Sukses

Ayo Deteksi Dini Kanker Kulit Sebelum Terlambat

Kanker kulit bisa menyerang siapa saja. Lakukan deteksi dini dan kenali tanda-tandanya lebih awal untuk menyelamatkan nyawa Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Kepergian menantu Hatta Rajasa yang baru saja terjadi mengejutkan banyak orang. Wanita berparas rupawan ini meninggal akibat kanker kulit, di usianya yang terbilang masih cukup muda.

Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang yang terlihat sangat memperhatikan penampilan, muda, dan sehat, dapat terserang penyakit kanker kulit. Faktanya, kanker kulit tidak memandang usia, tua ataupun muda bisa terserang olehnya.

Walaupun kanker kulit terdengar menyeramkan, nyatanya kanker jenis ini dapat dikendalikan asal ditemukan pada stadium awal. Deteksi dini menjadi salah satu kuncinya.

Tidak perlu peralatan medis yang rumit, cukup dengan sebuah cermin, setiap orang bisa berperan menangkap tanda awal kanker pada tubuhnya. Semakin dini ditemukan, semakin tinggi keberhasilan pengobatannya.

Mengenal kanker kulit

Kanker terjadi saat sebuah sel dalam tubuh tumbuh secara tidak terkendali. Sel yang tumbuh abnormal ini kemudian menyebar ke jaringan sekitar, dan ikut aliran darah atau kelenjar getah bening ke area tubuh lainnya.

Penyebaran ini dinamakan metastasis. Semakin luas metastasis, semakin sulit pengobatan untuk menyembuhkan kanker. Sebaliknya, semakin kecil sel kanker yang terbentuk, semakin baik pula tingkat penyembuhannya.

Pada kanker kulit, sel-sel yang tumbuh abnormal muncul dari lapisan-lapisan bawah kulit. Melanoma, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa adalah tiga jenis kanker yang paling banyak terjadi dibandingkan dengan jenis kanker kulit lainnya.

Ketiganya dibedakan berdasarkan lapisan kulit tempat pertama kali sel kanker tumbuh. Pembedaan diagnosis ini menjadi penting karena masing-masing jenis memiliki pilihan pengobatan dan tingkat penyembuhan yang berbeda- beda.

Siapa yang berisiko?

Jangan pernah menyepelekan kanker yang satu ini. Tidak memandang usia, tua atau muda, siapa saja bisa terkena, terutama bila banyak terpapar matahari.

Faktanya, 90 persen kasus kanker kulit berhubungan dengan paparan sinar ultraviolet dari matahari. Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan paparan sinar ini diperlukan, di antaranya dengan penggunaan tabir surya.

Selain pencegahan, pengenalan tanda awal kanker sebagai deteksi dini tidak kalah penting dilakukan.

Gejala awal kanker kulit

Pemeriksaan diri sendiri adalah langkah terbaik untuk mengenali tanda awal kanker kulit.

Pemeriksaan ini cukup dilakukan sebulan sekali, di depan cermin besar yang dapat menampakkan satu badan penuh. Gunakan pula satu cermin kecil untuk melihat area tubuh yang sulit dijangkau seperti lipatan paha.

Periksa semua bagian tubuh, tanpa kecuali –termasuk telapak tangan dan kaki, kulit kepala, telinga, kuku serta punggung. Kenali adanya bintik, bercak, ataupun benjolan yang tidak pernah ada sebelumnya.

Memang tidak semua bintik, bercak maupun benjolan yang baru timbul pasti merupakan kanker kulit. Kelainan kulit yang dicurigai sebagai kanker kulit adalah yang memiliki sifat berikut ini:

  • Tumbuh semakin besar, bisa berwarna keputihan, sewarna kulit, coklat, hitam ataupun kemerahan
  • Terjadi perubahan warna dari sebelumnya
  • Semakin tebal dari waktu ke waktu• Memiliki batas yang tidak tegas
  • Berukuran lebih dari 6 milimeter
  • Muncul setelah seseorang berusia 21 tahun
  • Mudah terluka dan sulit sembuh
  • Mudah berdarah
  • Terasa gatal dan nyeri, namun beberapa kanker tidak ada keluhan sama sekali

Kelainan kulit tersebut bisa muncul di bagian tubuh mana pun. Bila menemukan salah satu tanda di atas, segera periksakan diri ke dokter. Jangan pernah menyepelekan sekecil apa pun kelainan yang terdapat pada tubuh Anda.

Tidak hanya mempertaruhkan penampilan, kanker kulit juga dapat merenggut nyawa bila tidak segera ditangani. Lakukan deteksi dini, kenali, dan dapatkan pengobatan medis tepat untuk menanganinya kanker kulit yang terjadi.

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar