Sukses

George H. W. Bush Masuk Rumah Sakit Usai Pemakaman Istri

Mantan Presiden Amerika Serikat, George H. W. Bush, dilarikan ke rumah sakit setelah pemakaman sang istri, Barbara Bush.

Klikdokter.com, Jakarta Mantan Presiden Amerika Serikat, George H. W. Bush, dilarikan ke rumah sakit pada hari Minggu (22/04). Kondisi ini terjadi satu hari setelah ia menghadiri pemakaman sang istri yang meninggal dunia pekan lalu, Barbara Bush. Kondisi Bush melemah dan harus dirawat di ruang ICU.

Berdasarkan juru bicara keluarga Bush, Jim McGrath, Bush dirawat di rumah sakit karena mengalami infeksi darah. Atas kondisi Bush ini, McGrath berjanji akan terus mengabarkan kondisi terbaru sang mantan presiden yang berusia 94 tahun ini dari waktu ke waktu.

"Presiden Bush dirawat di Rumah Sakit Methodist Houston kemarin pagi setelah mengalami infeksi yang menyebar ke darahnya. Dia merespons obat-obatan dengan baik dan tampaknya berangsur pulih. Kami akan terus mengabarkan perkembangan terbaru kondisi beliau," ujar McGrath, seperti dikutip di laman Liputan6.com.

Menurut sumber yang dekat dengan Bush, yang juga ayah dari mantan presiden AS ke-43, George W. Bush, ini diketahui terkena infeksi yang menyebabkan sepsis dan dapat mengancam jiwa.

Dikatakan juga bahwa tekanan darah Bush terus menurun dan beberapa kali ada kekhawatiran serius tentang apakah mantan presiden AS ke-41 ini mampu bertahan. Namun, kabar baiknya sejauh ini kondisi Bush senior dikabarkan stabil.

Istri meninggal, Bush alami guncangan

Beberapa tahun yang lalu, Bush yang menjadi presiden satu masa jabatan pada tahun 1989-1993 ini mengungkapkan bahwa ia menderita penyakit Parkinson, yang membuatnya tidak bisa berjalan. Kondisi ini mengharuskannya menggunakan bantuan kursi roda atau skuter.

Kini, dengan dirawatnya Bush senior di ICU semakin membuat keluarga khawatir, apalagi keluarga juga baru kehilangan Barbara. Keluarga Bush khawatir bahwa mantan presiden AS ini menghadapi kematian sang istri dengan emosional. Hal ini disampaikan oleh koresponden medis dari CNN, Dr. Sanjay Gupta.

"Tepat setelah kehilangan besar—seperti yang Bush senior alami—ada beberapa data yang menunjukkan bahwa beberapa orang memiliki keterkaitan antara kesedihan dengan kekebalan tubuh sehingga mereka menjadi lebih rentan terhadap infeksi," katanya.

Sehari setelah kematian Barbara Bush, George H. W. Bush memberi penghormatan terakhir kepada sang istri lewat sebuah sanjungan (eulogy). Ia menjelaskan betapa dirinya mencintai sang istri yang mendampinginya selama ia bertugas.

"Aku selalu tahu Barbara adalah wanita yang paling dicintai di dunia, dan sebenarnya aku sering menggodanya bahwa aku memiliki hubungan yang rumit tentang fakta itu. Namun, kenyataannya adalah curahan cinta dan persahabatan kepadamu, wahai 'the enforcer' yang membuat kita semua kuat karena kehadiranmu," kata Bush senior.

Lebih lanjut, Bush menjelaskan bahwa dirinya yakin kalau Barbara telah berada di tempat yang lebih baik. Ia pun berharap agar kehidupan dapat terus berlangsung secara normal tanpa ada yang harus dikhawatirkan.

Kelanjutan kondisi Bush

Pada tahun 2015 silam, selain mengumumkan bahwa dirinya menderita Parkinson, Bush senior mengalami insiden terjatuh dan mengalami cedera leher. Akibat kejadian itu, Bush senior mesti menggunakan penyangga di lehernya.

Mengenai infeksi darah yang dialaminya, dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, dari KlikDokter mengatakan bahwa infeksi pada darah dapat terjadi apabila terdapat pelepasan zat kimiawi ke aliran darah, guna melawan penyebab dari infeksi yang memicu respons inflamasi atau peradangan pada seluruh tubuh.

Dikatakan oleh dr. Nitish lebih lanjut, peradangan yang terjadi dapat mencetuskan timbulnya suatu kaskade (berurutan satu setelah yang lain) yang dapat melibatkan berbagai organ tubuh. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, tapi individu yang berusia lanjut serta individu yang memiliki sistem daya tubuh yang lemak bisa lebih rentan untuk mengalaminya.

Pada kondisi ini, pengobatan yang dilakukan dapat mencakup penggunaan antibiotik jika menurut diagnosis terdapat infeksi bakteri, serta penggunaan pengobatan dan terapi cairan untuk menjaga agar tekanan darah tetap dalam batas normal. Berbagai pengobatan lainnya juga dapat diberikan apabila terdapat indikasi, seperti pengobatan antinyeri, pengobatan untuk menjaga gula darah tetap stabil, pengobatan sedatif, dan sebagainya. Apa pun pengobatan yang tengah dijalani oleh George H. W. Bush, tim dokter pasti sedang melakukan yang terbaik.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar