Sukses

Sebelum Mudik, Siapkan Nomor Telepon Penting Ini!

Berikut adalah daftar nomor telepon penting yang harus Anda catat dan simpan, sebagai salah satu langkah antisipasi dalam perjalanan mudik.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda para pemudik Lebaran tahun ini, lakukan segala persiapan dengan teliti. Selain tiket, kondisi kesehatan, dan kelayakan kendaraan (jika mudik dengan kendaraan pribadi), lebih baik lagi jika Anda menyimpan nomor penting yang bisa dihubungi saat Anda butuh bantuan.

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga jika terjadi hal darurat selama perjalanan mudik.

“Selain mempersiapkan barang bawaan, akan lebih baik lagi jika Anda turut mempersiapkan daftar nomor penting supaya ketika sesuatu hal yang tak terduga terjadi, Anda tahu harus menghubungi siapa,” ujar dr. Dyan.

Perjalanan mudik memang sangat dinanti dan diselimuti rasa kebahagiaan. Namun, tetap saja Anda sebaiknya tidak mengabaikan daftar nomor penting ini.

Daftar nomor telepon darurat terkini

Sebagai antisipasi sebelum mudik, silakan catat dan simpan nomot telepon darurat di bawah ini.

● Polisi: 110

  • Polisi (piket) (021) 525-0110 / 510-110
  • Polda Metro Jaya (021) 570-9261

● Pemadam kebakaran: 113

● Ambulans: 118

● Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP, sebelumnya dikenal sebagai Badan SAR): 115

● Keracunan: (021) 4250767 atau (021) 4227875

● Pusat Pengendali Lalu Lintas Nasional Kepolisian Republik Indonesia (lebih dikenal dengan NTMC Lalu Lintas Polri: (021) 500669

● Informasi jalan tol:

  • Jasa Marga dan Fasilitas Derek jalan tol: (021) 80880123, atau (021) 80883210
  • SMS Center Info Jalan Tol: 0813 8006 8000
  • Tol Jakarta–Bandung: (021) 80880123, Tol Semarang: (024) 7607777
  • Tol Surabaya (031) 7879999 atau (0310) 7878080
  • Tol Surabaya–Gempol: (031) 5624444
  • Tol Belmera: (061) 6611701
  • Tol Palikanci: (0231) 484268

Sudah mencatat atau menyimpan daftar nomor telepon penting di atas? Jika sudah, persiapan mudik Anda jadi semakin matang. Selain itu, simpan juga nomor telepon keluarga tempat tujuan mudik, sehingga jika terjadi suatu hal atau mengalami kendala tertentu, setidaknya keluarga atau kerabat dapat diinformasikan sehingga mereka pun dapat memberikan bantuan jika dibutuhkan.

Etika saat menghubungi nomor telepon darurat

Setelah mengetahui nomor telepon penting, dr. Dyan juga ingin Anda mengetahui etika saat menghubungi nomor telepon darurat, demi kelancaran penerimaan informasi dan respons bantuan. Poin-poin yang perlu Anda informasikan antara lain:

  1. Identitas pelapor
  2. Memberitahu nomor telepon yang bisa dihubungi kembali
  3. Area spesifik tempat kejadian berlangsung, misalnya kilometer (KM) berapa, dekat restoran atau pom bensin apa, atau tempat terdekat mana pun yang bisa dijadikan patokan
  4. Kondisi kejadian
  5. Jumlah dan kondisi korban (jika ada)
  6. Bantuan tambahan yang dibutuhkan, misalnya evakuasi udara

Informasi-informasi di atas yang disampaikan dengan baik akan sangat membantu penerima telepon untuk memberikan respons bantuan yang sesuai dan tepat sasaran.

Mudik memang menyenangkan, tapi sering kali proses dan medannya dapat terasa berat. Oleh karena itu, kondisi tubuh Anda dan keluarga harus sehat dan bugar. Beristirahatlah dengan cukup, serta tetap terapkan pola makan yang sehat. Selain itu, cari tahu informasi selengkap-lengkapnya mengenai rute perjalanan atau kondisi jalanan supaya Anda dapat melakukan langkah antisipasi atau mencari rute alternatif. 

Bawalah barang seperlunya dan pastikan kendaraan atau apa pun moda transportasi yang Anda pilih memiliki tempat yang cukup agar Anda mudik terasa nyaman. Selamat melakukan perjalanan mudik dan jangan lupa untuk mencatat nomor telepon darurat yang disebutkan di atas. Selamat mudik!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar