Sukses

Berapa Hari Normalnya Demam Berlangsung?

Tak semua demam berbahaya. Yuk ketahui jenis demam yang tak perlu Anda khawatirkan, termasuk berapa hari normalnya demam berlangsung.

Klikdokter.com, Jakarta Demam merupakan salah satu keluhan yang membuat cemas kebanyakan orang. Tak hanya pada anak, orang dewasa yang mengalami demam umumnya buru-buru menelan obat atau segera mencari pertolongan ke dokter.

Sebelum membahas tentang demam lebih lanjut, Anda perlu mengetahui bahwa secara normal, suhu tubuh akan bervariasi sepanjang hari. Suhu tubuh pun sangat bergantung pada usia. Pada bayi dan anak-anak, suhu tubuh normalnya berkisar antara 36 sampai 37,5 derajat Celcius. Sedangkan pada orang dewasa suhu tubuh normal berkisar antara 35,5 hingga 37,5 derajat Celcius.

Anda tidak bisa mengatakan diri Anda mengalami demam hanya dengan cara meraba dahi dengan telapak tangan saja. Secara umum, seseorang dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuh yang diukur dengan termometer di ketiak atau telinga menunjukkan angka 38 derajat Celcius atau lebih.

Apakah ada demam yang normal?

Sebenarnya tak ada istilah “demam yang normal”. Demam merupakan reaksi tubuh dalam menghadapi zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Penyebab tersering demam adalah infeksi virus ringan, yang akan sembuh dengan sendirinya dalam 3-5 hari karena dilawan oleh sistem kekebalan tubuh Anda. Demam seperti ini tak perlu dikhawatirkan dan tak perlu membuat Anda memeriksakan diri ke dokter.

Berikut ini adalah ciri-cirinya:

  • Demam berlangsung selama kurang dari tiga hari
  • Aktivitas Anda relatif tidak terganggu
  • Anda tetap dapat makan dan minum dengan baik
  • Suhu tubuh tak sampai 40 derajat Celcius
  • Demam ringan yang terjadi setelah dilakukan imunisasi

Sementara itu, ada pula demam yang membahayakan dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Umumnya demam jenis ini disebabkan oleh infeksi virus yang berat (misalnya virus dengue) atau akibat infeksi bakteri.

Di bawah ini adalah tanda-tanda demam yang membahayakan:

  • Demam terjadi pada bayi yang berusia kurang dari 3 bulan, meskipun demamnya baru berlangsung selama satu hari
  • Demam terus-menerus selama tiga hari atau lebih
  • Demam mencapai suhu 40 derajat Celcius atau lebih
  • Demam tidak turun sama sekali meskipun sudah mengonsumsi obat penurun panas
  • Anda merasa sangat lemas dan tidak mampu makan dan minum dengan cukup

Jika Anda mengalami demam dan mendapati satu atau beberapa dari lima tanda demam yang berbahaya, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penanganan demam di rumah

Jika demam yang Anda alami bukanlah demam yang membahayakan, maka penanganan demam dapat Anda lakukan di rumah. Tujuan penanganan demamnya sendiri adalah untuk membuat diri Anda merasa nyaman.

Lakukan empat langkah ini untuk menangani demam di rumah:

1. Mengonsumsi obat penurun panas, dapat berupa parasetamol atau ibuprofen yang dijual bebas.

2. Perbanyak minum air putih, teh, atau kuah sup untuk memastikan kebutuhan cairan Anda tercukupi. Tanda pasti bahwa Anda telah mengonsumsi air yang cukup adalah air seni berwarna jernih dan Anda buang air kecil minimal empat jam sekali.

3. Mandi dengan air hangat juga dapat membantu menurunkan demam dan menciptakan rasa nyaman.

4. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu tebal karena jenis pakaian tersebut dapat mengakibatkan panas tertahan dalam tubuh, sehingga suhu tubuh malah bisa makin meningkat. Sebaiknya pakai pakaian  yang tidak terlalu tebal dengan bahan yang nyaman seperti katun.

Nah, dengan mengetahui tanda demam yang berbahaya dan yang tidak berbahaya, Anda diharapkan dapat melakukan langkah-langkah penanganan yang tepat saat Anda atau keluarga mengalami demam. Ingat, jangan buru-buru panik, ya!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar