Sukses

Bahaya Minuman Berlabel Sugar Free pada Kesehatan Gigi

Tahukah kamu, minuman dengan label sugar free alias bebas gula ternyata dapat menyebabkan masalah pada kesehatan gigi? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Kita sering melihat label sugar free atau bebas gula pada kemasan makanan, minuman, maupun produk susu. 

Namun sebenarnya, label bebas gula bukan berarti tidak mengandung kalori sama sekali, tetapi masih mengandung kurang dari 50 persen kalori dibanding gula biasa.

Produk yang berlabel sugar free mengandung zat pengganti gula, yaitu polyol atau yang sering ditulis sebagai xylitol. Zat ini sering digunakan untuk produk makanan pasien diabetes. Namun, terlalu banyak konsumsi zat ini bisa memicu gangguan pencernaan. 

Xylitol telah disetujui oleh U.S. Food and Drug Administration sebagai zat nonkariogenik, artinya tidak menimbulkan karies gigi sehingga dapat mengurangi terjadinya gigi berlubang. 

Lalu ada zat polyol lain yang lebih murah dan sering digunakan sebagai pemanis permen karet, yaitu sorbitol. Sorbitol ini masih dapat difermentasikan oleh bakteri menjadi zat asam, sehingga tetap bisa menimbulkan karies dan lubang pada gigi.

Di balik itu, minuman bebas gula ternyata menyimpan risiko lain yang berbahaya. Karena di dalamnya mengandung zat tambahan lain yang bersifat asam serta pengawet. Zat tambahan ini ternyata dapat menyebabkan masalah pada gigi.

Artikel Lainnya: Kurangi Gula demi Kesehatan Gigi Anak

Efek Buruk Minuman Berlabel Bebas Gula untuk Gigi

Berikut ini bahaya yang bisa timbul jika kamu sering mengonsumsi minuman bebas gula:

1. Gigi Keropos

Seperti yang telah dijelaskan, minuman berlabel  sugar free masih mengandung gula di dalamnya, yaitu gula alkohol alias polyol.

Gula alkohol memang dapat mengurangi risiko gigi berlubang. Akan tetapi, gula tersebut juga bisa mencetuskan keasaman di dalam mulut, sehingga dapat menyebabkan erosi email gigi. 

Jika keadaan ini berlangsung dalam waktu lama, risiko gigi keropos akan meningkat berlipat ganda.

Minuman bebas gula ini sangat berisiko tinggi dan membahayakan kesehatan gigi anak. 

Hal ini karena struktur gigi anak, termasuk lapisan email, belumlah sempurna, sehingga asam yang terbentuk akibat gula alkohol akan sangat mudah memicu erosi alias proses pengikisan gigi.

2. Tambalan Gigi Semakin Mudah Terlepas

Minuman bebas gula dengan label sugar free, apalagi yang mengandung soda, dapat mengurangi tingkat kekerasan permukaan email, dentin, termasuk permukaan tambalan gigi. 

Keadaan ini pada akhirnya membuat tambalan gigi semakin cepat “bocor” atau bahkan lepas.

Jika tambalan gigi terlepas dari tempatnya, risiko terjadinya gigi sensitif akan meningkat berlipat ganda. 

Bila sudah seperti ini, kamu akan sering mengalami keluhan gigi ngilu, khususnya saat mengonsumsi makanan panas, dingin, atau manis.

3. Tulang Keropos

Selain memberikan efek negatif bagi gigi, minuman bebas gula dengan label sugar free juga buruk untuk tulang. Terlebih bila minuman tersebut memiliki kandungan soda di dalamnya.

Perlu diketahui, minuman sugar free yang mengandung soda memiliki kandungan asam fosfor yang tinggi, sehingga rasanya cenderung asam. 

Rasa asam ini dapat membuat tulang kehilangan sejumlah kalsium secara perlahan. Jika terjadi dalam waktu lama, bukan tak mungkin kamu akan mengalami tulang keropos.

Artikel Lainnya: Gigi Goyang Pertanda Diabetes, Benarkah?

Bagaimana Solusinya?

Untuk mengurangi efek negatif akibat konsumsi minuman bebas gula atau sugar free, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

  • Konsumsi makanan dan minuman bebas gula ini saat waktu makan besar. Tindakan ini dapat membantu mengurangi serangan asam pada gigimu.
  • Minumlah langsung dengan cepat, agar minuman tidak menggenang di sekitar gigi. Atau, gunakan sedotan untuk memperkecil kontak minuman dengan gigi.
  • Setelah konsumsi minuman tersebut, minumlah susu atau makan keju untuk menetralkan keasamannya.
  • Kunyah permen karet bebas gula, agar air ludah terproduksi. Ini dapat membantu menetralkan keasaman di dalam mulut. Tapi jangan pilih rasa yang asam karena malah bisa merusak gigi.
  • Tunggu setidaknya satu jam setelah konsumsi minuman tersebut sebelum menyikat gigi. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu pada email gigi untuk kembali mengeras.
  • Sikat gigi menggunakan pasta gigi berfluoride setidaknya satu kali setelah konsumsi minuman tersebut. Pastikan kamu menyikat gigi dengan sikat gigi berbulu lembut.

Setelah memahami fakta medis di atas, diharapkan kamu tidak termakan dengan produk yang berlabel bebas gula atau sugar free. Kamu tak ingin kesehatan gigi dan anggota tubuh lainnya mengalami gangguan, bukan? 

Masih penasaran dengan topik ini? Kamu bisa tanya dokter online di KlikDokter untuk berkonsultasi. Dan jangan lupa, #JagaSehatmu dengan download aplikasi KlikDokter.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar