Sukses

Sakit Perut Saat Haid, Atasi dengan Cara Ini

Sakit perut saat haid banyak dialami wanita selama haid. Atasi rasa nyeri tersebut dengan melakukan cara-cara ini.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak wanita yang pernah atau sering merasakan sakit perut saat haid atau senggugut. Dalam dunia medis, sakit perut atau kram perut ini dikenal dengan istilah dismenorea.

Biasanya, dismenorea dapat timbul pada hari pertama haid hingga hari ketiga. Intensitas nyeri yang dirasakan dapat berbeda-beda pada tiap wanita. Ada nyeri yang bisa dengan mudah diabaikan, tapi ada juga yang mengakibatkan nyeri yang teramat sangat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dismenorea terdiri dari dua jenis, yaitu:

  1. Dismenorea primer, yaitu sakit perut yang muncul sejak hari pertama haid dan akan berangsur hilang seiring dengan perubahan hormon yang lebih stabil dalam tubuh. Dismenorea primer merupakan dismenorea yang normal dan tidak berbahaya. Kondisi ini terjadi akibat dari kontraksi otot rahim dan peningkatan hormon prostaglandin.
  2. Dismenorea sekunder, yaitu nyeri haid yang timbul setelah hari pertama haid dan menetap hingga 3-4 hari. Keluhan sakit perut yang dirasakan bisa disertai keluhan lain seperti mual, muntah, dan diare. Dismenorea sekunder terjadi akibat adanya infeksi atau penyakit lain pada organ reproduksi wanita.

Bagaimana cara mengetahui jenis dismenorea yang dialami?

Selain dari keluhan penyerta, bila rasa nyeri dirasakan sangat mengganggu hingga Anda tidak dapat beraktivitas, maka sebaiknya periksakan kondisi organ reproduksi ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Dengan melakukan pemeriksaan lebih dini, jika memang ada masalah maka dapat ditangani lebih awal sehingga berbagai komplikasi bisa dihindari. Biasanya, dokter akan melakukan USG untuk memastikan adanya penyakit atau tidak. Jika diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang lainnya.

Jika sakit perut saat haid yang Anda alami setiap bulannya masih dalam batas normal, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi ketidaknyamanan dari rasa sakit yang ditimbulkan.

  1. Kompres air hangat. Lakukan kompres di bagian perut yang terasa sakit dengan menggunakan kantung berisi air panas (atau bisa juga botol yang diisi air panas). Ini akan merelaksasi otot rahim sehingga rasa sakit dapat berkurang. Berendam dengan air hangat juga bisa menjadi pilihan.
  2. Pemijatan. Pemijatan di area pinggang mampu mengurangi rasa nyeri dan membuat Anda lebih nyaman.
  3. Hindari makanan tinggi garam. Konsumsi makanan yang banyak mengandung garam dapat meningkatkan rasa sakit. Pilihlah makanan yang lebih sehat agar dismenorea tak datang lagi setiap bulan.
  4. Olahraga rutin. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa olahraga secara rutin, khususnya olahraga seperti yoga, bisa membantu menghilangkan dismenorea. Lakukan latihan fisik sebanyak 3-4 kali seminggu selama 30-60 menit setiap sesinya akan sangat membantu.
  5. Hindari merokok dan minum minuman beralkohol.
  6. Tidur. Tidur lebih awal atau tidur siang dapat mengurangi sakit perut yang Anda rasakan saat awal periode haid.
  7. Mengonsumsi obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran seperti parasetamol, asam mefenamat, ataupun ibuprofen dapat sangat membantu.
  8. Pil kontrasepsi. Jika nyeri masih berlanjut, Anda bisa menggunakan pil kontrasepsi untuk mengatur hormon tubuh. Namun, jangan sembarangan membeli pil kontrasepsi di toko obat. Konsultasikan dengan dokter terlebih dulu karena mengonsumsinya harus dalam pengawasan dokter.

Meski sakit perut saat haid wajar terjadi, tapi waspadalah jika nyeri yang dirasakan muncul lebih dari 2-3 hari. Sakit yang dirasakan bias sangat intens hingga mengganggu aktivitas, disertai keluhan mual, muntah, diare, bahkan pingsan. Jika hal tersebut terjadi, segera periksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat diketahui penyebabnya dan Anda pun bisa mendapatkan penanganan secara optimal.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar