Sukses

Penyebab dan Solusi Badan Lemas Saat Musim Kemarau

Badan lemas adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi saat musim kemarau. Apa sebabnya dan bagaimana cara mencegahnya?

Klikdokter.com, Jakarta Musim kemarau tak hanya identik dengan peningkatan suhu udara. Musim ini juga dapat menyebabkan kemunculan berbagai gangguan kesehatan, salah satunya badan lemas.

Badan lemas saat musim kemarau memang terkesan sebagai keluhan yang sepele. Namun, Anda sebaiknya tidak membiarkan keluhan tersebut terjadi berlarut-larut. Pasalnya, badan lemas dapat sangat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup orang yang mengalaminya.

Di samping itu, badan lemas saat musim kemarau juga tak melulu akibat perkara yang sepele, sehingga membutuhkan penanganan sedini mungkin sebelum terjadi komplikasi.

Penyebab badan lemas saat musim kemarau

Beberapa hal yang paling sering menyebabkan badan lemas saat musim kemarau, di antaranya:

  • Dehidrasi

Teriknya matahari di musim kemarau membuat keringat lebih mudah keluar. Jika keadaan ini terjadi secara berkelanjutan, dehidrasi tak bisa dihindari lagi.

Dehidrasi adalah keadaan ketika jumlah cairan dan elektrolit yang hilang dari tubuh lebih banyak daripada jumlah yang masuk. Seseorang yang mengalami keadaan ini akan mengeluhkan gejala kram, kelemahan otot, dan badan lemas.

Pada kasus yang parah, dehidrasi dapat menyebabkan urine atau air mata tidak keluar sama sekali, penurunan kesadaran, hingga kerusakan beberapa organ penting di dalam tubuh. Jika kondisi ini terus dibiarkan, penderitanya berisiko tinggi untuk kehilangan nyawa.

  • Pembesaran pembuluh darah

Suhu udara yang tinggi pada musim kemarau membuat tubuh melakukan mekanisme penyesuaian. Proses ini menyebabkan pembuluh darah melebar (vasodilatasi), sehingga pasokan darah yang dibutuhkan juga lebih banyak. Kemudian, darah berjumlah banyak ini akan melepaskan panas saat mengalir di dekat permukaan kulit sehingga suhu tubuh akan menurun.

Tak berhenti di situ, pembuluh darah yang membesar akibat mekanisme penyesuaian suhu tubuh tersebut juga turut menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Oleh karena itu, Anda akan merasakan badan lemas, cepat lelah, hingga penurunan kesadaran.

Mencegah badan lemas di musim kemarau

Agar aktivitas tidak terganggu badan lemas, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

● Konsumsi cairan dalam jumlah cukup

Memenuhi cairan dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh adalah cara terbaik untuk mencegah badan lemas di musim kemarau. Untuk mewujudkan hal ini, Anda dianjurkan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas sehari. Jika produksi keringat terlalu banyak, Anda dapat mengonsumsi air kelapa atau cairan isotonik dalam jumlah cukup.

Pastikan Anda tidak menjadikan kopi atau teh sebagai minuman untuk memenuhi cairan tubuh. Ini karena kedua minuman tersebut mengandung kafein yang memiliki sifat diuretik (menarik cairan). Jadi, minum kopi atau teh justru menyebabkan pengeluaran cairan dari dalam tubuh.

● Tidur cukup

Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki dirinya. Dengan tidur yang cukup, Anda tak perlu khawatir akan kejadian berbagai masalah kesehatan, termasuk badan lemas saat musim kemarau. Karenanya, pastikan Anda tidur selama 8 jam per hari, ya!

● Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Makanan sehat dan bergizi seimbang adalah bahan bakar tubuh untuk bekerja dengan baik dan benar. Karena itu, pastikan menu yang Anda konsumsi setiap hari terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, lemak, serta serat, yang sebagian besarnya didapatkan dari sayur maupun buah-buahan.

● Rutin olahraga

Olahraga yang dilakukan secara rutin dan teratur minimal 30 menit sehari sebanyak 5 kali seminggu terbukti dapat menjaga kebugaran tubuh. Pada akhirnya, hal ini akan menurunkan risiko terjadinya badan lemas saat musim kemarau.

Jangan biarkan badan lemas saat musim kemarau terjadi pada diri Anda. Lakukan tindakan di atas sebagai langkah awal pencegahan. Namun, jika Anda sudah terlanjur mengalaminya, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter.

[NB/ RVS]   

0 Komentar

Belum ada komentar