Sukses

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Vertigo Menyerang

Saat Anda terserang vertigo, aktivitas harian Anda bisa terancam. Supaya tidak memburuk, jangan lakukan hal-hal ini saat vertigo melanda.

Klikdokter.com, Jakarta Vertigo merupakan kondisi ketika seseorang merasakan pusing berputar atau lingkungan di sekitarnya seakan berputar. Vertigo terjadi akibat adanya gangguan di telinga bagian dalam atau kelainan pada sistem saraf. Jika pernah mengalami vertigo, tentunya Anda tahu bahwa kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan bisa dirasakan sangat menyiksa. Lantas, apa saja hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar vertigo tidak bertambah parah?

Serangan vertigo bervariasi. Anda bisa merasa pusing ringan berdurasi sebentar, hingga yang parah dan berlangsung lama. Jika Anda mengalami yang kedua, bisa dipastikan aktivitas harian akan terganggu karena Anda akan mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Penyebab vertigo

Vertigo bukanlah sebuah penyakit, tapi merupakan gejala berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang sering memberikan gejala vertigo antara lain benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), peradangan pada labirin telinga (labirinitis), penyakit Meniere, tumor otak, stroke, trauma di kepala, migrain, dan lain-lain.

Secara garis besar, vertigo dibagi menjadi dua macam: vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer merupakan vertigo yang disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam, sedangkan vertigo sentral disebabkan oleh gangguan pada lokasi yang lebih di atas seperti saraf telinga dan otak.

Vertigo perifer memiliki gejala yang lebih berat saat kambuh dan biasanya disertai gejala mual dan muntah, sedangkan vertigo sentral memiliki gejala yang lebih ringan tapi dari hari ke hari gejala tersebut semakin bertambah. Tingkat keparahan vertigo sentral lebih berat dibandingkan dengan vertigo perifer.

Ada beberapa hal yang dapat memicu kambuhnya vertigo, antara lain perubahan posisi tubuh atau kepala yang mendadak, peningkatan tekanan darah, gangguan elektrolit dalam darah, stres, dan kurang istirahat. Masing-masing jenis penyakit memiliki pencetus vertigo yang berbeda pula. Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa saja hal-hal yang biasanya mencetuskan vertigo, sehingga Anda dapat menghindarinya.

Saat dilanda vertigo, jangan lakukan empat hal ini

Sedangkan saat vertigo melanda, penting juga supaya Anda tidak melakukan hal-hal yang bisa memperparah vertigo. Hindari melakukan hal-hal di bawah ini:

  1. Berkendara

Menyetir mobil atau mengendarai motor saat sedang vertigo merupakan hal yang berbahaya. Bayangkan, harus menyetir saat kondisi pandangan berputar pastinya sulit untuk mengoordinasikan kemudi, sehingga ini sama saja dengan “mengundang” terjadinya kecelakaan lalu lintas.

  1. Hindari jenis makanan tertentu

Beberapa jenis makanan dapat membuat vertigo yang Anda alami kian parah. Makanan yang mengandung garam, minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh, serta cokelat dapat memperparah gejala vertigo karena dapat menyebabkan hipertensi. Selain itu, kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol juga dapat berkontribusi terhadap memburuknya gejala vertigo.

  1. Hindari jenis obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat-obatan ternyata justru dapat memperparah gejala vertigo, antara lain adalah obat-obatan penghilang nyari golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan aspirin. Selain itu, obat-obatan golongan steroid seperti prednison dan deksametason juga perlu dihindari karena keduanya dapat memicu terjadinya retensi cairan dan ketidakseimbangan elektrolit yang dapat membuat vertigo Anda lebih parah.

  1. Berenang dan melakukan olahraga berat

Berenang memang menyehatkan dan dianjurkan untuk dilakukan secara rutin, tapi tidak direkomendasikan saat Anda sedang mengalami vertigo. Begitu juga halnya dengan melakukan olahraga berat seperti lari. Ini karena lari membutuhkan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang baik.

Saat vertigo menyerang, jangan lakukan hal-hal yang disebutkan di atas. Lebih baik segera periksa ke klinik atau rumah sakit terdekat. Minum obat penghilang vertigo boleh saja saat Anda menuju klinik atau rumah sakit. Biasanya, dokter akan melakukan wawancara seputar gejala yang dialami, serta melakukan pemeriksaan. Jika diperlukan, Anda akan dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan tambahan jika frekuensi vertigo cukup sering, apalagi jika vertigo tak kunjung sembuh.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar