Sukses

Begini “Tips Sehat” ala Presiden Donald Trump

Tidak usah banyak olahraga, yang penting bergerak. Itulah cara Presiden Donald Trump menjaga kesehatannya. Cukupkah?

Klikdokter.com, Jakarta Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, telah menginjak kepala tujuh. Sosok yang terlebih dahulu dikenal sebagai pengusaha kaya raya ini, telah memimpin Amerika Serikat selama hampir menginjak 2 tahun.

Dengan segala kesibukannya, Trump diketahui suka makan makanan cepat saji. Satu hal yang juga mengkhawatirkan, sejumlah kalangan menyebut bahwa dia malas berolahraga.

Dokter White House, Ronny Jackson, memaparkan bahwa Trump memiliki berat badan 108 kilogram. Sejumlah program kesehatan tengah diterapkan oleh Jackson guna memperbaiki bobot tubuh tersebut.

"Dia lebih antusias tentang bagian diet daripada bagian latihan, tapi kami akan melakukan keduanya," kata Jackson.

Sementara dalam kesempatan lain, Trump mengaku bahwa dirinya tak pernah mengabaikan kebiasaan olahraga. Enggan dikira pemalas, sang presiden mengatakan bahwa dia melakukan aktivitas seperti jalan sehat.

"Aku berolahraga dengan berjalan ke sana dan ke sini, kemudian berlari ke gedung sebelah. Aku sebenarnya berolahraga lebih dari yang disangka orang-orang,” kata Trump.

Pendapat Trump tentang olahraga

Meski memiliki berat badan mencapai seratus kilogram lebih, namun Trump tampak sehat-sehat saja. Ia mengutarakan pendapat bahwa segenap metode olahraga yang banyak dilakukan orang zaman sekarang terlalu rumit.

Bagi Trump, kunci kesehatan adalah tetap bergerak. Hal ini, sempat dia utarakan kepada Reuters. Oleh karena itu, Trump berpendapat bahwa olahraga yang dia lakukan cukup dengan aktif bergerak saat bekerja.

"Banyak orang pergi ke gym dan mereka akan berolahraga selama dua jam. Kemudian orang-orang itu beberapa tahun kemudian mengalami berbagai macam masalah pada persendian, lutut hingga pinggul menjelang usia tua. Sementara aku? Tidak,” kata Trump.

Meski Trump memiliki sikap yang berlawanan, namun olahraga masih tetap baik dan relevan untuk Anda lakukan. Dilansir dari CNN, orang-orang yang berolahraga selama 4-7 kali seminggu berada pada peningkatan risiko penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Tentu saja, temuan penelitian itu tidak berlaku untuk Trump yang tidak pernah berolahraga setiap hari—selain “berjalan ke sana-sini” dan berolahraga golf. Saat berpindah dari lubang ke lubang, Trump juga menaiki mobil khusus lapangan golf.

Tips sehat pegawai kantoran

Presiden Donald Trump dan Anda yang merupakan pegawai kantoran, mungkin memiliki aktivitas serupa: duduk seharian, berpindah sana-sini dan itupun tak sesering yang dibayangkan. Oleh karena itu, biasakan rutin bergerak bahkan olahraga jika waktu memungkinkan.

Jika pekerjaan mengharuskan Anda untuk selalu di balik meja, Anda bisa tetap melakukan olahraga sederhana. Berdasarkan penjelasan dr. Nadia Octavia, begini caranya.

“Duduk tegak dengan kedua kaki menapak di lantai, tarik perut ke arah dalam. Angkat kaki kanan Anda lalu turunkan. Ulangi pada kaki sebelahnya. Lakukan gerakan seperti menjejakkan kaki di tanah. Ulangi selama 30 kali,” kata dr. Nadia.

Jalan ke sana-sini yang dilakukan Trump pun sebetulnya bisa menjadi rujukan yang baik untuk tetap sehat di kantor. Namun yang mesti dipertimbangkan, sesering apa ia melakukan hal tersebut?

“Anda harus ke lantai atas kantor? Gunakan tangga ketimbang lift. Anda lebih suka berdiskusi lewat email atau WhatsApp dengan rekan kerja? Sekarang, cobalah hampiri meja kerja mereka setiap kali akan berdiskusi. Pekerjaan mengharuskan Anda banyak menelepon kolega sepanjang hari? Usahakan untuk melakukannya sambil berjalan ketimbang duduk. Ingin makan siang? Lupakan office boy. Kali ini, pergilah dan beli sendiri makan siang Anda,” ujar dr. Nadia.

Peninjauan tahunan terkait fisik Presiden Donald Trump yang dilakukan oleh Jackson beberapa waktu lalu menunjukkan kondisi seseorang yang memang jarang berolahraga. Namun saat ini, pihak medis White House tengah berusaha memperbaiki hal tersebut demi kesehatan sang presiden.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar