Sukses

Broccoli Latte, Cara Enak Makan Sayur

Benci sayur, tapi tak mau kekurangan nutrisi? Mungkin Anda bisa mencoba broccoli latte.

Klikdokter.com, Jakarta Anda tidak salah dengar. Broccoli latte ini memang minuman campuran brokoli dan kopi. Bagi Anda yang tak suka sayur, mungkin dapat mencobanya sebagai salah satu cara untuk memenuhi asupan sayur.

Broccoli latte telah tersedia di Commonfolk Coffee, Australia, yang merupakan kafe pertama yang bereksperimen dengan minuman unik ini.

Dilansir New York Post, kafe tersebut menggunakan bubuk yang dikembangkan oleh ilmuwan-ilmuwan Australia dari Hort Innovation dan CSIRO. Mereka menyulap brokoli-brokoli jelek yang ditolak swalayan ke dalam bentuk bubuk.

Bukan sekadar bubuk biasa tentunya, melainkan dibuat dari 100% brokoli utuh. Ya, benar-benar seratus persen. Proses produksinya juga diperhitungkan sehingga dapat mempertahankan warna alami, rasa, dan komposisi nutrisi dari sayuran segar.

Selain kopi, John Llyod sebagai CEO Hort Innovation mengatakan bubuk tersebut dapat digunakan untuk smoothies, sup, dan bahan kue.

“Penelitian menunjukkan orang Australia rata-rata kurang asupan sayur dalam sehari, dan pilihan seperti bubuk brokoli dapat membantu mengatasi masalah ini,” lanjut Llyod.

Selain itu, dua sendok bubuk brokoli dikatakan setara dengan lima porsi sayuran. Ini jelas dapat memenuhi asupan harian sayur yang disarankan oleh para ahli kesehatan.

Manfaat Brokoli

Brokoli sering disebut sebagai superfood. Tak heran, sayuran ini sangat tinggi nutrisi seperti serat, vitamin C, vitamin K, besi dan potasium. Brokoli juga menyimpan lebih banyak protein dibanding sayur lainnya.

Anda dapat mengonsumsi brokoli dengan cara mentah maupun matang. Namun, peneliti baru-baru ini menunjukkan bahwa metode pengukusan dapat menyajikan manfaat yang lebih.

Di samping itu, banyak studi memperlihatkan bahwa konsumsi sayuran seperti brokoli dapat menurunkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut kebaikan brokoli untuk jantung hingga tulang Anda:

  • Menjaga organ jantung

Studi dari Nutrition Research menemukan bahwa mengonsumsi brokoli kukus secara rutin dapat menurunkan jumlah total kolesterol dalam tubuh. Hal ini kemudian berpengaruh pada menyusutnya risiko penyakit kardiovaskular.

  • Menurunkan risiko alergi dan peradangan

Brokoli kaya akan kaempferol, senyawa yang dapat mengurangi efek alergi pada tubuh. Selain itu, brokoli juga mengandung sulforafan yang dikenal sebagai anti peradangan. Karena ini brokoli dapat membantu penderita artritis dengan menghalangi enzim penyebab kerusakan sendi dan peradangan.

  • Membantu mencegah kanker

Penelitian-penelitian observasional menunjukkan bahwa asupan brokoli berkaitan dengan menurunnya risiko kanker. Komponen isothiocyanates dalam brokoli disebutkan dapat memangkas stres oksidatif, menstimulasi sistem imun, dan meredam perkembangan kanker.

  • Menguatkan tulang

Vitamin K yang ada pada brokoli berguna untuk kesehatan tulang. Menurut bukti ilmiah, vitamin K dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mengurangi tingkat patah tulang pada mereka yang memiliki osteoporosis.

  • Awet muda

Karena tinggi vitamin C, yang merupakan antioksidan, brokoli juga baik untuk kesehatan kulit. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang bertanggung jawab untuk keriput di wajah. Tak heran jika makan brokoli secara rutin dapat membuat kulit lebih awet muda.

Mungkin Anda belum bisa menemukan broccoli latte di kafe-kafe terdekat untuk sekarang-sekarang ini. Tapi jika Anda ingin lebih menyukai sayur, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat jus brokoli yang dicampur dengan buah-buahan agar rasanya lebih enak. Yuk, makan sayur-sayuran lebih banyak lagi!

[RH]

0 Komentar

Belum ada komentar