Sukses

SIDS, Penyebab Cucu Aa Gym Meninggal Mendadak

SIDS atau sindrom bayi meninggal mendadak adalah penyebab kematian bayi yang paling sering. Cucu Aa Gym meninggal diduga karena ini.

Klikdokter.com, Jakarta Setelah menantu Hatta Rajasa tutup usia di umur yang masih 27 tahun, dunia pertelevisian Indonesia kembali dikejutkan oleh meninggalnya  cucu Aa gym yang masih berumur 2 bulan. Cucu Aa Gym meninggal secara mendadak pada hari Minggu (20/5) pukul 16.12 WIB. Dan penyebabnya adalah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Pemberitaan tentang meninggalnya cucu Aa Gym disampaikan langsung oleh Ghaida Tsurayya melalui akun Instagram pribadinya. Dalam keterangannya itu, Ghaida juga menuliskan permohonan doa agar keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah dengan kejadian yang sangat menyedihkan ini.

Apa itu SIDS?

SIDS atau kematian bayi mendadak adalah penyebab tersering bayi meninggal di usia 1 bulan hingga 1 tahun. Sindrom kematian bayi mendadak terjadi ketika bayi yang sebelumnya tampak sehat, tiba-tiba meninggal secara tidak terduga. Tidak ada penjelasan penyebab kematian mereka. Bahkan setelah penyelidikan menyeluruh, penjelasan tentang penyebab kematian tidak dapat ditemukan.

Meskipun SIDS dianggap langka, penyakit ini merupakan penyebab kematian paling umum untuk anak-anak di bawah usia 1 tahun di Amerika Serikat. SIDS paling sering terjadi antara usia 2 hingga 4 bulan. Pada 2015, sekitar 1.600 bayi meninggal karena SIDS di Amerika Serikat.

Gejala dan faktor risiko terjadinya SIDS

SIDS tidak memiliki gejala yang nyata. Penyakit ini terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga pada bayi yang tampaknya sehat. Jadi yang dibutuhkan untuk mengatasi kematian mendadak adalah dengan mengetahui faktor risiko terjadinya SIDS.

Walaupun penyebabnya belum jelas, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan kemungkinan bayi mengalami SIDS. Beberapa diantaranya adalah:

  • Faktor risiko yang paling sering dianggap sebagai penyebab SIDS adalah menidurkan bayi dengan posisi tengkurap dalam waktu yang lama, tanpa pengawasan orang dewasa di sekitarnya, atau pengawas ikut terlelap di dekat si bayi.
  • anatomi. Kelainan ini tidak akan terdeteksi sampai dilakukan  autopsi.
  • Infeksi pernapasan.
  • Berat badan rendah saat lahir.
  • Kelahiran prematur dan kelahiran kedua, dan seterusnya.
  • Riwayat keluarga pernah terjadi SIDS.
  • Ibu yang saat hamil merupakan perokok aktif maupun pasif.
  • Ras tertentu seperti bayi dari benua Afrika dan Amerika. Penduduk asli Amerika juga memiliki risiko 2 kali lebih besar mengalami SIDS.
  • Jenis kelamin bayi. Bayi berjenis kelamin laki-laki memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan bayi berjenis kelamin perempuan.
  • Usia ibu saat melahirkan masih sangat  muda (di bawah usia 20 tahun).
  • Cuaca atau suhu yang terlalu dingin lebih berisiko dibandingkan dengan cuaca atau suhu yang lebih hangat.
  • Cuaca yang terlalu panas.
  • Tidur bersama atau berbagi tempat tidur dengan orang dewasa, baik orang tua ataupun pengasuh.
  • Kasur yang terlalu lembut atau empuk.
  • Tempat tidur bayi yang banyak boneka di sekitarnya.
  • Tidak menyusui.

SIDS atau bayi meninggal mendadak seperti yang dialami cucu Aa Gym tidak terjadi pada setiap bayi. Anda juga tak perlu menyamaratakan kondisi bayi Anda dengan bayi yang lain. Karena setiap bayi memiliki karakter yang berbeda. Aman untuk bayi yang lain belum tentu aman juga untuk bayi Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar