Sukses

Cari Tahu Arti Angka Tekanan Darah Anda

Mengetahui angka tekanan darah Anda sangat penting untuk menilai kondisi kesehatan tubuh.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap tahunnya Hari Hipertensi Sedunia diselenggarakan pada tanggal 17 Mei, dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi. Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Know Your Numbers” (Kenali Angka Tekanan Darahmu), agar setiap orang memeriksakan dan mengetahui tekanan darah mereka secara berkala.

Lalu, apa yang telah Anda ketahui mengenai penyakit tekanan darah tinggi ini?

Hipertensi merupakan penyakit yang tak bisa disepelekan. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita tekanan darah tinggi. Hal ini dikarenakan gejalanya tidak selalu jelas, bahkan tidak ada sama sekali. Padahal, hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular.

Orang dengan hipertensi, berisiko terkena stroke hingga empat kali lipat dan serangan jantung hingga dua kali lipat, dibandingkan dengan orang yang memiliki tekanan darah normal. Selain itu, makin tinggi tekanan darah seseorang, makin tinggi pula risiko dirinya terkena berbagai gangguan kesehatan tersebut.

Arti angka tekanan darah

Hipertensi merupakan salah satu kondisi yang cukup sering ditemui, dan hal ini membuatnya menjadi salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian. Angka kejadian hipertensi juga diproyeksikan makin meningkat pada masa mendatang.

Faktor gaya hidup, seperti aktivitas fisik yang rendah, diet yang kaya garam dan makanan berlemak, serta penggunaan alkohol dan tembakau, adalah beberapa penyebab utama meningkatnya angka kejadian dari kondisi ini.

Menurut Joint National Committee (JNC), tekanan darah yang normal adalah < 120 mmHg untuk tekanan darah sistolik dan < 80 mmHg untuk tekanan darah diastolik. Sedangkan, tekanan darah sistolik 120–139 mmHg atau tekanan darah diastolik 80–89 mmHg dikategorikan sebagai prahipertensi.

Hipertensi tingkat I adalah tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan tekanan darah diastolik > 90 mmHg. Sementara hipertensi tingkat II adalah tekanan darah sistolik > 160 mmHg dan tekanan darah diastolik > 100 mmHg.

Kendala dalam pengendalian hipertensi

Pengobatan hipertensi yang memadai dapat membantu menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular dibandingkan jika hipertensi tersebut tidak terkontrol. Namun, salah satu kendala utama dalam mengendalikan hipertensi adalah kepatuhan terhadap konsumsi obat.

Walaupun penanganan yang ada saat ini tergolong efektif dan terjangkau, pencapaian tekanan darah target masih relatif jarang. Bahkan di negara-negara dimana biaya pengobatan bukan merupakan tanggung jawab dari masyarakat.

Selain itu, masih banyak orang yang merasa bahwa hipertensi merupakan kondisi yang dapat “disembuhkan”. Tak sedikit pula yang langsung menghentikan atau mengurangi pengobatan bila tekanan darah kembali mencapai level normal.

Alhasil, meskipun telah tersedia pengobatan antihipertensi yang efektif dan aman, hipertensi dan berbagai faktor risiko yang terkait tetap tidak terkontrol pada banyak pasien. Berbagai faktor risiko penyakit ini seperti obesitas, peningkatan kadar lemak dalam darah, dan diabetes mellitus.

Lalu, bagaimana cara menjangkau lebih banyak lagi orang dengan hipertensi agar mendapatkan penanganan yang tepat? 

Salah satu strategi yang dapat diterapkan bagi setiap orang adalah dengan memeriksakan kadar tekanan darah secara berkala. Selain itu, pada mereka yang sudah terdiagnosis hipertensi, pemantauan tekanan darah secara rutin juga sangat dianjurkan guna mengevaluasi efektivitas pengobatan.

Sebagai tambahan, menerapkan pola hidup sehat juga merupakan salah satu kunci dari mencegah hipertensi. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, menghindari merokok dan membatasi alkohol, serta mencukupi waktu tidur.

Hari Hipertensi Sedunia pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit tekanan darah tinggi. Selain itu juga demi mendukung setiap orang untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Untuk tahun ini, kenalilah angka tekanan darah Anda agar hipertensi dapat dilawan dan tidak mengancam jiwa.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar