Sukses

Tanda Diabetes Mellitus yang Perlu Anda Waspadai

Diabetes mellitus atau penyakit gula dapat dikenali dari beberapa ciri. Apa saja gejala diabetes yang harus diwaspadai sejak dini? Simak di sini.

Diabetes adalah penyakit metabolik akibat meningkatnya kadar gula darah di dalam tubuh. Penyakit ini semakin meningkat kasusnya setiap tahun, bahkan masih banyak orang yang belum terdeteksi.

Oleh karena itu, penting mengetahui apa saja gejala diabetes agar bisa lebih waspada.Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat ke-7 dunia untuk prevalensi penderita diabetes tertinggi, yaitu 10,7 juta.

Prevalensi diabetes melitus pun meningkat dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen pada 2018.

Angka ini menunjukkan bahwa baru sekitar 25 persen penderita diabetes yang mengetahui bahwa dirinya kencing manis.

Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes mellitus dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung koroner, stroke, obesitas, serta gangguan pada mata, ginjal, dan saraf.

Artikel Lainnya: Gejala Diabetes pada Bayi yang Harus Diwaspadai!

Untuk mendeteksi diabetes dengan cepat, berikut tanda-tanda diabetes yang wajib diketahui:

1 dari 7 halaman

1. Sering Berkemih

Pada orang dengan diabetes, ginjal merespons tingginya kadar gula dalam darah dengan berusaha membuangnya melalui urine.

Akibatnya, produksi urine menjadi lebih banyak, sehingga penderita merasakan dorongan berkemih lebih sering daripada biasanya.

Sebagai perbandingan sederhana, seseorang dengan diabetes dapat ke kamar mandi hingga 2 kali lebih sering daripada orang yang tidak menderita diabetes.

Jika merasakan gejala diabetes ini, jangan ragu untuk memeriksakan kadar gula darah Anda.

2. Sering Haus

Sering merasa haus meski sudah minum cukup adalah salah satu gejala diabetes.

Gejala ini sebenarnya merupakan efek domino dari gejala pertama, yaitu rasa ingin buang air kecil terus-menerus.

Jika Anda merasa haus terus-menerus dan minum lebih banyak dari biasanya (padahal tidak ada perubahan aktivitas), bisa jadi itu adalah salah satu ciri-ciri diabetes.

2 dari 7 halaman

3. Kelaparan

Rasa lapar yang berlebih juga merupakan salah satu gejala diabetes. Kondisi ini akibat gula dari makanan tidak dapat diolah dengan baik, sehingga gagal masuk ke jaringan untuk menyediakan energi.

Karena kekurangan sumber energi, sel dalam tubuh akan memberi sinyal bahwa tubuh “kekurangan” makanan. Anda pun merasa lapar secara berlebihan.

Artikel Lainnya: Anda Sering Mengantuk? Waspada Gejala Diabetes!

4. Nyeri Otot dan Kesemutan

Kadar gula yang tinggi dalam darah bisa berpengaruh pada sirkulasi darah serta merusak saraf tubuh. Kondisi tersebut bisa memicu rasa nyeri ataupun kesemutan di kaki dan tangan.

Kondisi yang dikenal dengan istilah neuropati tersebut bisa memburuk seiring waktu. Komplikasi lebih serius bisa terjadi jika diabetes tidak ditangani dengan baik.

3 dari 7 halaman

5. Luka yang Sulit Sembuh

Gejala diabetes melitus lainnya adalah luka yang sulit sembuh. Luka kecil tapi tak kunjung sembuh atau bahkan makin memburuk pada penderita diabetes erat kaitannya dengan peredaran darah yang kurang baik.

Selain itu, kadar gula tinggi juga berperan dalam rusaknya fungsi pembuluh darah.\

6. Gangguan Penglihatan

Gangguan penglihatan seperti pandangan yang kabur atau buram kerap terjadi sebagai tanda-tanda diabetes.

Perubahan kadar gula darah tidak cuma mengakibatkan pergeseran cairan ke lensa mata, tetapi juga berpengaruh pada fungsi serta kelenturannya dalam memfokuskan pandangan.

4 dari 7 halaman

7. Perubahan Kulit

Perubahan pada kulit juga menjadi gejala diabetes yang bisa dideteksi sejak dini. Salah satu perubahan kulit yang identik dengan diabetes adalah munculnya acanthosis nigricans atau area kehitaman yang menebal.

Kondisi tersebut biasanya terjadi pada lipatan-lipatan kulit, seperti ketiak, leher, dan juga selangkangan.

Artikel Lainnya: 12 Perubahan di Kulit yang Jadi Tanda Mengidap Diabetes

8. Penurunan Berat Badan

Makan lebih banyak karena rasa lapar terus-menerus umumnya memicu kenaikan berat badan.

Namun, kondisi sebaliknya terjadi pada penderita diabetes. Bukannya naik, berat badan mereka malah turun tanpa sebab yang tidak diketahui.

Ketika tidak mendapatkan energi yang cukup, tubuh memecah simpanan lemak dan protein menjadi sumber energi. Hal ini pun menyebabkan berat badan Anda jadi turun.

5 dari 7 halaman

9. Kelelahan yang Berlebihan

Gejala diabetes selanjutnya adalah merasakan kelelahan yang berlebihan. Sama seperti tanda lainnya, kondisi ini juga akibat karena energi di tubuh tidak cukup.

Rasa lelah tersebut terjadi akibat minimnya gula yang pindah dari aliran darah menuju sel-sel tubuh. Energi pun tidak tersedia dengan baik di dalam tubuh.

10. Infeksi Jamur

Gula yang berlebih di dalam darah urine menjadi makanan untuk jamur. Itulah sebabnya, penderita diabetes lebih berisiko terkena infeksi jamur.

Infeksi ini biasa timbul di area yang mudah lembap, seperti ketiak, genital, jari tangan atau kaki, dan lipatan payudara.

Artikel Lainnya: Remaja Diabetes Rentan Haid Tidak Teratur?

6 dari 7 halaman

11. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS adalah gangguan hormonal yang menyebabkan sel-sel telur sulit matang dan mengalami gangguan ovulasi. Hal ini terjadi akibat tingginya hormon androgen dan terjadinya resistensi insulin.

Bagi Anda yang memiliki PCOS, hati-hati terkena diabetes. Gejalanya adalah haid tidak teratur, muncul jerawat berlebih, berat badan meningkat, dan pertumbuhan rambut halus di wajah, dada, punggung, atau perut.

12. Mulut Kering

Gejala diabetes juga dapat dirasakan pada bagian mulut. Karena tubuh terus mengeluarkan cairan untuk buang air kecil, kelembapan mulut pun berkurang. Anda bisa mengalami dehidrasi dan mulut terasa kering.

Begitu banyak gejala diabetes yang dapat timbul, tapi masih kurang disadari. Jika Anda atau orang terdekat mengalami salah satu atau lebih dari tanda di atas, segera periksakan diri ke layanan kesehatan.

Unduh aplikasi Klikdokter untuk informasi seputar kesehatan dan gaya hidup lainnya.

(HNS/AYU)

1 Komentar