Sukses

Dianggap Tak Kekinian, Menulis dengan Tangan Ternyata Bermanfaat

Menulis dengan tangan sering dianggap ketinggalan zaman. Padahal manfaatnya sangat besar untuk otak.

Klikdokter.com, Jakarta Siapa bilang kalau menulis dengan tangan tak kekinian? Tengok saja hand lettering. Seni menulis dengan tangan ini makin banyak penggemarnya, bisa dilihat dari lokakarya yang makin menjamur. Bentuk keterampilan ini sederhana saja, hanya menggunakan pulpen dan kertas, untuk menghasilkan lekukan-lekukan huruf yang cantik dipandang. 

Meski menulis dengan tangan—baik itu hand lettering atau handwriting—dianggap ketinggalan zaman, nyatanya ada keasyikan dan kepuasan sendiri ketika menorehkan pena di atas kertas.

Namun, atas alasan kepraktisan, orang kini lebih sering mencatat apa pun menggunakan ponsel dan perangkat elektronik lainnya. Tak dimungkiri, menulis dengan tangan memang proses yang melelahkan dan kurang efisien. Apalagi untuk era sekarang, segala hal harus dilakukan dengan serba cepat, serba tergesa.

Padahal, menulis dengan tangan dapat membantu Anda untuk lebih fokus dan kreatif ketimbang memakai laptop. Ini tidak mengada-ada. Dilansir berbagai sumber, sudah ada sejumlah penelitian yang menarik kesimpulan bahwa menulis dengan tangan dapat bermanfaat untuk otak. Berikut di antaranya:

● Meningkatkan aktivitas saraf di otak

Menulis dengan tangan dapat meningkatkan aktivitas saraf di bagian tertentu pada otak, layaknya meditasi. Para peneliti dari Universitas Indiana, Amerika Serikat, mencapai kesimpulan ini setelah melihat hasil magnetic resonance imaging (MRI) pada partisipan studi.

● Menajamkan otak

Menulis dengan tangan juga dapat menajamkan otak sehingga membantu orang untuk berpikir secara mendalam. Mengapa bisa? Rupanya, gerakan tangan yang dilakukan saat menulis tangan dapat mengaktifkan area di otak yang bertanggung jawab atas pemikiran.

● Membantu untuk rileks

Menulis dengan tangan juga memaksa Anda untuk menikmati ritme waktu dengan lebih santai, ketika semua orang terjepit di tengah tuntutan hidup yang serba cepat. Rasanya lebih fokus. Hanya ada pena, kertas, dan pikiran Anda. 

Sekali lagi, ini tidak berlebihan. Menurut ahli saraf Dr. Claudia Aguirre, menulis dengan kesadaran (mindful writing) mampu mengistirahatkan otak dan memantik kreativitas.

● Mencerna dengan lebih mudah

Studi yang dipublikasikan di jurnal Psychological Science mengklaim bahwa menulis catatan dengan pulpen, ketimbang laptop, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hal yang sedang Anda tulis. 

Studi tersebut meneliti lebih dari 300 mahasiswa di Universitas Princeton dan Universitas California, Amerika Serikat. Mereka melihat bahwa mahasiswa yang mencatat dengan pulpen lebih mampu menjawab pertanyaan saat kuliah daripada mereka yang menggunakan laptop.

Alasannya adalah mereka yang menulis dengan tangan akan menyaring kembali informasi ketika mencatat, yang mengharuskan mereka untuk melakukan proses seperti merangkum dan memahami. Sebaliknya, mereka yang memakai laptop cenderung membuat transkrip literal.

● Lebih mudah mengingat

Ilmuwan dari National Center for Scientific Research Thierry Olive menjelaskan bahwa menulis dengan tangan merupakan aktivitas visual-spasial, yang melibatkan lebih banyak gerakan daripada mengetik. Menurutnya, ini menjelaskan mengapa Anda lebih mudah mengingat janji yang Anda tuliskan di kalender daripada diketik di ponsel.

Hidup di era modern telah sedemikian dipermudah oleh teknologi. Untuk menulis, ada ponsel dan laptop yang membuat segalanya cepat dan efisien. Namun, tak ada salahnya untuk kembali menengok aktivitas yang sudah dianggap mulai “punah” seperti menulis dengan tangan. Yuk, siapkan pena dan kertas Anda untuk menulis!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar