Sukses

Awas, Demam Juga Bisa Sebabkan Dehidrasi

Tak sekadar mengakibatkan peningkatan suhu tubuh, demam juga bisa menyebabkan dehidrasi atau kurang cairan. Ini alasan medisnya.

Klikdokter.com, Jakarta Demam dapat terjadi pada siapa saja. Selain bisa mengakibatkan peningkatan suhu tubuh, kondisi ini juga menyebabkan gejala berupa mengigil, berkeringat, sakit kepala, nyeri sendi, badan lemas, dan hilangnya nafsu makan.

Meski gejalanya bervariasi, tak sedikit orang yang menyepelekan demam. Apakah Anda salah satunya? Jika ya, sebaiknya Anda berhati-hati. Karena demam yang disepelekan dapat berujung pada dehidrasi.

Mengapa demam sebabkan dehidrasi?

Seperti telah disinggung sebelumnya, demam dapat disertai dengan peningkatan jumlah keringat. Kondisi ini membuat kadar air dan elektrolit yang hilang dari dalam tubuh semakin meningkat.

Di samping itu, saat demam Anda juga kerap merasa tidak enak badan, sehingga kurang bernafsu untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang menjadi sumber cairan tubuh.

Lebih jauh, peningkatan suhu tubuh akibat demam juga menyebabkan peningkatan laju metabolisme tubuh. Padahal, reaksi metabolisme membutuhkan sejumlah cairan dan oksigen. Jadi, jika tak mampu memenuhi kebutuhan tersebut, bukan tak mungkin Anda akan berakhir pada kondisi dehidrasi.

Seberapa bahayanya dehidrasi?

Dehidrasi merupakan kondisi ketika cairan tubuh yang keluar lebih besar daripada cairan yang didapatkan. Secara medis, keadaan ini dikaitkan dengan jumlah kehilangan cairan secara signifikan, sehingga tubuh kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal.

Berdasarkan gejalanya, dehidrasi dibagi menjadi ringan–sedang dan berat.

● Dehidrasi ringan–sedang

Pada kondisi dehidrasi ringan-sedang, gejala yang terjadi dapat berupa munculnya rasa haus dan warna urine menjadi lebih kuning dari biasanya. Selain itu juga terjadi penurunan frekuensi berkemih atau jumlah urine berkurang. Mulut terasa kering dan lengket, mudah mengantuk, badan lemas, sakit kepala, pusing dan sembelit.

● Dehidrasi berat

Pada kasus dehidrasi berat, penderita biasanya akan merasa kebingungan, mata tampak cekung, denyut jantung meningkat namun badan terasa lemas, pusing berputar, urine sedikit atau tidak keluar sama sekali, kesulitan berdiri atau berjalan normal, kejang, hilang kesadaran dan koma.

Dehidrasi bukan suatu keadaan yang dapat dianggap sepele. Pada kasus dehidrasi berat, penderita berisiko kehilangan nyawa. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mengenali gejala dehidrasi sejak dini, sehingga dapat ditangani dengan baik sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Jangan biarkan demam yang Anda alami berujung pada dehidrasi. Minumlah lebih banyak air putih, apalagi jika saat ini suhu tubuh Anda berada di atas 38⁰C dan berkeringat lebih banyak daripada biasanya. Sementara itu, jika Anda sudah terlanjur mengalami satu atau lebih gejala yang mengarah ke dehidrasi berat, jangan ragu untuk segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat.

[NB/ RVS]

1 Komentar