Sukses

Waspada Penyakit Malaria Jika Muncul 3 Gejala Ini

Jangan sepelekan malaria. Penyakit ini sangat berbahaya, bahkan bisa merenggut nyawa. Kenali gejalanya.

Klikdokter.com, Jakarta Malaria menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan di Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku. Penyakit ini tergolong berbahaya, karena dapat merenggut nyawa penderitanya.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparumPlasmodium vivax, Plasmodium ovalePlasmodium malariae, dan Plasmodium knowlesi. Di antara semua jenisnya, plasmodium falciparum dan plasmodium vivax adalah penyebab malaria yang paling sering ditemukan di Indonesia.

Plasmodium falciparum

Kasus malaria yang paling berbahaya disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparum. Jika tidak ditangani dengan cepat, malaria akibat parasit jenis ini dapat menyebabkan komplikasi fatal. Selain itu, parasit ini juga bisa memiliki kekebalan terhadap pengobatan malaria standar.

Plasmodium vivax

Plasmodium vivax menimbulkan gejala yang sedikit lebih ringan. Akan tetapi, parasit jenis ini bisa menyebabkan keluhan malaria berulang lantaran parasit dapat bertahan hidup di dalam organ hati selama tiga tahun.

Apa saja gejala malaria?

Ketika terinfeksi parasit, pasien akan mulai mengeluhkan beberapa gejala setelah satu minggu. Gejala malaria yang mirip dengan penyakit demam berdarah dengue, antara lain:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Mual muntah
  • Berkeringat
  • Menggigil

Jika ditinjau lebih dalam, malaria akan memberikan 3 gejala spesifik berdasarkan stadium penyakit. Keadaan ini dikenal sebagai trias malaria.

1.    Stadium dingin

Stadium dingin dapat berlangsung selama 15 menit hingga 1 jam. Pada stadium ini, pasien akan menggigil. Selain itu, denyut nadi juga dapat meningkat namun terpantau lemah. Bibir dan jari-jari pasien juga akan tampak pucat. Dapat ditemui adanya muntah dan kejang pada anak.

2.    Stadium demam

Setelah menggigil hebat, pasien akan merasakan demam tinggi. Denyut nadi terasa cepat dan kuat, disertai sakit kepala serta mual maupun muntah. Suhu tubuh pasien dapat meningkat hingga 410C atau lebih. Stadium ini berlangsung antara 2-12 jam.

3.    Stadium berkeringat

Pada stadium ini, pasien akan merasakan berkeringat banyak hingga basah sekujur tubuh. Suhu tubuh menurun dengan cepat, bahkan bisa mencapai angka di bawah normal.

Jika setelah muncul gejala pasien tak segera mendapat pengobatan yang tepat, dirinya akan mengalami berbagai komplikasi. Keadaan ini bisa terjadi karena parasit plasmodium bersifat menyerang sel darah merah di dalam tubuh.

Beberapa komplikasi serius akibat malaria yang tidak segera diobati dengan tepat, misalnya:

  • Anemia berat
  • Malaria cerebral
  • Kegagalan fungsi organ tubuh
  • Gangguan sistem pernapasan
  • Hipoglikemia alias kadar gula dalam darah di bawah normal
  • Dehidrasi
  • Tekanan darah menurun tiba-tiba.

Penyakit malaria tidak dapat dianggap remeh, karena dapat merenggut nyawa jika tidak ditangani segera. Karenanya, jika Anda memiliki satu atau lebih gejala di atas, dan tinggal atau baru saja mengunjungi daerah endemis malaria, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar