Sukses

3 Gangguan Jiwa yang Sering Menyerang Pria

Apa saja gangguan jiwa yang sering terjadi pada pria? Berikut ini penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Kesehatan bukan hanya dinilai dari segi fisik, melainkan juga dari sisi mental. Masalah gangguan jiwa kian hari makin banyak ditemui dalam masyarakat. Hal ini dipengaruhi oleh makin tingginya stresor baik dalam lingkungan kerja, sosial, maupun keluarga, termasuk stresor dalam bidang ekonomi.

Wanita biasanya lebih peka terhadap masalah kesehatan mental mereka dan sering mencari teman untuk berbagi cerita. Sebaliknya, pria umumnya lebih tertutup dan berusaha menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Pria sering menganggap meminta tolong untuk penyelesaian masalah mereka menunjukkan bahwa mereka lemah. Inilah alasan mengapa di negara-negara maju, jumlah pria yang melakukan bunuh diri akibat stres lebih besar dari pada wanita.

Lalu, gangguan jiwa apa saja yang sering terjadi pada pria? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Obsessive-compulsive disorder (OCD)

Menurut data di Amerika Serikat, obsessive-compulsive disorder (OCD) lebih banyak terjadi pada pria muda dibandingkan dengan wanita muda. Kelainan ini ditandai dengan keinginan menjadi sempurna. Pada gangguan ini, terdapat suatu keinginan untuk melakukan suatu kegiatan secara berulang-ulang.

Sebagai contoh, jika seseorang khawatir mengenai kebersihan tangannya sebelum makan, maka ia akan mencuci tangannya. Nah, orang dengan OCD akan melakukan cuci tangan ini berulang kali hingga hingga rasa khawatirnya hilang.

Gangguan ini tergolong dalam gangguan kecemasan, yang dapat diperburuk dengan stres, sakit, dan kelelahan. Itu sebabnya, pria muda lebih sering mengalami OCD dibandingkan wanita muda karena tingkat stres pria dalam pekerjaan, misalnya, lebih tinggi dibandingkan wanita. Namun demikian, kelainan ini dapat diatasi dengan psikoterapi, terapi kebiasaan, dan bila perlu dengan obat-obatan dari dokter.

2. Skizofrenia

Skizofrenia adalah kelainan jiwa yang menyebabkan penderita mengalami gangguan isi pikiran dan persepsi. Akibatnya muncul waham, halusinasi, hingga terjadi perubahan perilaku. Orang dengan skizofrenia sulit membedakan pikirannya sendiri dengan realita sehingga pikirannya menjadi kacau.

Kelainan ini juga ditandai dengan adanya kesulitan memfokuskan pikiran, bicara tidak teratur, dan perilaku yang tidak wajar seperti paranoid. Orang dengan skizofrenia biasanya juga sering mendengar bisikan-bisikan atau melihat hal-hal yang tidak nyata.

Penelitian telah membuktikan bahwa pada rentang usia 16 hingga 25 tahun, laki-laki lebih sering mengalami skizofrenia dibandingkan wanita. Secara umum dikatakan risiko laki-laki mengalami skizofrenia 1,4 kali lebih tinggi dibandingkan risiko wanita mengalami kelainan ini.

Stres yang berat merupakan suatu pemicu munculnya gejala skizofrenia pada pria. Penanganan skizofrenia dapat dilakukan oleh ahli psikiatri dengan pemberian obat-obatan antipsikotik untuk mengurangi halusinasi, waham, dan gangguan perilaku.

3. Depresi

Depresi merupakan kelainan jiwa yang ditandai dengan kesedihan dan duka yang berkepanjangan. Orang dengan depresi biasanya sering menangis, nafsu makan berkurang, lelah dan tidak berenergi, sulit berkonsentrasi, mudah tersingggung, tidak ingin melakukan aktivitas di luar kamar, malas bersosialisasi, hingga dapat muncul keinginan bunuh diri pada depresi berat.

Pria lebih sering mengalami depresi berat dibandingkan wanita. Hal ini dapat dilihat jumlah pria yang melakukan bunuh diri lebih banyak ketimbang wanita. Depresi dapat muncul dalam satu episode, berulang, hingga menetap. Penanganan depresi meliputi psikoterapi dan pemberian obat-obatan antidepresan oleh dokter.

Nah, kini Anda telah mengetahui beberapa gangguan jiwa yang sering terjadi pada pria. Untuk itu, waspadalah dengan gejala gangguan jiwa tersebut. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala gangguan jiwa seperti yang telah diuraikan di atas, jangan malu untuk menemui dokter demi mendapatkan penanganan. 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar