluar ruangan

Tunggu selama kira-kira 15 menit sebelum tabir surya bekerja di kulit setelah diaplikasikan. Jika tabir surya baru digunakan setelah berada di luar ruangan, maka tabir surya tidak akan efektif.

  1. Oleskan ulang tabir surya

Aplikasikan ulang tabir surya setiap 2 jam. Hal ini terutama bagi polisi lalu lintas yang berada di bawah terik matahari. Keringat, air dan minyak di wajah dapat mengurangi kerja tabir surya di kulit.

  1. Aplikasikan tabir surya pada seluruh kulit

Jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya pada area-area yang sering kali dilupakan, misalnya leher, wajah, telinga, kaki dan tangan. Untuk melindungi bibir, gunakan pelembap bibir yang setidaknya mengandung SPF 15.

  1. Gunakan tabir surya setiap hari

Gunakan tabir surya setiap hari meskipun cuaca sedang mendung, hujan atau berada di dalam ruangan. Banyak orang berpikir hanya perlu menggunakan tabir surya ketika cuaca sedang terik. Padahal walau cuaca sedang mendung, sinar matahari tetap memancar dan mengandung UVA dan UVB.

Bertugas di bawah terik matahari memang dapat membuat polisi lalu lintas berisiko untuk mengalami masalah kulit, salah satunya kanker kulit. Namun dengan perawatan kulit serta pencegahan yang tepat, para polisi lalu lintas dapat menghindarinya.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar