Sukses

Infeksi Darah yang Dialami George H.W. Bush, Apa Itu?

Mantan presiden AS, George H.W. Bush, dilarikan ke rumah sakit karena mengalami infeksi darah.

Klikdokter.com, Jakarta Mantan presiden AS, George H.W. Bush, atau Bush Senior, dirawat di Houston Metodist Hospital sejak hari Minggu (22/4) pagi. Ia dikabarkan mengalami infeksi darah. Padahal sehari sebelumnya, ia baru saja menghadiri pemakaman istrinya, Barbara Bush.

Dilansir CNN, salah satu juru bicara perwakilan keluarga menyatakan bahwa beliau menunjukkan respons yang baik terhadap pengobatan dan sedang dalam tahap pemulihan.

Namun, menurut salah satu sumber, Bush kini dalam kondisi kritis. Tekanan darahnya terus menurun. Beberapa tahun lalu, Bush didiagnosis dengan penyakit Parkinson, yang membuatnya tidak bisa berjalan dan harus menggunakan kursi roda.

Mengenal infeksi darah

Infeksi pada darah dapat terjadi apabila terdapat pelepasan zat kimiawi ke aliran darah guna melawan penyebab dari infeksi. Kondisi ini kemudian memicu respons inflamasi atau peradangan pada seluruh tubuh.

Peradangan yang terjadi kemudian bisa mencetuskan timbulnya suatu kaskade perubahan yang dapat melibatkan berbagai organ tubuh. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja. Namun kondisi ini menjadi lebih rentan bagi orang yang berusia lanjut serta mereka yang memiliki sistem daya tahan tubuh yang lemah.

Infeksi yang menyebar ke alirah darah dapat didahului oleh berbagai jenis infeksi pada suatu sistem organ tertentu, baik akibat bakteri, virus, atau jamur. Beberapa infeksi yang cukup sering menyebabkan penyebaran infeksi pada aliran darah adalah pneumonia (infeksi pada paru-paru), infeksi di rongga abdomen, atau infeksi ginjal.

Selain itu, infeksi juga dapat berawal dari aliran darah sendiri. Beberapa faktor risiko yang dikaitkan dengan terjadinya infeksi yang menyebar ke aliran darah tersebut adalah usia lanjut, orang dengan sistem daya tahan tubuh yang lemah, dan infeksi akibat bakteri yang resistan terhadap pengobatan.

Pada kondisi ini, dapat dilihat berbagai tanda dan gejala, seperti peningkatan atau penurunan suhu tubuh, peningkatan frekuensi denyut jantung, atau peningkatan frekuensi pernapasan. Pada kasus yang lebih berat, juga dapat terjadi beberapa tanda dan gejala lainnya, seperti penurunan jumlah urine, kesulitan bernapas, nyeri perut yang berat, dan sebagainya.

Apabila tidak mendapatkan penanganan yang dibutuhkan, dapat terjadi perburukan kondisi kesehatan. Misalnya, penurunan tekanan darah yang cukup signifikan.

Infeksi yang menyebar ke aliran darah umumnya dapat terdiagnosis melalui wawancara medis yang mendetail. Dapat juga dilakukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang tertentu, seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan urine, cairan dari luka, dahak, atau pemeriksaan pencitraan.

Pengobatan infeksi darah

Pengobatan yang dilakukan dapat mencakup penggunaan antibiotik apabila dinilai terdapat infeksi bakteri, serta pengobatan dan terapi cairan untuk menjaga agar tekanan darah tetap dalam batas normal.

Berbagai pengobatan lainnya juga dapat diberikan apabila terdapat indikasi, seperti pengobatan untuk mengurangi rasa nyeri, pengobatan untuk menjaga agar kadar gula darah tetap stabil, pengobatan sedatif, pengobatan anti peradangan, dan sebagainya.

Deteksi dan penanganan dini merupakan kunci untuk mengendalikan infeksi darah. Diharapkan, orang yang mengalami kondisi tersebut dapat segera memperoleh pengobatan yang dibutuhkan guna mengatasi infeksi yang dialami.

Sehari setelah pemakaman istrinya, George H.W. Bush harus dilarikan ke rumah sakit karena infeksi darah. Kehilangan besar (termasuk kematian seseorang yang dicintai), menurut beberapa studi, dapat membuat beberapa orang mengalami gangguan sistem imunitas dan lebih rentan terhadap infeksi. Untuk itu, penting sekali bagi Anda untuk terus memonitor dan menjaga kesehatan, dalam kondisi apa pun. 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar