Sukses

Deretan Selebritas Ini Ternyata Mengidap Disleksia

Deddy Corbuzier, John Lennon dan beberapa selebritas dunia lainnya ternyata juga mengidap disleksia. Cari tahu selengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar tentang disleksia? Ini adalah satu bentuk sindrom, dimana penderitanya mengalami gangguan pada struktur dan fungsi otak yang membuatnya mengalami kesulitan dalam belajar, terutama membaca.

Meski kesulitan memahami susunan alfabet, penderita disleksia tak selalu identik dengan kemampuan belajar yang rendah. Ini karena banyak dari mereka yang sukses, bahkan dapat menuai prestasi besar di dunia.

Seleb dan pesohor pengidap disleksia

Bagi Anda yang mengalami disleksia atau memiliki saudara dengan kelainan ini, tak perlu berkecil hati. Terdapat banyak selebritas dan pesohor, baik di Indonesia maupun dunia, yang ternyata juga mengalami gangguan ini. Mereka dapat melampaui batasan diri dan menjadi sosok yang membuat banyak orang iri. Siapa saja mereka?

● Tom Cruise

Siapa tak kenal Tom Cruise? Aktor terkenal pemeran utama franchise film Mission Impossible ini telah banyak memenangkan berbagai penghargaan melalui bakat aktingnya. Tom Cruise, yang juga merupakan tokoh scientology, terdiagnosa disleksia pada usia 7 tahun dan mengalami kesulitan dalam menempuh pendidikan akademisnya. Namun demikian, ia tak putus asa dan menemukan ketertarikannya di bidang akting dan meniti karir di bidang tersebut hingga sukses seperti sekarang.

● Steven Spielberg

Steven Spielberg adalah sutradara legendaris Hollywood, yang telah banyak “menelurkan” film-film terlaris sepanjang masa –seperti Jurassic Park, Saving Private Ryan, Indiana Jones, dan karya terbarunya yaitu Ready Player One. Sutradara brilian ini terdiagnosis disleksia pada tahun 2007 silam. Meski begitu, hal ini tidak menghentikan langkahnya untuk terus menyutradarai berbagai film yang berhasil menarik jutaan penonton di seluruh dunia.

● Agatha Christie

Bagi Anda pembaca novel misteri, nama Agatha Christie tentu sudah tak asing ditelinga. Penulis asal Inggris ini dikenal melalui novel-novel misteri karyanya seperti Murder on the Orient Express.

Agatha Christie adalah salah satu di antara banyak penulis ternama yang mengidap disleksia. Dirinya pernah mengakui bahwa ia terbilang “lambat” di lingkungan keluarganya. Ia sering kali kesulitan menulis bahkan mengeja. Namun, ia berhasil melampaui keterbatasannya dan justru membuahkan karya-karya yang diakui dunia.

● Steve Jobs

Steve Jobs adalah bukti nyata bahwa seorang pengidap disleksia dapat sukses di bidang eksakta seperti teknologi. Meski dirinya memiliki kelainan tersebut, Steve Jobs tidak menyerah untuk masuk ke perguruan tinggi, dimana ia bertemu  rekannya Steve Wozniak yang turut membangun Apple di tahun 1976.

● John Lennon

Pengidap disleksia dapat berusaha untuk menemukan bidang yang disukai dan sukses di bidang yang dipilihnya. John Lennon adalah contoh orang yang seperti ini. Personil grup musik legenda sepanjang masa, The Beatles, ini mampu meluncurkan berbagai hits lagu yang tak lekang oleh waktu. Meski kemudian harus keluar dari The Beatles karena merasa sudah tak lagi cocok dengan gaya musik yang dibawakannya, John Lennon tetap terkenal sebagai legenda musik sekaligus aktivis perdamaian pada masa hidupnya.

● Deddy Corbuzier

Bermula sebagai seorang mentalis yang kerap menampilkan aksi magisnya di panggung, Deddy Corbuzier kini lebih banyak dikenal sebagai seorang pembawa acara bincang-bincang. Sebagai seorang publik figur, Deddy tak malu untuk mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang pengidap disleksia. Tak hanya itu, ia pun kerap menceritakan pengalamannya tinggal kelas saat sekolah dasar akibat gangguan yang dialaminya. Terlepas dari itu, Deddy bahkan menempuh pendidikan tinggi hingga ke London.

Disleksia tak harus menjadi penghalang bagi seseorang untuk menempuh pendidikan atau meraih kesuksesan di masa depan. Dengan pemahaman yang tepat serta kondisi belajar yang sesuai, pengidap kelainan ini dapat mengejar bahkan melampaui ketertinggalan yang dimilikinya.

Oleh karena itu, jika Anda mencurigai adanya disleksia dalam diri, atau memiliki kerabat yang positif mengalami gangguan tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf. Tindakan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai kondisi yang sedang Anda alami saat ini.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar