Sukses

Tips Bebas Mabuk Udara Saat Naik Pesawat

Mabuk udara memang bikin serba tak nyaman. Lalu bagaimana cara mencegah kondisi ini saat naik pesawat?

Klikdokter.com, Jakarta Naik pesawat bukanlah hal yang menyenangkan untuk beberapa orang. Ada yang alasannya karena takut ketinggian atau sering mengalami mabuk udara. Walaupun perjalanan yang ditempuh mungkin tak terlalu lama, tapi pada beberapa orang, berada di atas udara memang bisa membangkitkan rasa mual.

Mabuk perjalanan memang bikin serba tidak nyaman. Terlebih lagi jika terjadi di udara karena Anda tidak bisa serta-merta turun dari pesawat. Berbeda halnya jika mabuk darat, karena Anda tinggal membuka kaca mobil atau berhenti di suatu tempat untuk meredakan keluhan.

Penyebab dan gejala mabuk udara

Mabuk udara terjadi ketika koordinasi mata dan sistem vestibular di telinga dalam tidak bekerja selaras dalam mengirimkan informasi ke otak. Misalnya, saat Anda duduk dalam pesawat, mata akan mengirimkan informasi ke otak bahwa saat ini Anda sedang bergerak dengan kecepatan tinggi.

Akan tetapi, sistem vestibular akan memberikan informasi yang berbeda ke otak. Sistem vestibular memberikan tanda bahwa Anda sedang duduk dan terdiam. Ketidakcocokan kedua hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan mabuk udara saat naik pesawat.

Setiap orang memiliki gejala mabuk udara yang berbeda-beda. Namun yang paling umum dirasakan adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Kelelahan
  • Panas dingin
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Dalam kasus yang parah, bisa terjadi disorientasi

Cara mengatasi mabuk udara

Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah maupun mengatasi mabuk udara:

1. Makanlah makanan ringan sebelum terbang

Mungkin Anda berpikir kalau terbang dengan perut kosong akan mencegah datangnya mual. Ini sebenarnya salah kaprah, karena tidak makan justru dapat membuat keluhan makin berat.

Sebelum naik pesawat, pilihlah makanan ringan yang sehat seperti sayur, buah, atau biskuit. Jangan makan terlalu banyak karena dapat memperburuk gejala mabuk udara. Hindari juga minuman berkafein seperti kopi dan teh, alkohol, serta minuman bersoda.

2. Pilih tempat duduk yang tepat

Saat Anda terbang di siang hari, sebaiknya pilih tempat duduk dekat jendela yang bisa mengalihkan pikiran ke hal-hal lain (karena dapat melihat keadaan di sekitar). Namun jika Anda terbang di saat matahari sudah terbenam, pilihlah tempat duduk dekat di bagian tengah dekat sayap untuk mengurangi gerakan saat pesawat berbelok ke kanan atau ke kiri.  

3. Hindari membaca dalam pesawat

Jangan membaca dalam pesawat jika Anda memiliki kecenderungan mabuk udara. Melihat buku atau tablet dengan menundukkan kepala dapat memperburuk keluhan mual yang Anda alami. Sesekali membaca sebenarnya tidak masalah, tapi Anda juga perlu melihat keluar jendela dan tidak terpaku dengan buku atau tablet.

4. Kunyah permen karet rasa mint

Tahukah Anda bahwa gerakan mengunyah akan merangsang pencernaan dan membuat rileks? Cita rasa mint juga memiliki efek menenangkan pada lambung, mengurangi rasa mual, dan mencegah gangguan pencernaan. Supaya tidak mabuk udara, Anda juga dapat mengambil napas lambat dan dalam untuk menenangkan diri dan berusaha untuk tidur.

5. Obat antimual dan pengobatan alami lain

Ada berbagai obat yang umum digunakan dan dijual bebas untuk mabuk udara, termasuk antihistamin sedatif, yang harus Anda konsumsi setengah jam sebelum penerbangan. Jika ingin pengobatan yang lebih alami, Anda dapat memilih jahe sebagai solusi efektif karena memiliki efek antimual. 

Jika Anda kerap mengalami mabuk udara saat bepergian dengan naik pesawat, kelima tips di atas bisa membantu untuk memerangi kondisi tersebut. Dengan begitu, Anda bisa menikmati perjalanan tanpa keluhan mual atau gejala lainnya yang mengganggu.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar