Sukses

Pola Diet Sehat untuk Penderita Hipertensi

Anda mengalami hipertensi? Ini pola diet sehat yang bisa Anda jadikan panduan.

Klikdokter.com, Jakarta Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu penyakit kronis yang banyak dialami masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Penderita penyakit ini tak boleh sembarang konsumsi makanan, agar tekanan darah tetap stabil.

American Heart Association (AHA) menyebutkan, hipertensi ditandai dengan tekanan darah sistolik sama dengan atau di atas 130 mmHg dan tekanan darah diastolik sama dengan atau di atas 80 mmHg. Sebelum dinyatakan mengidap penyakit ini, seseorang perlu melewati pemeriksaan darah 3 kali berturut-turut dalam waktu berbeda.

Hipertensi vs makanan sehari-hari

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), pertumbuhan industri makanan olahan memberi dampak pada jumlah garam yang dikonsumsi oleh orang-orang. Hal ini turut berperan pada kejadian hipertensi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang untuk mengonsumsi asupan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk hipertensi. Apalagi bila orang tersebut sudah mengidap hipertensi sebelumnya.

The National Heart, Lung, Blood Institute (NHLBI) di Amerika menganjurkan bagi pengidap hipertensi atau orang yang ingin terhindar dari kondisi tersebut untuk menerapkan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Ini karena penelitian yang dilakukan oleh lembaga tersebut memberikan hasil bahwa DASH dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah, sehingga secara otomatis menurunkan komplikasi penyakit hipertensi.

Senada dengan itu, penelitian lain membuktikan bahwa seseorang yang menjalankan diet DASH dapat menurunkan tekanan darahnya dalam waktu 2 minggu.

Mengenal diet DASH untuk hipertensi

Diet DASH mengutamakan beberapa hal berikut:

  • Memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
  • Konsumsi produk olahan susu tanpa lemak atau rendah lemak.
  • Memperbanyak konsumsi ikan, daging unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak sayur dan makanan yang berasal dari gandum.
  • Batasi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.
  • Batasi asupan garam, gula atau yang bersifat manis.

Dalam menjalani diet DASH, Anda diwajibkan untuk membatasi asupan natrium (garam) hanya 2/3 sendok teh per hari. Adapun sajian atau porsi makanan yang direkomendasikan sebagai patokan pada diet DASH, yaitu:

● Sayur

Konsumsi sayur sebanyak empat hingga lima sajian per hari. Kisaran per satu sajian adalah satu mangkuk sayur mentah atau setengah mangkuk sayur masak.

● Buah

Konsumsi buah empat hingga lima sajian per hari. Satu sajian terdiri dari satu mangkuk buah mentah atau setengah mangkuk buah matang.

● Gandum dan biji-bijian

Gandum dikonsumsi sebanyak tujuh hingga delapan sajian per hari. Satu sajian berisi setengah potong roti gandum dan setengah nasi atau pasta masak.

● Produk olahan susu rendah lemak atau tanpa lemak

Asupan ini dikonsumsi sebanyak dua atau tiga sajian per hari. Satu sajian terdiri dari kurang lebih 235 ml susu.

● Daging, unggas dan ikan

Daging, unggas atau ikan dapat dikonsumsi kurang dari atau sama dengan dua sajian per hari. Satu sajian berukuran kurang lebih 85 gram.

● Kacang-kacangan

Ini dapat dikonsumsi sebanyak empat atau lima sajian per minggu. Satu sajian terdiri dari kurang lebih 85 gram tahu.

● Minyak

Dikonsumsi sebanyak dua atau tiga sajian per hari. Satu sajian terdiri dari satu sendok teh minyak zaitun atau minyak sehat lainnya.

● Makanan manis

Kurang dari lima sajian dalam seminggu. Satu sajian tidak lebih dari 1 sendok makan gula, jelly, atau selai.

Jika mengalami kesulitan dalam menentukan pola diet sehat untuk hipertensi, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis gizi. Ingatlah untuk mengombinasikan pola diet sehat tersebut dengan olahraga secara rutin, istirahat cukup, dan tidak merokok atau minum alkohol.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar