Sukses

Kecanduan 5 Makanan Ini Tunjukkan Kondisi Kesehatan Anda

Waspadalah, kecanduan makanan tertentu, dapat menunjukkan kondisi kesehatan Anda. Simak selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Ketika Anda menyukai jenis makanan tertentu, hal ini sebenarnya wajar saja. Ada orang yang menyukai makanan pedas, makanan yang manis, atau makanan yang gurih. Semua memiliki makanan favoritnya masing-masing. Namun, jika  rasa suka tersebut menjadi berlebihan bahkan tak terkendali, Anda harus waspada. Kecanduan pada jenis makanan tertentu, bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda yang sebenarnya.

Waspada kecanduan makanan ini

Faktanya, tak sedikit makanan yang sarat nutrisi ternyata dapat berdampak buruk seperti menimbulkan gangguan keseimbangan hormon. Dilansir dari laman Livestrong, kecanduan terhadap lima jenis makanan ini dapat menunjukkan kondisi kesehatan Anda. Apa saja?

1. Cokelat

Terkadang, ngidam makanan tertentu bisa menjadi tanda bahwa tubuh mengalami kekurangan sesuatu. Cokelat biasanya bukanlah sesuatu yang dibutuhkan tubuh, tetapi ketika hasrat ingin makan cokelat begitu besar, kemungkinan Anda kekurangan magnesium, kromium, dan vitamin B.

Jika Anda mengalami ini, berikan tubuh asupan mikronutrien dalam bentuk suplemen atau mengonsumsi dark chocolate guna memperoleh magnesium. Tak hanya itu, segenggam kacang almon mentah juga dapat memenuhi kebutuhan Anda karena kandungan kalsiumnya tinggi.

2. Gula

Ketagihan makan makanan manis dapat menjadi indikasi terjadinya kondisi gula darah rendah atau dehidrasi. Namun, jangan sampai Anda memanjakan diri dengan mengonsumsi banyak makanan tinggi gula, karena dapat merusak hormon dan metabolisme tubuh.

Sebelum mengonsumsi makanan manis, minumlah segelas air dan biarkan sistem tubuh Anda istirahat sejenak. Jika keinginan terus berlanjut, cobalah makan apel, jeruk, dan beberapa buah lainnya.

Berhati-hatilah karena kecanduan gula dapat membuat depresi saat sedang kekurangan. Jika Anda merasa sedih, temukan cara sehat untuk meningkatkan serotonin lewat serangkaian latihan fisik atau lakukan konsultasi dengan terapis profesional.

3. Makanan asin

Menurut ahli naturopati Megan Heimer kepada Livestrong, kecanduan makanan asin dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti gula berlebihan dalam diet, kekurangan sodium, atau terlalu banyak potasium.  Naturopati sendiri merupakan pengobatan untuk meningkatkan daya tahan dan mengembalikan sistem tubuh yang rusak dengan menggunakan bahan dari alam, seperti air, udara, dan sinar matahari.

Jika keinginan Anda untuk makan makanan asin dirasakan selama Anda mengalami stres, mungkin ini menunjukkan bahwa Anda butuh vitamin B yang baik untuk mengurangi keinginan makan makanan asin. Kecanduan terhadap makanan asin juga ditentukan oleh aktivitas dan kondisi saluran pencernaan Anda.

4. Makanan yang digoreng

Hasrat ingin makan makanan yang digoreng memuncak? Bisa jadi Anda sedang membutuhkan asupan asam lemak esensial. Alih-alih menyantap aneka makanan goreng yang kebanyakan tidak sehat, Anda dianjurkan untuk makan alpukat, sesendok kelapa, atau minyak zaitun.

Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung minyak sehat yang merupakan pilihan yang sangat baik. Anda juga bisa mengonsumsi ikan seperti salmon atau haring untuk mendapatkan asupan minyak ikan. Ingat, 60 persen otak adalah lemak dan tubuh Anda membutuhkan minyak untuk tetap sehat.

5. Daging merah

Keinginan untuk makan daging merah sering kali menunjukkan kondisi kekurangan protein, zat besi, dan asam amino atau fosfor. Kekurangan zat besi biasanya bertanggung jawab terhadap keinginan untuk makan makanan seperti steak atau makanan dari daging merah lainnya. Tetaplah waspada agar Anda tidak terlalu banyak makan daging merah.

Jika Anda kekurangan zat besi, konsumsilah makanan seperti buah-buahan kering, bit, kacang-kacangan, dan plum. Selain mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh, makanan-makanan tersebut lebih mudah dicerna ketimbang daging merah.

Nah, apakah Anda memiliki “kecanduan” terhadap satu atau bahkan beberapa jenis makanan yang disebutkan di atas? Jika ya, biasanya penyebabnya adalah kekurangan gizi tertentu. Penuhilah kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan bergizi, bukan hanya mengandalkan makanan kegemaran Anda. Kunjungi dokter atau ahli gizi terkait pemenuhan gizi yang sesuai dengan kondisi Anda.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar