Sukses

Bolehkah Bayi Belum Tumbuh Gigi Diberi MPASI?

Terkadang, para ibu ingin memberikan anaknya MPASI meski belum tumbuh gigi. Namun, amankah bagi bayi?

Klikdokter.com, Jakarta Setelah usia bayi menginjak 6 bulan, selesai sudah masa ASI eksklusifnya dan bayipun mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Namun bila si Kecil belum tumbuh gigi, Anda dapat mengetahui penjelasannya di sini.

Dengan ditambahkannya variasi makanan di dalam menu si Kecil, maka mulai ada pergerakan dari gigi dan rahangnya. Seperti yang Anda ketahui bahwa gigi susu pertama kali tumbuh pada usia 6-10 bulan, yaitu 2 gigi seri tengah (central incisor) pada rahang bawah.

Pada usia tersebut, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada World Health Assembly tahun 2001 menyatakan ASI eksklusif sudah boleh diakhiri. Meski demikian, bukan berarti usia 6 bulan merupakan patokan mutlak si Kecil mulai diberikan MPASI.

Jika dihubungkan dengan tumbuhnya gigi, kecepatan pertumbuhan gigi setiap anak berbeda-beda. Terkadang sampai 7 bulan anak bisa saja belum tumbuh gigi. Lalu apakah pemberian MPASI harus ditundas sampai usia tersebut? Tentu saja tidak.

1 dari 3 halaman

Hal yang perlu diperhatikan saat memberikan MPASI

Pemberian MPASI seharusnya diberikan ketika anak memang sudah siap untuk menerima MPASI, bukan karena sudah tumbuhnya gigi. Berikut ini adalah faktor yang perlu diperhatikan ketika akan memberi MPASI pada si kecil:

1. Pada usia 6 bulan keatas, sistem pencernaan dan ginjal bayi sudah lebih siap menerima makanan yang lebih kompleks selain susu. Jika MPASI diberikan saat anak berusia kurang dari 6 bulan, maka sistem pencernaan akan bekerja lebih berat untuk mengolah makanan selain susu. Selain itu, tubuh si kecil sudah mulai memproduksi enzim amilase untuk mencerna karbohidrat yang lebih kompleks.

2. Si kecil sudah dapat duduk di high chair / kursi khusus anak untuk makan. Ketika bayi makan, posisi tubuh sangatlah penting. Untuk itu biasakanlah untuk mengajarkan si Kecil duduk di high chair dan berada di lingkungan meja makan sejak pertama kali diperkenalkan dengan MPASI. Momen ini merupakan tahap awal dalam mendidik si Kecil untuk makan bersama keluarga di meja makan. Sebaiknya hindari menyuapi si Kecil makanan di baby walker, bounce chair atau tempat dimana anak tidak mungkin untuk duduk dengan tegak.

3. Si kecil sudah bisa duduk tegak dan menegakkan kepalanya. Pada tahap ini koordinasi saraf dan otot pada bayi telah cukup berkembang, sehingga anak dapat menahan kepalanya tetap tegak dan untuk makan melalui sendok.

Pada umumnya si Kecil berusia 4-5 bulan sudah dapat duduk tegak dan menegakkan kepalanya, karena lehernya sudah kuat. Hal ini penting karena untuk menelan makanan, lehernya harus sudah bisa lurus. Jika si kecil belum bisa menegakkan kepalanya dengan baik, maka lebih baik pemberian MPASI ditunda dahulu.

4. Si kecil sudah terlihat tertarik dengan makanan yang Anda makan. Biasanya si Kecil yang sudah siap menerima MPASI akan memandangi suapan demi suapan ketika orang di dekatnya makan. Oleh sebab itulah banyak bayi yang merengek minta mencicipi apa yang dimakan orang di dekatnya.

5. Bayi sudah mau membuka mulut lebar-lebar bila didekatkan dengan sendok. Cara mengetesnya adalah lewat mendekatkan mulut si Kecil dengan sendok. Bila ia membuka mulutnya dengan lebar, tandanya ia sudah siap menerima MPASI. Pada umumnya bayi usia 6 bulan ingin mengikuti tingkah orang tuanya. Melihat ayah dan ibunya memegang sendok, maka ia pun ingin mencobanya.

6. Perubahan pola makan dan pola tidur. Bila si kecil sudah siap menerima MPASI, ia akan membutuhkan asupan makanan lebih banyak daripada biasanya. Jadi, pola makan dan pola tidurnya jadi berbeda.

Tanda-tanda di atas harus dicermati jika Anda ingin memberikan MPASI pada si Kecil. Jika si Kecil mengalami terlambat tumbuh gigi namun tanda-tanda di atas sudah terpenuhi, maka sebaiknya Anda segera mulai memberikan MPASI.

2 dari 3 halaman

Dampak si Kecil terlambat menerima MPASI

Jika si Kecil terlambat mendapatkan MPASI, berikut ini adalah dampak negatif yang mungkin timbul dan memicu gangguan kesehatan bagi si Kecil:

  1. Kenaikan berat badan yang rendah, serta masalah pada panjang atau tinggi badan bayi.
  2. Kekurangan asupan zat besi pada bayi yang hanya mendapatkannya dari ASI karena kebutuhan zat besi dan zink dalam tubuh bayi meningkat.
  3. Terlambatnya tumbuh kembang anak serta fungsi motoriknya, akibat kekurangan nutrisi yang diperlukan tubuh.
  4. Si kecil akan sulit menerima makanan padat seiring dengan bertambahnya usia bayi.

Jadi bayi yang belum tumbuh gigi sekalipun boleh diberikan MPASI, asalkan sudah terdapat tanda-tanda di atas. Para orang tua diharapkan untuk lebih memperhatikan dan lebih bijaksana dalam memilah informasi yang diperoleh dari sumber manapun agar tidak salah kaprah dalam menerapkan pola makan yang baik untuk si Kecil.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar