Sukses

Penyebab Sering Sakit Kepala Saat Cuaca Terik dan Panas

Faktor cuaca dapat menyebabkan sakit kepala seperti migrain. Ketahui berbagai penyebabnya agar Anda lebih waspada.

Tinggal di negara tropis membuat Anda terpapar sinar matahari hampir sepanjang tahun. Pada periode tertentu, paparan sinar matahari bahkan dapat menimbulkan berbagai macam keluhan, salah satunya sakit kepala.

Sakit kepala dapat terasa seperti nyeri yang berdenyut di sekitar pelipis atau di area belakang kepala. Tergantung dari penyebabnya, sakit kepala akibat cuaca panas dapat berlanjut hingga nyeri yang lebih intens.

Apa saja, ya, pemicu sakit kepala di cuaca yang panas? Yuk, kenali berbagai penyebab kondisi ini.

1 dari 3 halaman

Penyebab Sakit Kepala Saat Cuaca Panas

Penyebab sakit kepala saat cuaca panas cukup beragam, di antaranya dehidrasi, polusi dari lingkungan, heat exhaustion, bahkan heat stroke. Berikut penjelasannya:

1. Dehidrasi

Sakit kepala yang dipicu oleh suhu panas dapat disebabkan oleh dehidrasi. Ketika Anda terpapar suhu panas dalam jangka waktu lama, tubuh akan membutuhkan lebih banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari keringat.

Nyeri kepala maupun migrain karena cuaca panas dapat terjadi sebagai akibat dari  ketidakseimbangan air dalam tubuh dan keadaan dehidrasi.

Artikel Lainnya: Ini Tanda Sakit Kepala Akibat Dehidrasi

2. Terpapar Suhu Panas

Paparan yang lama terhadap suhu tinggi dapat berbahaya bagi tubuh Anda. Pasalnya, terpapar sinar terik yang cukup lama akan meningkatkan risiko Anda mengalami heat exhaustion.

Kondisi ini terjadi ketika munculnya gejala berkeringat berlebih dan peningkatan detak jantung akibat suhu tubuh yang meningkat. Selain itu, heat exhaustion juga menjadi penyebab sakit kepala saat cuaca panas.

Heat exhaustion adalah salah satu dari tiga sindrom yang berhubungan dengan suhu panas. Jika ketiga sindrom diurutkan dari derajat ringan hingga paling parah, maka dapat berupa heat cramp, heat exhaustion, dan heat stroke

3. Cahaya yang Silau

Sering kali cahaya yang silau akan dapat memicu sakit kepala seperti migrain, terutama di siang hari yang terik. Memang, sudah dari sejak lama cahaya menyilaukan dikenal sebagai salah satu pemicu migrain.

Selain cahaya silau, migrain juga dapat disebabkan oleh adanya perubahan kadar hormon serotonin.

Nah, untuk menghindari migrain karena cahaya silau di cuaca panas, Anda dapat menggunakan kacamata hitam maupun topi saat bepergian ke luar rumah.

Artikel Lainnya: Kiat Cegah Heatstroke Saat Cuaca Panas

2 dari 3 halaman

Solusi untuk Sakit Kepala Saat Cuaca Panas

Apabila Anda sering mengalami sakit kepala ketika cuaca panas, lakukanlah beberapa tindakan pencegahan berikut ini:

  • Hindari Waktu di Luar Ruangan

Cara mengatasi sakit kepala saat cuaca panas dapat dilakukan dengan mengurangi waktu Anda di luar rumah. Apabila pekerjaan maupun hobi Anda sedang tidak mengharuskan untuk beraktivitas di luar, kurangi frekuensi Anda berada di luar.

  • Bawa Botol Air Saat Bepergian

Agar tidak lagi memiliki alasan untuk kehausan atau tidak mendapatkan akses terhadap cairan, bawalah botol air yang dapat Anda isi ulang. Pastikan setidaknya membawa botol sebesar 800 ml agar kebutuhan air putih Anda dalam sehari dapat dicicil.

Artikel Lainnya: Cuaca Panas Sebabkan Migrain? Lakukan Ini untuk Mengatasinya

  • Gunakan Proteksi

Manfaatkan pelindung dari paparan sinar matahari, seperti topi, kacamata hitam, maupun payung. Peralatan tersebut dapat membantu Anda terhindar dari sakit kepala yang dapat timbul akibat cuaca yang panas.

  • Lakukan Olahraga di Dalam Ruangan

Olahraga merupakan aktivitas menyehatkan untuk menjaga kebugaran tubuh. Meskipun begitu, bila Anda sangat sensitif terhadap suhu panas, lakukanlah aktivitas olahraga di dalam ruangan.

Berolahraga di dalam rumah ataupun gym tanpa paparan sinar matahari berlebih bisa menjadi solusi untuk Anda yang tidak mampu menerima suhu panas dalam durasi lama.

  • Konsumsi Obat Antinyeri

Apabila keluhan sakit kepala sudah dirasakan, cobalah gunakan minyak esensial lavender atau peppermint, es teh herbal, dan kompres dingin. Anda juga dapat menggunakan obat asetaminofen maupun ibuprofen sebagai antinyeri.

Perlu diingat bahwa suhu yang lebih tinggi dapat memengaruhi tubuh Anda. Jadi, pastikan Anda terhindar dari sakit kepala akibat cuaca panas dengan menerapkan beberapa pencegahan di atas.

Jika merasakan gejala lainnya seperti pusing, kepala terasa ringan, kram otot, dan mual, hentikan segala aktivitas dan beristirahatlah. Apabila sakit kepala tak kunjung reda dalam 1-2 jam, sebaiknya segera periksakan diri ke layanan kesehatan terdekat.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar