Sukses

Kenali Penyebab Sesak Napas Saat Naik Pesawat

Saat naik pesawat pernahkah Anda mengalami sesak napas? Nah, kenali penyebab sesak napas saat naik pesawat dan cara mengatasinya, di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Pesawat merupakan metode transportasi yang cepat dan efektif. Berbagai perusahaan maskapai kini pun muncul dengan harga tiket penerbangan yang cukup bersaing. Namun terkadang, ketika naik pesawat, mungkin Anda pernah merasakan sesak napas yang menggangu. Apa sajakah penyebab sesak napas saat naik pesawat? Dan bagaimana cara mengatasinya?

Pada sebagian orang seperti anak-anak, orang tua, ibu hamil, atau orang dengan penyakit saluran napas, penyakit jantung, dan anemia dapat merasakan sesak napas saat naik pesawat.

Mengenal proses pernapasan

Proses pernapasan tidak hanya melibatkan paru-paru. Lebih dari itu, pernapasan juga melibatkan sistem sirkulasi yaitu jantung, pembuluh darah, dan darah. Pernapasan dimulai dari masuknya udara melalui saluran napas ke dalam paru-paru. Kemudian terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida pada alveolus paru.

Oksigen akan diikat oleh hemoglobin yang berada di dalam darah dan dibawa melalui pembuluh darah paru ke jantung. Jantung kemudian akan menyebarkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh, sehingga oksigen dapat masuk ke dalam sel. Di dalam sel, oksigen digunakan dalam proses metabolisme untuk menghasilkan energi.

Inilah mengapa proses pernapasan merupakan suatu rangkaian panjang yang melibatkan berbagai organ. Adanya masalah pada salah satu organ tersebut dapat menyebabkan masalah pernapasan dan menimbulkan sesak napas.

Penyebab sesak napas saat naik pesawat

Ketika naik pesawat, kadang timbul rasa tidak nyaman saat bernapas, bahkan bisa mengakibatkan sesak napas. Ada beberapa alasan mengapa sesak napas dapat terjadi saat naik pesawat.

1. Rasa ketakutan

Pada orang yang baru pertama kali atau beberapa kali naik pesawat, terkadang muncul rasa takut saat naik pesawat. Bahkan ada orang yang tetap merasa ketakutan walaupun sudah sering menggunakan pesawat sebagai sarana transportasi.

Orang-orang dengan fobia kecepatan atau ketinggian juga kerap merasa takut saat naik pesawat. Rasa takut ini dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin, sehingga memacu detak jantung menjadi lebih cepat.

Meningkatnya aktivitas jantung ini membutuhkan energi dan pasokan oksigen yang lebih besar, sehingga tubuh dipaksa untuk bernapas lebih cepat agar pasokan oksigen cukup. Hal ini dapat menimbulkan rasa sesak napas.

2. Kandungan oksigen dalam udara pesawat

Kandungan oksigen dalam udara pesawat cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kandungan oksigen di udara terbuka. Bayangkan berapa banyak penumpang dalam pesawat. Semuanya membutuhkan oksigen dalam ruangan pesawat yang cukup terbatas.

Hal ini menyebabkan kadar oksgien dalam pesawat relatif lebih rendah, sehingga dapat memicu munculnya sesak napas, terutama pada orang yang memiliki masalah kesehatan.

3. Kelembapan udara dalam pesawat

Udara dalam pesawat juga cenderung lebih kering dibandingkan dengan udara bebas. Hal ini terkadang membuat Anda merasa tidak nyaman saat bernapas di pesawat. Lebih dari itu, pada orang yang sensitif, dapat terjadi iritasi hidung dan saluran napas akibat dari kelembapan udara yang kurang dalam pesawat.

Hidung dan tenggorokan kemudian akan terasa kering, apalagi jika Anda melakukan perjalanan jarak jauh dengan pesawat.

4. Tekanan udara dalam pesawat

Apakah Anda masih ingat pelajaran di bangku sekolah bahwa tekanan udara pada daerah pegunungan lebih rendah dibandingkan tekanan udara daerah pantai? Nah, bayangkan tekanan udara saat Anda berasa di atas pesawat yang terbang dengan ketinggian di atas pegunungan.

Walaupun pesawat memiliki teknologi untuk meningkatkan tekanan udara dalam pesawat, tetap saja tekanan udara dalam pesawat relatif lebih rendah dari udara luar, sehingga Anda dapat mengalami sesak napas.

Demikianlah beberapa penyebab sesak napas saat bepergian naik pesawat. Pastikan kesehatan Anda dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat, terutama perjalanan jauh. Selamat berlibur!

[NP/RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar