Sukses

Awas, Penyakit Juga Bisa Menular dari Kolam Renang Hotel!

Jangan salah, beberapa penyakit ini juga bisa menular dari kolam renang hotel tempat Anda menginap kala liburan. Simak selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian penyakit dapat menular lewat mana saja, termasuk melalui kolam renang hotel tempat Anda menginap saat liburan. Ini disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kebersihan yang tidak terjaga hingga daya tahan tubuh yang sedang menurun.

Mungkin kini, Anda akan berpikir dua kali sebelum berenang di hotel atau kolam fasilitas umum lain. Pasalnya, dilansir dari TIME, Centers for Disease Control (CDC) mencatat bahwa wabah penyakit yang tersebar melalui perantara apa saja, termasuk kolam renang, telah menyebabkan delapan kematian.

Memahami wabah penyakit di hotel

Berdasarkan faktor penyebab yang telah dikonfirmasi, 94% kasus disebabkan oleh patogen. Sedangkan wabah yang tersisa disebabkan oleh bahan kimia. Hal tersebut contohnya cryptosporidium alias Crypto.

Crypto merupakan parasit yang menyebabkan diare dan gangguan perut lainnya. Ia menciptakan 212 wabah dan lebih dari 21.000 penyakit selama kurun waktu 14 tahun.

Bakteri tersebut biasanya menyebar ketika seseorang yang sedang diare berenang, kemudian membuat orang lain berisiko menelan air yang terkontaminasi.

Tak ingin ketinggalan, parasite Legionell (penyebab pneumonia) turut ambil andil dalam 57 wabah dan 624 penyakit yang terjadi. Menurut CDC, 6 dari 8 kematian disebabkan oleh parasit jenis ini.

Ada pula Pseudomonas, yang menyerang telinga para perenang atau memunculkan ruam merah pada kulit. Parasit ini sempat menggemparkan dengan 47 wabah dan 920 kasus infeksi.

Berdasarkan penjelasan dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, air kolam renang memang berpotensi tercemar oleh berbagai macam virus, bakteri dan jamur. Hal ini terjadi karena kolam renang merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh banyak orang.

“Meskipun air kolam renang telah mengandung kaporit yang dapat mematikan kuman, namun risiko infeksi masih tetap ada walaupun lebih rendah. Tanda infeksi adalah kemerahan, nyeri, bengkak, kulit terasa lebih hangat dari sekitarnya,” ujarnya.

Tips menangkal penyakit infeksi

Secara keseluruhan, wabah penyakit yang ditularkan melalui air mampu menunjukkan betapa sulitnya mencegah hal tersebut. Crypto misalnya, ia dapat bertahan hidup bahkan di kolam yang dirawat dengan baik dan benar. Lalu Pseudomonas dan Legionella, keduanya dapat berkembang di daerah berlumpur, kolam air panas, kolam renang, dan taman bermain air.

Terkait hal itu, dr. Jessica Florencia dari KlikDokter mengatakan bahwa tampilan air yang jernih, tampak bersih, tidak berbau busuk dan bebas lumut memang kerap menipu. Padahal, bisa saja berbagai macam kuman penyebab penyakit hidup dan berkembang di sana.

“Dalam dunia kesehatan, air di kolam renang dapat menyebabkan Recreational Water Illness (RWI) atau sekelompok penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bahan kimia yang ditemukan dalam air kolam renang,” katanya.

Meski demikian, risiko paparan kuman berbahaya tersebut dapat diperkecil dengan sejumlah tindakan. Sesuai perkataan dr. Jessica, berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Sebisa mungkin hindari menelan air kolam renang.
  • Bersihkan tubuh dan rambut setelah berenang dengan teliti menggunakan sabun dan air yang mengalir.
  • Hindari untuk buang air besar atau buang air kecil di kolam renang.
  • Hindari berenang pada saat rambut kotor.

Keamanan dan kebersihan kolam renang hotel atau fasilitas umum lainnya memang tidak bisa dipastikan dengan kasat mata. Oleh karena itu, Anda sebaiknya selalu waspada dan berhati-hati jika ingin menggunakan fasilitas yang bukan milik pribadi, agar tidak mudah tertular penyakit. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar