Sukses

Ring Jantung, Solusi Terbaik untuk Serangan Jantung?

Serangan jantung menjadi momok menakutkan, karena dapat menyebabkan kematian mendadak. Apakah ring jantung dapat menjadi solusinya?d

Klikdokter.com, Jakarta Penderita penyakit jantung koroner berisiko tinggi untuk mengalami serangan jantung. Keadaan ini terjadi ketika jantung kehilangan oksigen akibat adanya sumbatan mendadak pada arteri, yang memberikan asupan darah untuk organ jantung. Apakah ring jantung bisa menjadi solusi kondisi ini?

Pada kasus serangan jantung, sumbatan yang terjadi secara mendadak disebabkan oleh timbunan kolesterol yang membentuk plak di pembuluh darah. Plak tersebut digolongkan sebagai keadaan stabil dan tidak stabil.

● Plak stabil

Jenis plak stabil dapat menyebabkan arteri pembuluh darah koroner menyempit, sehingga aliran darah yang berisi oksigen menjadi berkurang. Hal ini memicu munculnya gejala nyeri atau tidak nyaman di dada. Kondisi ini dinamakan angina.

● Plak tidak stabil

Jenis plak ini dapat dengan mudah robek, sehingga tubuh bereaksi untuk menutupnya dengan membuat gumpalan darah. Keadaan ini dapat menimbulkan sumbatan total atau sebagian pada arteri koroner. Sebagai dampaknya, arteri koroner tidak dapat mengalirkan darah ke organ jantung, dan terjadilah serangan jantung.

Serangan jantung vs ring jantung

Keberhasilan penanganan kasus serangan jantung tergantung dari jangka waktu munculnya keluhan, yang dihitung sejak awal mulai munculnya gejala hingga waktu mulai pengobatan.

Jika penderita merasakan gejala serangan jantung kurang dari 12 jam, tindakan yang dilakukan adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dengan pemasangan ring jantung.

Pemasangan ring jantung bertujuan untuk melebarkan pembuluh darah koroner yang tersumbat. Ring atau stent yang digunakan terbuat dari logam atau plastik berbentuk tabung kecil yang tersusun dari kawat. Ini membuatnya mampu menahan sumbatan pemuluh darah yang belum terlanjur mengeras.

Faktanya, pemasangan ring jantung merupakan tindakan penanganan serangan jantung yang paling banyak dilakukan. Ini karena hal tersebut termasuk sebagai tindakan non-bedah dan menggunakan anestesi lokal, sehingga penderita tetap dalam keadaan sadar saat ring dipasang.

Selain itu, pemasangan ring jantung juga membutuhkan waktu yang sebentar, tingkat keberhasilannya tinggi, dan proses pemulihan cenderung cepat. Oleh karena itu, pemasangan ring jantung merupakan solusi serangan jantung yang baik.

Meski begitu, jika Anda atau salah satu anggota keluarga menderita serangan jantung, ada baiknya berdiskusi lebih lanjut dengan dokter yang merawat sebelum memutuskan untuk memasang ring jantung. Ini karena tidak semua kasus serangan jantung dapat ditangani dengan pemasangan ring jantung.

Contohnya pada kasus sumbatan pembuluh darah yang banyak. Tindakan terbaik untuk menangani kasus yang seperti ini adalah operasi bypass jantung. Jika pada kasus ini pasien dipasangkan ring jantung, hal yang dikhawatirkan adalah ring tidak mampu menahan sumbatan yang terlanjur mengeras.

Jadi, apakah ring jantung merupakan solusi terbaik untuk serangan jantung? Jawabannya adalah tergantung. Seperti telah dijelaskan di atas, jika yang tersumbat hanya satu pembuluh darah, maka pemasangan ring jantung dapat menjadi solusinya. Sedangkan jika yang pembuluh darah yang tersumbat lebih dari itu, ring jantung tidak memberikan manfaat yang begitu signifikan.

Atas dasar itu, penderita serangan jantung dianjurkan untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter sebelum memutuskan secara sepihak keinginan untuk memasang ring jantung. Jangan sampai tindakan yang seharusnya mendatangkan manfaat justru berimbas sebaliknya. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar