Sukses

5 Tanda Anda Kekurangan Magnesium

Magnesium penting bagi kesehatan tubuh. Ketahui sejumlah tanda Anda kekurangan mineral tersebut lewat hal-hal berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Magnesium adalah mineral yang memiliki peran penting terhadap ratusan reaksi kimia dalam tubuh sehingga mampu membuat tubuh berfungsi dengan baik. Mendapatkan asupan magnesium sangatlah penting, apalagi setiap usia dan kalangan memiliki kebutuhannya masing-masing.

Pria dan wanita usia 19 - 30 tahun memerlukan kurang lebih 10 mg magnesium per hari. Sedangkan, wanita hamil membutuhkan hingga 40 mg setiap harinya sebagai upaya melahirkan bayi yang sehat kelak.

Merujuk pada fungsinya, magnesium adalah zat pembentuk sel darah merah yang mengikat oksigen dan hemoglobin, Selain itu, ia juga berperan sebagai kofaktor atau molekul pembantu dalam proses di dalam enzim, fungsi otot, dan saraf.

Kekurangan magnesium menimbulkan risiko kejadian penyakit jantung koroner, diabetes tipe-2, serta gangguan fungsi otot dan saraf. Lantas, bagaimana tubuh memberikan alarm akan hal ini? Dilansir dari Prevention, simak 5 tanda Anda kekurangan magnesium sebagai berikut:

1. Merasa lelah sekali

Tidak mudah untuk menguji magnesium dalam darah, sehingga hal ini sering tidak terdeteksi.  Oleh karena itu, sulit untuk mengetahui berapa banyak orang yang menderita kelelahan sebenarnya tidak mendapatkan cukup magnesium.

Banyak hal yang dapat membuat Anda merasa lelah seperti kurang tidur atau olahraga, diet berlebihan, dan kondisi kesehatan tertentu. Jika rasa lelah masih terus berlanjut, segera periksakan pada dokter.

2. Kram

Kondisi ini sangatlah menyiksa, apalagi jika datang di malam hari. Obat-obatan tertentu, kondisi medis, berolahraga untuk waktu yang lama, atau memasang posisi tubuh tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama, dapat meningkatkan risiko kram.

Magnesium membantu mengatur fungsi otot dan saraf Anda dengan membawa kalium dan kalsium ke sel-sel tubuh, sehingga rendahnya kadar mineral dapat meningkatkan rangsangan negatif dan berujung pada kram. Jadi ketika mereka otot tubuh bekerja terlalu keras dan Anda kekurangan magnesium, maka hal itu dapat menyebabkan kram yang menyakitkan.

3. Tekanan darah tinggi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa magnesium bersentuhan langsung dengan kesehatan jantung Anda, termasuk tekanan darah. Faktanya, orang yang menerima rata-rata 368 miligram magnesium setiap hari selama tiga bulan melihat adanya tekanan darah yang stabil.

Para ilmuwan masih tidak yakin dengan hal ini. Namun, kondisi tersebut disinyalir memiliki hubungan dengan efek magnesium pada peradangan.

4. Kekurangan vitamin D

Magnesium membantu mengaktifkan vitamin D. Berdasarkan laporan terbaru dari The Journal of American Osteopathic Association, asupan magnesium yang cukup dapat mengurangi risiko kekurangan vitamin D.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa hampir 42 persen orang Amerika tidak mendapatkan cukup vitamin D untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat, kesehatan jantung, dan tulang.

5. Sakit Kepala

Kekurangan magnesium dapat mengacaukan pelepasan neurotransmiter di tubuh dan mengakibatkan penyempitan pada sel darah Anda. Kondisi ini adalah dua faktor yang meningkatkan sakit kepala. Selain itu, menurut The National Institutes of Health, penderita migrain biasanya memiliki kadar magnesium yang lebih rendah.

Para ahli berpendapat bahwa mineral—termasuk magnesium—dapat membantu menghentikan pelepasan zat kimia yang memancarkan rasa sakit. Oleh karena itu, mereka yang kekurangan magnesium juga identik mengalami sakit kepala.

Kelima kondisi yang menunjukkan Anda kekurangan magnesium di atas, seharusnya bisa dicegah. Salah satunya adalah dengan cara mengonsumsi makanan mengandung magnesium, yakni segala produk susu, buah-buahan seperti alpukat dan pisang, kacang-kacangan, ikan salmon, serta masih banyak lagi.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar