Sukses

Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Lari

Hampir setiap orang pernah mengalami sakit perut saat berlari. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan ketika hal ini terjadi.

Pernahkah Anda mengalami sakit perut saat lari? Ya, hampir setiap orang pernah merasakan hal tersebut. Terkadang, sakit perut itu begitu mengganggu sehingga Anda harus menurunkan kecepatan berlari, bahkan berhenti.

Umumnya ada dua jenis sakit perut saat lari. Pertama adalah sakit perut samping (side-stitch). Penyebab utama nyeri perut bagian samping saat berlari adalah perengangan dari jaringan ikat yang terdapat dalam perut. Selain itu, gangguan elektrolit dalam darah juga dapat menyebabkan nyeri perut samping pada pelari.

Selain perut samping, sakit perut bagian tengah juga dapat terjadi pada pelari. Nyeri perut bagian tengah ini biasanya terjadi akibat pola napas yang salah. Pola napas selama berlari sebaiknya mengikuti ritme lari untuk mengurangi risiko kram pada perut.

Di samping itu, makan dan minum terlalu banyak sebelum lari juga meningkatkan kemungkinan Anda mengalami sakit perut selama berlari akibat perenggangan lambung. Alhasil, Anda bisa terkena gangguan pencernaan. Lalu, bagaimana cara mengatasi sakit perut saat lari? Berikut adalah tipsnya untuk Anda:

1 dari 5 halaman

1. Turunkan Kecepatan Lari

Sakit perut saat lari bisa disebabkan karena otot perut dan sekitarnya yang terlalu bekerja keras, sehingga terjadi peregangan yang membuat perut sakit. Saat hal tersebut terjadi, disarankan untuk menurunkan kecepatan lari atau berjalan cepat untuk mengurangi kerja otot perut Anda.

2. Lakukan Pernapasan Dalam

Jika mengalami sakit perut saat lari, cobalah untuk berhenti sejenak untuk menarik napas dalam-dalam melalui hidung dan mengeluarkannya lewat mulut. Ulangi beberapa kali sampai perut dirasa membaik.

Artikel lainnya: Sakit Perut saat Lari, Apa Penyebabnya?

2 dari 5 halaman

3. Lakukan Peregangan Otot

Salah satu penyebab sakit perut saat lari ialah kurangnya pemanasan sebelum berlari sehingga otot perut berkontraksi. Saat itu terjadi, cobalah untuk memperlambat lari sambil melakukan peregangan untuk mengatasi kontraksi otot perut.

4. Meregangkan Bagian Diafragma

Kram perut saat lari memang sangat mengganggu. Untuk mengatasinya, Anda juga bisa merenggangkan bagian diafragma perut dengan gerakan sederhana. Hal ini berguna untuk membuat rongga perut menjadi longgar.

3 dari 5 halaman

5. Berusaha Bersendawa

Sakit perut saat lari bisa juga disebabkan oleh produksi gas yang berlebihan dalam perut akibat makanan yang dikonsumsi. Anda bisa mencoba untuk bersendawa guna mengurangi kadar gas dalam perut.

6. Istirahatlah Sejenak

Cara yang paling mungkin Anda lakukan untuk menghilangkan sakit perut saat lari adalah dengan beristirahat. Memaksakan berlari saat kondisi seperti itu malah akan memperparah rasa sakit yang Anda alami.

Artikel Lainnya: Sakit Perut Sebelah Kiri, Apa yang Salah?

4 dari 5 halaman

7. Minum yang Cukup

Sembari beristirahat, cobalah untuk minum air putih guna menyeimbangkan cairan dan elektrolit tubuh. Namun, hindarilah minum terlalu banyak sampai kembung. Pasalnya, hal tersebut malah akan memperparah sakit perut yang Anda alami.

Agar perut tidak terasa sakit saat berlari, Anda disarankan untuk melakukan pemanasan sebelum memulai lari. Pemanasan tidak hanya meliputi otot-otot kaki saja, namun juga meliputi batang tubuh seperti perut, sehingga otot-otot perut serta jaringan ikat dalam perut dapat meregang sebelum berlari.

Selain itu, atur pernapasan dengan baik. Tarik napas dalam beberapa kali sebelum berlari. Selama berlari atur pola napas Anda, kemudian letakkan tangan pada bagian perut. Rasakan naik dan turunnya perut saat Anda mengatur napas selama berlari.

Yang terakhir, jangan terlalu banyak makan dan minum sesaat sebelum berlari. Makan berat dan minum banyak sebaiknya dilakukan paling cepat dua jam sebelum berlari, sehingga saat berlari lambung Anda sudah kosong kembali.

Demikianlah cara mencegah serta mengatasi sakit perut saat lari. Kondisi ini memang mengganggu, tapi bukan berarti tak dapat diatasi.

Terapkan cara-cara di atas agar Anda tetap dapat berolahraga dengan nyaman, tanpa ada masalah lambung atau pencernaan. Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar