Sukses

Efektivitas Diet DASH Untuk Penderita Hipertensi

Dengan diet DASH, tekanan darah penderita hipertensi dapat mengalami penurunan yang signifikan. Simak penjelasannya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah seseorang berada di atas nilai normal. Nilai normal yang dimaksud adalah 140/90 mmHg. Kondisi ini mengakibatkan jantung harus bekerja lebih keras agar dapat memompa darah ke seluruh anggota tubuh. Diet DASH pun disebut-sebut sebagai salah satu cara mengatasinya.

Gejala penyakit hipertensi sering tidak khas, bahkan tidak menunjukkan gejala sama sekali. Itulah sebabnya hipertensi juga sering disebut silent killer. Penyakit ini baru nampak ketika komplikasinya sudah muncul, seperti stroke, gangguan jantung, dan gangguan ginjal.

Karena berbagai komplikasi yang dapat ditimbulkannya, setiap penderita hipertensi perlu melakukan kontrol rutin dan pengobatan hipertensi. Pengobatan tersebut meliputi perubahan pola hidup dan konsumsi obat-obatan berdasarkan anjuran dokter. Perubahan pola hidup meliputi aktivitas fisik rutin dan pola makan sehat.

Manfaat diet DASH untuk hipertensi

Salah satu jenis pola makan yang dianjurkan bagi penderita hipertensi adalah diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet ini identik dengan pola makan tinggi serat, tinggi protein, rendah lemak jenuh, kolesterol, natrium, dan gula. Pola diet ini telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi melalui sebuah penelitian yang hasilnya dimuat dalam jurnal Hypertension.

Sekelompok subjek dalam penelitian tersebut menjalankan diet DASH selama delapan minggu dan di akhir penelitian terdapat penurunan tekanan darah diastolik pada mereka yang sebelumnya mengalami prehipertensi dan hipertensi stadium 1. Selain penelitian tersebut, masih banyak penelitian lain yang menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Fakta itulah yang membuat berbagai organisasi kesehatan, termasuk American Heart Association (AHA) menganjurkan para penderita hipertensi untuk melakukan diet DASH sebagai salah satu bagian dalam perubahan pola hidup. Diet DASH juga rupanya memiliki manfaat lain yang lebih luas, diantaranya adalah:

  • Menurunkan risiko terkena penyakit diabetes mellitus.
  • Menjaga kesehatan ginjal dan menurunkan risiko penyakit ginjal kronik, pada mereka yang baru memiliki risiko.
  • Mengurangi kadar kolesterol, baik pada penderita kolesterol tinggi maupun tidak.
  • Membantu mengurangi gejala berbagai penyakit saluran cerna, seperti penyakit celiac.
  • Membantu menurunkan berat badan pada penderita obesitas atau orang yang kelebihan berat badan.

Selain manfaat medis di atas, diet DASH juga rupanya bermanfaat bagi kesehatan jiwa. Diet DASH terbukti dapat menurunkan risiko depresi dan mengurangi gejala utama pada penderita depresi.

Sampai sejauh ini, masih belum ada teori jelas yang menerangkan mekanisme hal tersebut, namun diperkirakan pola makan sehat akan meningkatkan hormon endorfin yang membuat seseorang merasa nyaman dan senang. Hal tersebut akhirnya mengurangi risiko depresi.

Kiat memulai diet DASH

Inti dari pola makan diet DASH adalah tinggi protein dan serat, rendah gula, garam, dan lemak jenuh. Pola makan seperti ini sering menimbulkan ketakutan bagi banyak orang yang akhirnya membuat gagal saat melakukannya. Berikut adalah beberapa kiat yang dapat Anda terapkan saat berencana memulai diet DASH:

● Mulai secara bertahap

Bila Anda langsung melakukan diet secara ketat, tubuh tentu akan “kaget”. Karena itu Anda harus memberikan tubuh waktu beradaptasi terlebih dahulu. Mulailah dengan membatasi garam hanya sebanyak 1 sendok teh dalam sehari. Lakukan hal tersebut selama satu hingga dua minggu.

Kemudian, kurangi lagi hingga setengah sendok dan lakukan selama satu minggu berikutnya. Terapkan hal tersebut hingga tubuh Anda terbiasa mengonsumsi makanan dengan jumlah garam yang sedikit. Begitu pula dengan gula dan lemak.

● Selalu sertakan sayur dan buah

Jadikan sayur dan buah sebagai sahabat Anda. Usahakan ada satu porsi sayur saat makan siang dan makan malam. Pilihlah potongan buah segar sebagai camilan Anda.

● Hindari makanan berpengawet

Makanan berpengawet cenderung mengandung gula dan garam yang tinggi. Hindarilah makanan seperti ini. Kalaupun Anda ingin mengonsumsinya, pilihlah yang kandungan gula dan garamnya sedikit atau yang memiliki rasa tawar (plain).

● Cermat memilih sumber protein

Anda dapat mengonsumsi sumber protein seperti kacang-kacangan, tahu, atau tempe. Bila Anda ingin mengonsumsi daging, pilihlah daging putih seperti ayam atau bagian daging sapi yang sedikit lemaknya, seperti bagian has. Perbanyak konsumsi ikan. Kandungan lemak tak jenuh dan omega-3 di dalamnya bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Sejatinya, diet DASH tidak mengharuskan Anda untuk menghindari jenis makanan tertentu, melainkan menambahkan makanan sehat pada menu harian. Bila Anda melakukannya dengan pola pikir demikian, niscaya diet ini tidak akan terasa berat dan membawa dampak positif bagi tubuh Anda, terutama para penderita hipertensi.

[NP/ RVS]

2 Komentar

  • Pakayam Ayam

    bagaimana cara ngatasi perut buncit biar gk buncit

  • Azazil

    duh neng, pengen hidup sehat aja ribet, makan aja makanan yg halal lg lezat, intinya jika anda makan tidak secara berlebihan, sering berpuasa saya jamin hidup anda akan lebih sehat.