Sukses

7 Kiat Menyusui di Tempat Umum

Menyusui di tempat umum tidaklah sulit, bahkan bisa menjadi momen yang menyenangkan. Ini kiatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Menyusui bukanlah hal yang tabu di zaman sekarang. Kampanye air susu ibu (ASI) eksklusif disosialisasikan di berbagai tempat. Ibu menyusui punya hak untuk memberi ASI untuk buah hati di mana saja dan kapan saja.

Namun tak jarang, ibu menyusui merasa risi untuk menyusui di tempat umum. Risi karena merasa payudaranya bisa terlihat oleh orang lain, atau risi dengan tatapan orang lain. Apakah Anda juga pernah merasakan hal tersebut?

Hal utama yang harus diyakini oleh ibu menyusui adalah ASI merupakan hak bayi.  Karena itu, prioritaskan pemberian ASI di mana pun dan kapan pun bayi Anda memerlukannya. Ketahui juga bahwa negara Indonesia, melalui Undang-Undang Kesehatan pasal 128, menyatakan dukungan dan perlindungannya untuk ibu menyusui.

Agar menyusui di tempat umum tetap menjadi momen yang sama nyamannya dengan ketika menyusui di rumah, lakukan kiat-kiat berikut ini.

● Gunakan pakaian yang memudahkan untuk menyusui

Gunakan pakaian khusus untuk ibu menyusui saat bepergian. Pakaian ini biasanya memiliki ritsleting atau kancing di daerah payudara untuk memudahkan Anda dalam menyusui bayi. Sebagai alternatif, gunakan pakaian yang memiliki kancing depan, sehingga dengan membuka 2–3 kancing, Anda sudah dapat menyusui si Kecil.

● Gunakan bra menyusui

Selain memilih pakaian yang tepat, menggunakan bra menyusui juga akan membantu Anda agar tidak sulit saat akan menyusui. Bra menyusui memiliki bukaan depan sehingga salah satu cup bra dapat dibuka dengan mudah saat akan memberi ASI.

● Kenali letak lokasi ruang menyusui (nursing room)

Sebagian ruang publik di kota besar sudah dilengkapi dengan ruangan untuk menyusui. Saat bepergian, kenalilah lokasinya dan lakukan survei singkat ke ruangan tersebut. Bila ruangan cukup nyaman, Anda bisa bergegas ke sana saat hendak menyusui.

● Gunakan nursing cover

Jika tak ada ruang menyusui, atau ruangan menyusui tak nyaman, Anda tetap dapat menyusui bayi di ruang terbuka dengan menggunakan nursing cover, yaitu kain penutup saat menyusui. Jika tak membawa nursing cover, kain gendongan bayi pun dapat digunakan untuk menutupi proses menyusui.

● Susuilah bayi sebelum ia kelaparan

Bayi yang kelaparan cenderung rewel. Dan biasanya dalam keadaan seperti ini, bayi enggan untuk ditutupi dengan nursing cover. Agar bayi kooperatif dan mau menyusu dengan tenang, usahakan untuk menyusuinya sebelum ia lapar.

● Atur jadwal bepergian Anda dengan jadwal menyusui

Jika Anda dan bayi akan bepergian dalam waktu tak lama, sebaiknya susui bayi dahulu, baru pergi ke tempat umum. Misalnya jika Anda dan bayi akan pergi ke mal dalam waktu 1–2 jam saja, maka Anda dapat menyusui bayi dahulu saat dalam perjalanan dari rumah ke mal. Kemungkinan besar dalam 1–2 jam kemudian di mal, si Kecil masih berada dalam keadaan kenyang.

● Siapkan ASI perah

Jika dengan melakukan semua kiat di atas, Anda tetap merasa tak nyaman untuk menyusui di tempat umum, Anda dapat membawa ASI perah untuk diberikan kepada bayi bila ia memintanya. Berikan ASI perah menggunakan sendok atau gelas. ASI perah umumnya bisa bertahan dalam suhu ruangan selama sekitar dua jam.

Untuk ibu menyusui, tak perlu khawatir untuk bepergian ke tempat umum bersama bayi. Karena dengan melakukan kiat-kiat di atas, menyusui di tempat umum bisa dilakukan dengan nyaman. Selamat mencoba!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar