Sukses

Yakin Tidak Makan Garam Pasti Tidak Kena Hipertensi?

Penderita hipertensi sering disarankan mengurangi asupan garam. Namun, apakah tidak makan garam sudah pasti tidak kena hipertensi?

Klikdokter.com, Jakarta Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang umum ditemui. Hipertensi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena berbagai penyakit seperti jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan tekanan darah. Salah satunya adalah dengan membatasi asupan garam. Namun, apakah tidak makan garam sudah pasti tidak kena hipertensi?

Ternyata, jawabannya adalah tidak. Ini karena ada berbagai faktor lain yang turut berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan tekanan darah

Hipertensi adalah gangguan yang memiliki banyak penyebab. Berbagai faktor yang dapat memengaruhi terhadap terjadinya hipertensi antara lain:

  • Usia

Ternyata, semakin bertambahnya usia maka risiko Anda menderita hipertensi juga turut bertambah. Laki-laki berusia di atas 55 tahun dan wanita berusia di atas 65 tahun memiliki risiko menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Perbedaan usia ini dikarenakan wanita memiliki efek pelindung pembuluh darah pada hormon estrogen selama belum mengalami menopause.

  • Obesitas

Jika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, mungkin Anda perlu menurunkan berat badan segera. Berat badan yang berlebihan diketahui dapat meningkatkan risiko Anda mengalami hipertensi.

  • Stres

Jika Anda tergolong mudah stres psikologis atau tidak dapat mengelola stres dengan baik, waspadalah karena Anda punya risiko lebih tinggi untuk menderita hipertensi. Selain itu, seseorang dengan tingkat stres yang tergolong tinggi juga lebih berisiko terkena penyakit jantung.

  • Rokok

Merokok diketahui secara luas tidak membawa manfaat baik bagi kesehatan. Kebiasaan ini dapat menyebabkan lonjakan pada tekanan darah. Kandungan nikotin dalam rokok dapat memacu sistem saraf untuk melepaskan zat kimia yang dapat menyempitkan pembuluh darah dan berkontribusi terhadap terjadinya hipertensi.

  • Gangguan ginjal

Seseorang yang memiliki gangguan ginjal juga memiliki risiko mengalami hipertensi lebih besar, yang dikenal sebagai hipertensi renal. Gangguan ini disebabkan oleh penyempitan arteri yang menghantarkan darah ke ginjal.

  • Riwayat keluarga dengan hipertensi

Jika ada anggota keluarga yang memiliki hipertensi, maka Anda juga memiliki kemungkinan terkena hipertensi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena risiko ini dapat diturunkan dengan melakukan pola hidup sehat seperti pengaturan pola makan dan olahraga secara rutin.

1 dari 2 halaman

Tips untuk menjaga tekanan darah

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan risiko hipertensi, yaitu dengan menjaga tekanan darah. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa segera Anda terapkan.

  • Atur pola makan Anda

Penderita hipertensi disarankan tidak mengonsumsi makanan yang tinggi garam. Jumlah garam yang disarankan adalah kurang dari 6 gram. Panduan pola makan yang dapat Anda ikuti adalah diet rendah garam, yang populer dikenal sebagai DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension atau Panduan Diet untuk Mengendalikan Hipertensi).

Panduan diet DASH menekankan konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk olahan susu yang rendah lemak. DASH menganjurkan konsumsi ikan, unggas, produk olahan gandum, dan kacang-kacangan. Jenis-jenis makanan yang harus dikurangi atau dibatasi adalah daging merah, makanan manis, dan aneka minuman yang mengandung gula.

  • Olahraga secara teratur

Berolahraga adalah salah satu pilar utama dalam penanganan tekanan darah tinggi. Selain pola makan sehat yang rendah garam, olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Pilihlah olahraga aerobik seperti lari pagi atau berenang.

  • Hindari stres

Hindari stres piskologis dengan melakukan hobi atau apa pun aktivitas positif yang Anda senangi atau mendaftarkan diri ke kelas yoga.

Jika selama ini Anda mengira tidak makan garam sudah pasti tidak kena hipertensi, ini tidak benar. Faktanya ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya tekanan darah tinggi. Selain mengurangi asupan garam, lakukanlah pencegahan multidimensi seperti diet sehat rendah garam seperti DASH, berolahraga secara rutin, serta sebisa mungkin menjauhi diri dari stres untuk menurunkan risiko mengalami hipertensi. Untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol, akan lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi dengan dokter.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar