Sukses

5 Gejala Diabetes yang Harus Dikenali Wanita

Jangan salah, berbagai gejala diabetes di bawah ini juga harus dikenali para wanita. Catat dan ketahui faktanya sebagai berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Diabetes adalah penyakit metabolik yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar glukosa atau gula darah. Elemen tersebut amatlah vital bagi kesehatan karena merupakan sumber energi yang penting bagi sel-sel dan jaringan.

Kondisi diabetes pada umumnya dibagi menjadi beberapa, yaitu:

  • Diabetes tipe 1, di mana sistem daya tahan tubuh menyerang dan menghancurkan sel beta di pankreas yang memproduksi insulin.
  • Diabetes tipe 2, di mana sel beta di pankreas tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, atau sel-sel tubuh tidak menunjukkan respons terhadap insulin yang diproduksi.
  • Diabetes gestasional, yakni diabetes yang terjadi saat kehamilan.
  • Diabetes tipe lain, yang dapat timbul akibat kelainan hormon, imunologi, infeksi, atau genetik lainnya.

Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, sekitar 6,9 persen penduduk Indonesia dianggap mengalami diabetes. Angka ini terbilang menyedihkan dan menjadi tanda bahwa kita harus mewaspadai penyakit tersebut sejak dini.

Bagi Anda para kaum wanita, terdapat beberapa gejala diabetes yang mesti diwaspadai. Mengutip dari Prevention, berikut kelima tanda yang harus Anda perhatikan tersebut:

1. Infeksi saluran kemih

Jika Anda rentan terhadap infeksi saluran kemih, jangan panik. Namun jika terjadi peningkatan yang signifikan, hal itu mungkin bisa menjadi tanda diabetes.

Kadar gula darah tinggi menciptakan kondisi yang membuat infeksi ini lebih mungkin terjadi. Oleh karena itu, bila Anda merasa khawatir atas peningkatan infeksi yang berkaitan dengan alat kelamin, maka segera periksakan ke dokter.

2. Sering merasa haus

Orang dengan diabetes  digambarkan sering merasa sangat haus. Ketika kadar gula darah Anda tinggi, jumlah natrium dalam darah akan cenderung menurun.

Penelitian menunjukkan bahwa natrium membantu tubuh menahan air, sehingga penurunan sodium dalam darah dapat meningkatkan rasa haus. Air minum akan menyelesaikan masalah sementara. Tetapi jika Anda merasa lebih haus daripada biasanya, ini bisa jadi peringatan.

3. Gangguan penglihatan

Glukosa darah bisa masuk ke mata dan mengganggu daya penglihatan. Kondisi tersebut mampu membuat pandangan kabur dan berpikir mereka membutuhkan kacamata baru. Namun saat gula darah menurun, penglihatan kabur pun hilang.

Makanan yang mengandung karbohidrat seperti buah dan roti cenderung meningkatkan gula darah di antara penderita diabetes. Coba kurangi konsumsi gula sejenak, dan rasakan perbedaannya.

4. Buar air kecil terus-menerus

Gula darah yang tinggi menyebabkan penurunan natrium darah. Tubuh akan berjuang untuk tetap terhidrasi meskipun minum banyak air. Akibatnya, Anda menjadi lebih sering buang air kecil daripada biasanya.

5. Merasa lelah sepanjang waktu

Kelelahan berkepanjangan turut dikaitkan dengan tingkat hidrasi yang tidak memadai. Bahkan dehidrasi ringan saja dikaitkan dengan berbagai gejala yang tidak terlalu menyenangkan.

Perubahan besar dalam gula darah juga bisa menjelaskan kelelahan ini, menurut sebuah studi dari University of Illinois, Chicago. Studi itu juga menemukan masalah yang berhubungan dengan tidur seperti sindrom gelisah, kaki cenderung lebih tinggi, dan kondisi lainnya.

Mengatasi diabetes untuk wanita

Tanda lainnya seperti kehilangan fokus, rasa lapar yang luar biasa, hingga luka tak kunjung sembuh juga bisa terjadi. Menurut dr. Rio Aditya, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun lebih condong pada wanita.

“Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama berisiko mengalami diabetes. Diagnosis diabetes memang lebih banyak ditemukan pada laki-laki, namun obesitas lebih banyak ditemukan pada wanita,” katanya.

Sangat penting untuk melakukan pencegahan diabetes jika Anda memiliki faktor risiko diabetes. Misalnya, jika kelebihan berat badan atau mempunyai keluarga dengan riwayat diabetes.

Kenali 5 gejala diabetes yang biasa terjadi pada wanita, seperti diuraikan di atas! Terapkan pola hidup sehat sebagai kunci utama menjalani aktivitas sehari-hari. Konsumsilah makanan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, dan jaga berat badan tetap ideal.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar