Sukses

Menyelidiki Efek Jangka Panjang Tindik Lidah

Tindik di lidah ternyata membawa segudang dampak buruk bagi kesehatan. Apa saja? Simak di sini selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu tren yang sampai sekarang masih banyak dilakukan adalah tindik lidah. Memang, tindakan tersebut membuat penampilan terlihat keren, unik, dan menarik perhatian. Namun di balik itu, tindik di lidah juga turut mendatangkan efek jangka panjang yang merugikan kesehatan.

Penting diketahui, alat tindik yang digunakan di lidah memiliki ukuran yang lebih panjang dan besar daripada tindikan jenis lainnya. Hal ini membuat perilaku tindik lidah memberikan risiko kesehatan sebagai berikut:

1. Komplikasi selama prosedur penindikan

Hal yang paling umum terjadi adalah kerusakan pada pembuluh darah lidah, perdarahan, kerusakan saraf lidah, mati rasa (parestesi), dan infeksi di jaringan sekitar lidah. Pada komplikasi perdarahan yang hebat, pasien bisa kehilangan kesadaran alias pingsan.

Selain itu, komplikasi saat prosedur penindikan juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penularan penyakit infeksi. Beberapa penyakit tersebut, termasuk HIV, hepatitis B, C, dan D, serta infeksi Human Papillomavirus (HPV).

2. Komplikasi setelah melakukan penindikan

Secara logika, komplikasi yang paling terasa sesaat setelah melakukan tindik lidah adalah nyeri. Rasa nyeri tersebut terasa baik saat ditindik maupun ketika tindikan tersenggol gigi atau langit-langit mulut.

Pada beberapa kasus, lidah yang ditindik mengalami pembengkakan akibat infeksi. Parahnya, luka yang terbentuk akibat kejadian tersebut sangat sulit sembuh.

Tak berhenti di situ, tindik lidah juga dapat menyebabkan penurunan jumlah air ludah. Keadaan ini menyebabkan proses berbicara dan mencegap mengalami gangguan, serta peningkatan risiko gusi terluka. Bahkan beberapa penelitian pernah melaporkan bahwa tindik lidah juga dapat menyebabkan terjadinya hematoma, yaitu penumpukan darah di suatu organ (lidah atau lainnya) akibat rusaknya pembuluh darah.

3. Komplikasi jangka panjang tindik di lidah

Efek jangka panjang yang mungkin terjadi akibat tindik lidah adalah munculnya reaksi alergi. Ini karena benda asing berbahan logam yang menempel di lidah dalam waktu lama dapat melepaskan sejumlah ion dari dalam tubuh.

Selain itu, tindik lidah diketahui juga membawa dampak buruk pada gigi dan gusi. Bagian gigi yang sering berkontak dengan tindikan bisa terbentuk celah, bahkan sampai mengakibatkan bergesernya gigi. Kebiasaan menggigit dan melakukan gerakan seperti mengunyah pada tindikan dapat menyebabkan gigi yang tadinya sehat menjadi terkikis.

Tak hanya itu, posisi gusi yang menghadap lidah juga dapat mengalami penurunan. Semakin lama tindikan tertanam di permukaan lidah, maka penurunan gusi yang terjadi akan makin besar. Risiko jangka panjang lainnya adalah kemungkinan tertelannya tindikan tersebut, sebagian atau seluruhnya.

Mengetahui bahwa tindik lidah memiliki segudang dampak buruk seperti di atas, Anda sebaiknya berpikir ulang sebelum akhirnya melakukan tindakan ini. Jikapun sangat ingin memiliki tindikan di lidah, sebaiknya cari operator yang bersertifikasi serta menggunakan peralatan yang steril didalam studio yang steril pula. Walaupun kini sudah ada jenis tindikan terbaru dengan bahan yang lebih lembut berasal dari material plastik yang lebih lentur, namun komplikasi seperti perdarahan, infeksi dan gangguan bicara tetap mungkin terjadi.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar