Sukses

Ini Pentingnya Vaksin Campak untuk Penonton Piala Dunia

Menjelang Piala Dunia 2018, penting bagi para penonton di stadion untuk menerima vaksin campak. Simak fakta selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Piala Dunia 2018 bakal berlangsung selama sebulan per tanggal 14 Juni 2018 mendatang. Sang tuan rumah, Rusia, bersama 31 negara lainnya akan bertanding merebutkan kursi juara dari ajang kompetisi yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali tersebut.

Penggemar sepak bola yang datang langsung ke Rusia untuk menonton pertandingan tentu akan melihat deretan pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan lain-lain. Bakal banyak pengunjung dari sejumlah negara yang datang, sehingga mereka harus mewaspadai wabah campak yang terjadi di Eropa, termasuk Rusia.

Campak adalah penyakit yang sangat menular dan berpotensi mematikan. Virus ini biasanya menyebar melalui pernapasan atau batuk. Dilansir dari CNN, salah satu petinggi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Robb Butler, telah melihat penyebaran wabah ini selama 10 tahun ke belakang.

"Selama satu dekade terakhir, kita sudah pasti melihat kebangkitan penyakit yang bisa dicegah oleh vaksin di kawasan Eropa, dan campak adalah salah satunya. Pada tahun 2017, kami mengalami peningkatan empat kali lipat dan tampaknya akan berlanjut hingga 2018," ungkap Butler.

Untuk diketahui, lebih dari 20.000 orang di seluruh Eropa terinfeksi virus tersebut pada tahun 2017. Sebanyak 35 orang yang terinfeksi berakhir pada kondisi mengerikan, yaitu kematian. Menurut data, Negara yang paling terpukul atas insiden tersebut adalah Rumania dan Ukraina.

Melirik wabah campak di rusia

Rusia sangat terpengaruh oleh wabah baru-baru ini, dengan lebih dari 800 kasus dilaporkan pada 2018. Menurut Butler, tidak ada kematian terkait campak di Rusia pada tahun ini.

"Kami turut memantau campak yang menyebar di Rusia dan itu benar-benar menekankan tentang pentingnya kerentanan tubuh Anda jika tidak mendapatkan vaksin,” kata Butler.

Mengetahui hal tersebut, Anda yang hendak pergi ke Rusia untuk menyaksikan Piala Dunia 2018 diimbau untuk menerima setidaknya dua dosis vaksin campak. Mewakili WHO, Butler menganjurkan hal tersebut.

“Pada perhelatan Piala Dunia nanti, kami memiliki negara-negara endemik campak dan banyak juga negara yang baru-baru ini mengalami wabah skala besar seperti Jerman dan Brasil. Jadi sangat penting bahwa individu memeriksa status mereka sebelum mereka melakukan perjalanan," katanya.

Mencegah paparan campak

Berdasarkan data yang dirilis WHO, gejala campak meliputi hidung berair, demam tinggi, radang mata, dan ruam di wajah yang menyebar ke seluruh tubuh. Komplikasi seperti kebutaan, peradangan otak, bahkan kematian, dapat terjadi pada sekitar 30% kasus.

Sebagai penanganan, dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter menjelaskan bahwa campak dapat diobati dengan cara:

  • Pemberian infus pada pasien campak dapat dipertimbangkan bila dinilai terjadi dehidrasi yang berat, terdapat kesulitan untuk mendapatkan asupan, atau demam tinggi terus-menerus yang dapat mengakibatkan dehidrasi.
  • Pemberian obat sesuai gejala. Misalnya, obat antipiretik untuk keluhan demam, obat pereda batuk untuk keluhan batuk, obat pereda pilek untuk keluhan pilek dan hidung tersumbat, dan obat antimual untuk keluhan mual.
  • Pemberian suplementasi vitamin A, terutama pada pasien dengan defisiensi vitamin A.

Bila Anda berencana ingin menonton Piala Dunia 2018 secara langsung di Rusia, maka penting bagi Anda untuk melakukan vaksinasi campak. Anda tak ingin menyaksikan kemenangan tim favorit sambil berbaring di rumah sakit, bukan?

[NB/ RVS]

1 Komentar