Sukses

Bakar Kalori Setelah Lebaran dengan 6 Olahraga Ini

Lemak menumpuk setelah Lebaran? Jangan khawatir. Bakar kalori tersebut dengan melakukan berbagai olahraga sebagai berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Hidangan Lebaran agaknya identik dengan sesuatu yang penuh lemak  dan tinggi kalori seperti opor ayam, ketupat, daging sapi, minuman manis, dan lain-lain. Bisa jadi, berat badan Anda meningkat drastis setelah mengonsumsi kudapan ini selama dua hari berturut-turut.

Meski demikian, Anda tak perlu khawatir. Sejumlah cara dapat mengatasi kondisi tersebut. Sesuai dengan pemaparan dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter, Anda bisa melakukan aktivitas olahraga untuk membakar kalori.

“Olahraga merupakan kegiatan yang wajib untuk dilakukan agar tubuh sehat dan menjaga berat badan tetap ideal. Namun, tidak sedikit orang yang jarang berolahraga dengan alasan tidak ada waktu lantaran pekerjaan, keluarga dan kewajiban sosial,” kata dr. Jesslyn.

Meski rasa malas kerap melanda, Anda mesti berjuang untuk menyisihkan waktu tersebut. Tentunya, memilih olahraga yang tepat dalam waktu yang singkat agar efektif adalah keinginan semua orang.

Olahraga apa saja yang cocok untuk membakar kalori setelah Lebaran? Simak jenis-jenis yang dianjurkan dr. Jesslyn sebagai berikut:

1. Lari

Lari dengan kecepatan 12 km per jam akan membakar kalori paling banyak. Hampir 1000 kalori per jam yang dibakar ketika Anda berlari. Bila Anda mulai lelah, cobalah untuk berlari cepat pada interval 2 menit dan berganti dengan 1 menit joging.

2. Berenang

Berenang adalah olahraga yang juga membakar banyak kalori. Pasalnya, seluruh anggota tubuh Anda bergerak ketika berenang. Rata-rata kalori yang terbakar per jam ketika berenang adalah 600 hingga 900 kalori, tergantung gayanya. Gaya yang paling banyak membakar kalori adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung dan gaya dada.

3. Bersepeda

Bersepeda merupakan olahraga yang menyenangkan dan membakar banyak kalori. Jumlah kalori yang terbakar tergantung dari kecepatan Anda bersepeda.

Ketika bersepeda dengan kecepatan 22 km per jam, Anda dapat membakar 500 hingga 700 kalori setiap jam. Semakin cepat mengayuh sepeda, maka kalori yang terbakar akan semakin banyak.

4. Boxing

Tinju atau boxing adalah olahraga yang intens. Membutuhkan gerakan konstan dan energi yang dikeluarkan pada lawan Anda. Tinju dapat membakar 550 hingga 800 kalori per jam dan efektif untuk menurunkan berat badan.

5. Lompat tali

Jangan menganggap remeh olahraga lompat tali. Meski terlihat tidak membutuhkan usaha, lompat tali adalah olahraga dengan intensitas tinggi. Banyak orang yang hanya bertahan melakukan lompat tali untuk beberapa menit.

Jumlah kalori yang terbakar dalam waktu 30 menit adalah 400 kalori. Namun,bila sulit untuk melakukan lompat tali dalam waktu yang lama, Anda dapat melakukannya secara interval dengan joging di tempat.

6. Olahraga tim

Olahraga permainan tim seperti sepak bola, basket, tenis dan lain-lain juga membakar kalori secara efektif. Sepak bola dapat membakar kalori hingga 1000 per jam, hal ini dikarenakan seringnya kegiatan berlari mengejar bola.

Basket dan tenis misalnya, dapat membakar kalori hingga 700 per jam. Beberapa jenis olahraga ini populer dilakukan oleh kalangan tertentu, misalnya remaja dan anak muda lainnya.

Pada intinya, aktivitas yang menggunakan lebih banyak otot dan melibatkan beban berat akan membakar kalori dalam jumlah besar. Semakin tinggi intensitasnya, semakin banyak pula lemak dalam tubuh Anda yang terbuang.

“Jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga tergantung dari intensitas, otot yang terlibat dan berapa lama olahraga tersebut dilakukan. Jadi, lakukanlah olahraga dengan cara benar agar efektif membakar kalori Anda,” kata dr. jesslyn.

Jangan biarkan lemak dalam tubuh Anda mengendap! Lakukan sederet olah raga di atas demi membakar kalori dalam tubuh Anda usai Lebaran.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar