Sukses

Tips agar si Kecil Bebas Nyeri Telinga Saat Naik Pesawat

Traveling naik pesawat bersama si Kecil memang butuh trik khusus, agar terhindar dari nyeri telinga. Simak tips untuk mengatasinya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Pada saat bepergian menggunakan pesawat, biasanya Anda akan merasakan nyeri telinga ketika pesawat akan lepas landas atau mendarat. Saat bepergian dengan si Kecil, tentunya Anda perlu mengetahui bagaimana caranya agar si Kecil tidak merasakan nyeri telinga tersebut.

Penyebab nyeri telinga saat naik pesawat

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, nyeri pada telinga terjadi karena adanya perubahan ketinggian yang mendadak. Kondisi ini sebagai akibat dari perubahan tekanan udara yang terjadi secara tiba-tiba.

Perbedaan yang signifikan antara telinga tengah dengan lingkungan luarnya menyebabkan gangguan pada fungsi gendang telinga dan tuba eustachius.

Tuba eustachius merupakan saluran yang menghubungkan antara telinga tengah dengan rongga hidung.

“Saluran inilah yang berfungsi untuk mengatur tekanan udara antara telinga tengah dengan dunia luar. Namun, perbedaan ketinggian yang mendadak saat take off dan landing menyebabkan tuba terlambat bereaksi,” jelas dr. Karin.

Nyeri telinga karena perbedaan tekanan udara ini disebut barotraumas. Gejala yang dirasakan antara lain rasa tidak nyaman atau nyeri pada telinga serta adanya gangguan pendengaran.

Selain karena naik pesawat, barotraumas ini juga bisa terjadi saat Anda menyelam, berada di sekitar lokasi ledakan bom, bahkan saat naik lift di gedung yang tinggi dan mendaki gunung.

Lakukan ini agar si Kecil terbebas dari nyeri telinga

Pada orang dewasa, nyeri telinga saat naik pesawat sangatlah mengganggu. Hal ini pun juga akan membuat anak Anda merasa tidak nyaman selama di perjalanan. Akibatnya, anak menjadi rewel selama di pesawat. Untuk mengatasinya, lakukan trik berikut agar si Kecil nyaman selama di pesawat.

1. Berikan minum

Dorong anak Anda untuk minum air atau jus sebelum penerbangan dan saat pesawat lepas landas ke ketinggian. Menelan cairan mampu menjaga telinga tetap bersih dan terhidrasi dengan baik, sehingga telinga tetap memproduksi lendir di dalam hidung untuk menyumbat saluran eustachius.

2. Siapkan camilan

Tawarkan si Kecil camilan seperti buah atau roti. Gerakan mengunyah akan membantu menjaga tabung eustachius. Selain itu, camilan juga akan membuat si Kecil tetap merasa happy selama di perjalanan.

3. Bawa permainan

Sebisa mungkin buat si Kecil terjaga saat lepas landas dan mendarat. Karena ketika tertidur, ia tidak akan menelan sesering mungkin, dan bisa terbangun karena kesakitan.

Anda dapat membawa mainan kesukaannya aga ia tetap terjaga selama di perjalanan. Atur agar si Kecil tidur siang saat berada di udara.

4. Trik permen lolly

Jika si Kecil sudah bisa mengonsumsi permen, cara ini cukup efektif untuk membuka tabung eustachius dan mengurangi nyeri telinga saat naik pesawat. Untuk si Kecil yang masih menyusui, Anda bisa menyusui saat akan lepas landas dan mendarat. Selain itu, dot juga dapat membantu Anda apabila si Kecil tidak ingin menyusu.

5. Sumbat telinga si Kecil

Beberapa anak mungkin mengalami kesulitan untuk membuka saluran eustachius, sehingga penggunaan alat sumbat telinga dapat sangat membantu. Alat sumbat telinga dijual di apotek dan di sebagian besar bandara.

Pasangkan pada telinga si Kecil sesampainya di dalam pesawat. Untuk penerbangan jarak jauh, Anda boleh melepasnya ketika pesawat telah sampai di tengah perjalanan. Pasangkan kembali saat pesawat akan mendarat, dan lepaskan setelah pintu pesawat dibuka.

Berbagai cara di atas cukup efektif untuk mengatasi nyeri telinga si Kecil saat Anda membawanya turut serta naik pesawat. Ikuti tips tersebut agar anak merasa nyaman naik pesawat hingga sampai di kota tujuan. Selamat berlibur!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar