Sukses

Golongan Darah Tentukan Parahnya Penyakit Akibat E. Coli

Golongan darah menjadi faktor yang menentukan tingkat keparahan penyakit akibat E. coli. Simak fakta medisnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Penelitian mengatakan bahwa orang yang terinfeksi oleh bakteri E.coli akan mengalami tingkat keparahan yang berbeda. Hal ini tergantung pada golongan darah masing-masing individu.

Perlu diketahui, bakteri E. coli menyebabkan jutaan kasus diare dan ratusan ribu kematian setiap tahun di seluruh dunia. Mereka yang berisiko terpapar bakteri jenis ini adalah anak muda dan seseorang yang baru saja berkunjung ke negara-negara dengan lingkungan kotor serta sanitasi buruk.

Dalam tahap lanjut, beberapa orang yang terinfeksi E. coli bisa saja mengalami diare yang parah hingga menyebabkan badan lemas. Sementara itu, sisanya hanya akan merasakan gejala ringan atau tidak sama sekali.

Golongan darah dan E. coli

Dilansir dari WebMD, orang dengan golongan darah tipe A berisiko mengalami diare yang lebih parah saat terkena penyakit akibat bakteri E. coli. Hal ini dibuktikan dengan analisis data dan sampel darah yang dikumpulkan dari 106 orang partisipan.

Para peneliti menemukan bahwa mereka dengan golongan darah A jatuh sakit lebih cepat daripada golongan darah lainnya. Hasil penelitian kemudian menunjukkan bahwa 81% pemilik golongan darah tipe A mengalami diare yang membutuhkan pengobatan lebih lanjut.

Para peneliti yang berasal dari Washington University School of Medicine, bersama dengan para ilmuwan asal Universitas Johns Hopkins, Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat dan Pusat Penelitian Medis Angkatan Laut menyebut bahwa hal itu terjadi karena adanya zat protein tertentu yang bertanggung jawab atas efek-efek yang timbul akibat paparan E. coli.

Peneliti meyakini bahwa E. coli melepaskan protein yang menempel pada sel usus seseorang dengan golongan darah A. Namun hal ini tidak terjadi pada orang dengan golongan darah tipe O atau B.

Meski begitu, para peneliti mengimbau agar setiap individu menaruh kewaspadaan yang sama dalam menghadapi penyakit akibat bakteri E. coli. Penanganan harus tetap dilakukan demi menghindari segala dampak negatif yang mungkin timbul.

Mencegah infeksi bakteri E. coli sejak dini

Menurut dr. Kartika Mayasari, bakteri E. coli adalah momok menakutkan bagi semua orang. Penyebarannya mesti diwaspadai, karena bakteri tersebut dapat hinggap di makanan yang hendak Anda konsumsi.

“Bakteri E. coli biasanya ada di makanan yang sudah terkontaminasi. Beberapa jenis E. coli bisa menyebabkan diare, sementara bakteri E. coli jenis lain dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, penyakit pernapasan dan pneumonia, serta penyakit-penyakit lainnya,” ujar dr. Kartika.

Mengetahui bahwa golongan darah benar-benar dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit akibat E. coli, Anda dianjurkan untuk lebih waspada dan mawas diri mulai sekarang. Hal ini tak berlaku untuk golongan darah A saja, tapi semuanya. Jangan biarkan E. coli mengganggu aktivitas atau bahkan menurunkan kualitas hidup Anda sepenuhnya.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar