Sukses

Benarkah Hipnotis Bisa Membantu Anak Penderita Kanker?

Tak cuma berkonotasi buruk, konon hipnotis juga bisa membantu pengobatan anak penderita kanker. Simak penjelasan selengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Hipnotis, atau dalam dunia kedokteran disebut hipnoterapi, adalah suatu praktik memasukkan sugesti ke dalam pikiran seseorang yang mampu membuatnya tak sadarkan diri. Kabarnya, teknik terapi ini dapat membantu proses pengobatan anak penderita kanker.

Keadaan tersebut, menurut dr. Karin Wiradarma memungkinkan seseorang untuk tenang dan rileks. Mereka yang dihipnotis juga mampu lebih fokus dan dapat berkonsentrasi terhadap rangsangan tertentu.

“Saat ini, hipnotis semakin banyak digunakan dalam praktik kedokteran. Misalnya untuk mengendalikan perilaku yang tidak dinginkan, seperti merokok, minum alkohol, dan pola makan berlebihan,” ujarnya.

Selain itu, hipnotis juga dapat digunakan untuk mengendalikan rasa nyeri tanpa menggunakan obat. Misalnya nyeri saat melahirkan, pascaoperasi, akibat penyakit kanker, nyeri pinggang kronis, dan sebagainya.

Sejauh ini, praktik hipnotis yang dilakukan oleh terapis bersertifikat tergolong aman. Walau demikian, ada pula efek samping dari hipnotis yang umumnya jarang terjadi, seperti sakit kepala, mengantuk, gangguan cemas, dan terbentuknya memori palsu.

Meski begitu, praktis hipnotis masih tetap digunakan sebagai penunjang pengobatan. Salah satu yang sedang ramai dibahas saat ini adalah penggunaan hipnotis untuk membantu anak penderita kanker.

Efektivitas hipnotis untuk membantu pengobatan kanker

Berdasarkan penelitian, hipnotis dapat menenangkan kecemasan yang dirasakan anak-anak saat menjalani perawatan kanker.

Dilansir dari Newsweek.com, tim peneliti di Sekolah Kedokteran Universitas Exeter di Inggris awalnya ingin mengetahui seberapa besar metode efektif untuk meringankan rasa sakit pengobatan kanker tanpa obat. Hal ini dimulai dengan melihat pada pengobatan anak yang menderita kanker.

Lewat jurnal yang diterbitkan oleh Psycho-Oncology, peneliti mencatat seberapa besar hipnotis menjadi salah satu metode yang paling menjanjikan. Meski begitu, sejumlah penelitian perlu dilakukan demi mematenkan metode tersebut.

"Anak-anak yang menderita kanker sering menghadapi prosedur yang menyakitkan dan menakutkan secara berulang-ulang. Hal tersebut dapat memperburuk kesehatan mental, sehingga mempersulit sesi pengobatan yang selanjutnya,” ujar Tamsin Ford, seorang profesor psikiatri anak dari Universitas Exeter Medical School di Inggris.

Meskipun hipnotis masih menjadi kontroversi, namun sebagian besar dokter setuju dan menilai pengobatan ini efektif untuk berbagai kondisi. Terapi hipnotis disinyalir mampu meminimalkan rasa sakit, kecemasan dan gangguan suasana hati.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di University of Exeter Medical School mengukur efek hipnosis pada anak-anak dengan meminta mereka untuk melaporkan perasaan pada skala 1 hingga 10. Hal ini juga dilakukan dengan cara mengamati reaksi anak terhadap pengobatan.

Setelah melihat bukti, mereka memutuskan bahwa harus dilakukan lebih banyak uji coba lagi untuk memastikan apakah hipnotis harus diadopsi dalam pengaturan medis. Karena bagaimanapun juga efek pengobatan kanker masih jauh lebih berperan secara langsung ketimbang kekuatan hipnotis.

“Kita harus melakukan segala upaya untuk melindungi kesehatan mental anak pada waktu-waktu yang berat dalam hidup mereka. Penelitian kami menemukan bahwa hipnotis  berpotensi mengurangi kecemasan anak-anak,” kata Ford.

Menerapkan hipnotis dalam pengobatan penyakit

Melihat kondisi di atas, saat ini banyak orang mulai melirik hipnotis dengan harapan menjauhkan obat-obatan konvensional. Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan manfaat yang efektif dari terapi ini.

“Ada sebagian orang yang “kurang mempan” untuk dihipnotis. Orang-orang ini, entah beruntung atau tidak, susah untuk dihipnotis. Itulah sebabnya, mengapa pesulap memilih dulu orang yang mudah dihipnotis untuk dipanggil ke atas panggung,” kata dr. Karin.

Meski hipnotis disebut mampu membantu anak penderita kanker, namun sejumlah penelitian dibutuhkan untuk mematenkan metode pengobatan tersebut. Tapi setidaknya, kalangan medis menyetujui bahwa terapi hipnotis sedikit banyak membantu kelancaran pengobatan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar