Sukses

4 Bakteri Berbahaya yang Tinggal di Rumah Anda

Meski terlihat bersih, rumah tak sepenuhnya bebas dari bakteri penyebab penyakit.

Klikdokter.com, Jakarta Bakteri bisa berada hampir di mana saja. Di kulit, saluran pencernaan, hingga permukaan benda-benda yang ada di sekitar Anda. Bahkan, rumah yang tampaknya bersih juga dapat menjadi tempat tinggal berbagai jenis bakteri, lho!

Anda mungkin berpikir bahwa rumah merupakan tempat yang lebih bersih daripada halaman sekitarnya. Namun sayang, fakta yang ada tidak setuju dengan anggapan tersebut. Ya, rumah memiliki populasi bakteri yang lebih bervariasi dibandingkan halaman sekitarnya.

Bakteri-bakteri yang tumbuh dan berkembang di dalam rumah berasal dari tubuh penghuninya. Di antara sekian jenis bakteri tersebut, ada beberapa yang dapat memberikan dampak buruk kesehatan. Berikut empat di antaranya:

1. Bakteri staphylococcus

Bakteri ini memiliki bentuk bundar dan dapat ditemukan di berbagai tempat. Pada tubuh manusia, staphylococcus berada di kulit, saluran pernapasan dan rambut. Bakteri ini dapat menimbulkan infeksi kulit, racun pada makanan, dan berbagai penyakit lainnya.

2. Bakteri pseudomonas

Pseudomonas adalah bakteri dengan bentuk batang. Bakteri ini dapat berkembang di tanah, air, maupun tanaman. Apabila menyerang individu yang memiliki daya tahan tubuh rendah, bakteri pseudomonas dapat menimbulkan infeksi serius.

3. Bakteri staphylococcus danstreptococcus

Penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado menemukan bahwa bakteri staphylococcus dan streptococcus merupakan yang paling sering ditemukan pada debu rumah. Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi tenggorokan dan kulit.

4. Bakteri E. coli

Bakteri ini merupakan salah satu dari beberapa jenis bakteri yang lazim ditemukan pada saluran pencernaan manusia. Apabila toilet dan kamar mandi tidak rutin dibersihkan, E. coli dapat berkembang, menyebar dan menimbulkan infeksi pada Anda dan anggota keluarga lainnya.

Agar bakteri-bakteri tersebut tak mencetuskan penyakit pada Anda atau anggota keluarga lainnya, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan. Di antaranya:

· Jaga kebersihan diri

Mulailah dengan menerapkan kebiasaan bersih pada diri sendiri. Rutin membersihkan tangan dengan sabun dan air yang mengalir, terutama setelah menggunakan kamar mandi, sebelum atau setelah makan, dan sebelum menyentuh hidung, mulut, atau mata.

· Bersihkan rumah secara teratur

Tempat-tempat yang sering menjadi tempat bersarangnya kuman seperti kamar mandi, lantai, dapur dan dinding harus mendapatkan perhatian lebih. Disinfektan perlu digunakan saat membersihkan toilet, demikian pula dengan bak tempat mencuci peralatan makan. Jangan biarkan tutup toilet terbuka setelah selesai menggunakannya.

· Perhatikan kebersihan benda-benda sekitar

Telepon genggam, remot televisi dan pegangan pintu adalah beberapa benda yang kerap disentuh. Jika Anda tak mencuci tangan setelah berkontak dengan benda tersebut, bakteri memiliki kesempatan yang besar untuk membuat Anda terserang penyakit.

· Pilih cat tembok yang mengandung Silver-Ion

Dinding merupakan bagian terluas yang ada di rumah. Nah, agar bakteri berbahaya tak hinggap dan menyebabkan Anda maupun anggota keluarga terserang penyakit, gunakanlah cat tembok yang dibuat menggunakan teknologi Silver-Ion.

Silver-Ion atau partikel perak dapat membunuh bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Para ahli mengatakan, bakteri yang terpapar Silver-Ion mengalami penurunan jumlah yang signifikan.

Sebagian besar bakteri memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Agar jenis bakteri berbahaya tidak menimbulkan penyakit pada diri Anda maupun keluarga, jagalah kebersihan rumah mulai dari saat ini.Ingat, rumah yang bersih dengan dinding yang sehat merupakan cikal-bakal keluarga sehat.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar