Sukses

Hati-Hati, Kebiasaan Menggigit Kuku Bisa Bikin Sakit Perut

Banyak orang tak sadar suka menggigit kuku saat stres atau bosan. Sadarkah Anda kebiasaan ini punya efek buruk bagi kesehatan? Apa saja?

Klikdokter.com, Jakarta Saat membaca email, atau saat sedang nonton televisi, atau kapan pun saat pikiran mengawang, tanpa sadar Anda menggigit kuku. Kebiasaan menggigiti kuku atau secara medis dikenal sebagai onychophagy, adalah gangguan perilaku umum yang memengaruhi 20-30 persen populasi manusia di berbagai penjuru dunia. Selain bisa membuat kuku tak sedap dipandang, kebiasaan gigit-gigit kuku juga memberi efek buruk terhadap kesehatan, yang salah satunya adalah sakit perut. Apa benar?

Kaitan antara kebiasaan menggigit kuku dan sakit perut

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, MEpid, dari KlikDokter, menggigit kuku dapat merupakan suatu bentuk stres seseorang. Kebiasaan ini biasanya dilakukan saat bosan, saat sedang tidak melakukan apa pun, atau merupakan keturunan dari kebiasaan di keluarganya.

Kebiasaan ini sebaiknya segera dihilangkan karena selain dapat mengurangi keindahan kuku, juga dapat menyebabkan Anda terjangkit penyakit karena tangan Anda – termasuk ujung-ujung kuku – banyak didiami kuman. Terlebih lagi jika kebiasaan gigit-gigit kuku ini sampai melukai kuku atau jaringan sekitarnya, sehingga mengakibatkan luka terbuka yang dapat menjadi sumber infeksi.

Dr. Richard Scher, M.D., ahli gangguan kuku dari Weill Cornell Medical College dan salah satu anggota dari American Academy of Dermatology, Amerika Serikat (AS), juga berpendapat serupa. Katanya seperti dilansir di laman Time, meski berukuran kecil, ujung kuku Anda menyimpan banyak jenis kuman, khususnya famili dari bakteri enterobacteriaceae, yang di dalamnya termasuk E. coli dan salmonella. Ketika Anda mengigiti kuku, bakteri-bakteri tersebut dapat berpindah ke mulut, lalu usus, yang kemudian dapat menyebabkan infeksi gastrointestinal seperti diare dan sakit perut.

Dampak buruk lain kebiasaan gigit-gigit kuku bagi kesehatan

Dalam jangka panjang, kebiasaan menggigit kuku dapat mengakibatkan terjadinya paronikia (akrab disebut sebagai cantengan), yaitu infeksi kulit yang muncul di sekitar kuku-kuku jari tangan dan kaki. Kuku yang terinfeksi tampak bengkak dan meradang. Penyebabnya adalah infeksi jamur atau bakteri.

Ditambahkan oleh Dr. Chris Adigun, M.D., dermatolog dari NYU Langone Medical Center, AS, virus kutil HPV (human papillomavirus) juga umum ditemui pada penggigit kuku. Setelah menginfeksi kuku, kutil ini juga dapat menyebar ke bibir dan mulut. Bahkan, kebiasaan ini juga bisa meluas gigi, yang dapat menyebabkan oklusi gigi yang buruk, sehingga gigi akan bergeser keluar dari posisi atau bentuknya menjadi aneh. Para penggigit kuku juga dapat berisiko lebih tinggi mengalami penyakit gusi dan infeksi.

Cara menghentikan kebiasaan menggigiti kuku

Sampai di sini, kebiasaan menggigit kuku tak hanya terlihat jorok, tapi juga membawa banyak dampak buruk terhadap kesehatan. Lantas, bagaimana cara menghentikan kebiasaan ini? Dijabarkan oleh dr. Resthie, coba lakukan langkah-langkah ini:

  1. Usakahan untuk selalu memotong pendek kuku.
  2. Berpikirlah untuk berhenti menggigit kuku. Saat Anda ingin atau sedang menggigiti kuku, segera hentikan.
  3. Tahan keinginan Anda untuk menggigit kuku dalam waktu kapan pun dan secemas atau sebosan apa pun Anda.
  4. Untuk para wanita, coba aplikasikan cat kuku untuk mempercantiknya. Jadi, ketika mulai menggigit kuku, Anda akan secara otomatis menghentikan kebiasaan tersebut. Penting untuk diingat bahwa menggigiti kuku yang bercat kuku bisa berbahaya jika tertelan karena kandungannya yang berbahaya.
  5. Mengoleskan produk krim atau losion yang aman dan dijual bebas, yang rasanya pahit ke bagian kuku atau jari tangan. Rasa pahit yang Anda rasakan saat mengigit kuku akan menjadi pengingat bagi Anda untuk tidak melakukannya.

Dr. Chris mengatakan bahwa bagi kebanyakan orang, kebiasaan menggigit kuku adalah manifestasi dari stres atau gangguan psikis. Keduanya dapat menyebabkan teeth grinding atau bruxism (kebiasaan menggemeretakkan gigi secara tidak sadar). Jika sudah begini, yang paling baik adalah meminta pertolongan ahli seperti psikiater untuk menghilangkan kebiasaan ini.

Bagi beberapa orang menghentikan kebiasaan menggigit kuku memang tidaklah mudah. Namun, awali dengan tekad yang bulat yang akan membantu Anda menghentikan semua kebiasaan yang dapat berdampak buruk pada kesehatan. Untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, jauhi stres, dan selalu menjaga kebersihan tangan!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar